Konten dari Pengguna

Siklus Perekonomian 2 Sektor: Pengertian, Pelaku Ekonomi, dan Diagramnya

Berita Bisnis

Berita Bisnis

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi ekonomi. Foto: Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi ekonomi. Foto: Pixabay

Siklus perekonomian 2 sektor adalah salah satu model perekonomian dalam circular flow economy. Model perekonomian ini merupakan yang paling sederhana karena hanya terdiri dari dua pelaku, yaitu rumah tangga produsen dan rumah tangga konsumen.

Model perekonomian 2 sektor juga bisa dikatakan sebagai perekonomian tertutup, sebab belum terjadi hubungan internasional dengan negara lain. Simak penjelasan lengkap seputar siklus perekonomian 2 sektor dalam uraian berikut.

Pelaku Ekonomi dalam Siklus Perekonomian 2 Sektor

Pelaku ekonomi utama dalam model perekonomian ini terdiri dari rumah tangga produsen (RTP) dan rumah tangga konsumen (RTK). Berikut masing-masing perannya, seperti dikutip dari buku Ekonomi SMA/MA Kls X (Diknas) terbitan Grasindo:

1. Rumah tangga konsumen (RTK)

Sebagai pelaku ekonomi pertama, rumah tangga konsumen berperan dalam menyediakan faktor produksi sumber daya alam (SDA), tenaga kerja, modal, dan entrepreneur di pasar faktor produksi kepada produsen.

Baca juga: Circular Flow Diagram dalam Kegiatan Perekonomian

2. Rumah tangga produsen (RTP)

Rumah tangga produsen merupakan pelaku ekonomi kedua. RTP berperan dalam mengkombinasikan berbagai faktor produksi yang ditawarkan oleh rumah tangga konsumen untuk memproduksi barang dan jasa, dan kemudian dijual kembali kepada rumah tangga konsumen melalui pasar barang.

Diagram Siklus Perekonomian 2 Sektor

Dalam perekonomian 2 sektor, rumah tangga konsumen dan rumah tangga produsen (perusahaan) saling berhubungan erat satu sama lain. Hubungan pelaku ekonomi dalam siklus perekonomian 2 sektor dapat digambarkan sebagai berikut.

Ilustrasi siklus perekonomian 2 sektor. Foto: Buku Ekonomi SMA/MA Kls X (Diknas)

Pada gambar tersebut, terlihat bahwa bahwa rumah tangga menawarkan faktor produksi berupa Sumber Daya Alam (SDA), Sumber Daya Manusia (SDM), dan Sumber Daya Buatan Manusia (SDBM) yang diperlukan oleh perusahan dalam kegiatan produksi.

Faktor-faktor produksi tersebut ditawarkan oleh rumah tangga kepada perusahaan melalui pasar faktor produksi. Berkaitan dengan hal ini, pasar pun berperan sebagai penyelesaian tiga masalah utama ekonomi, yaitu, apa, bagaimana, dan untuk siapa.

Samuelson dan Nordhaus menerangkan terkait tiga masalah ekonomi yang diselesaikan oleh pasar, dalam buku Pengantar Ekonomi Makro (Teori dan Kebijakan) karya Anastasia Diana Megawati Tumimomor, dkk, yakni sebagai berikut:

  • Pertama, barang dan jasa apa yang akan diproduksi oleh produsen, didasarkan pada keputusan konsumen setiap harinya.

  • Kedua, bagaimana barang dan jasa akan diproduksi, bergantung pada persaingan di antara para produsen. Metode terbaik bagi produsen ketika berhadapan dengan persaingan harga dan tetap dapat memaksimalkan keuntungan adalah dengan cara menekan biaya seminimal mungkin dan mengadopsi metode produksi yang paling efisien.

  • Ketiga, untuk siapa barang diproduksi (siapa yang akan mengonsumsi dan berapa banyak), sebagian besar didasarkan pada penawaran dan permintaan di pasar faktor produksi, yang akan menentukan besarnya tingkat sewa tanah, upah, tingkat bunga, dan keuntungan.

(NDA)

Frequently Asked Question Section

Apa yang dimaksud dengan perekonomian 2 sektor?

chevron-down

Perekonomian 2 sektor adalah salah satu model perekonomian dalam circular flow economy.

Apa peran rumah tangga konsumen?

chevron-down

Rumah tangga konsumen berperan dalam menyediakan faktor produksi sumber daya alam (SDA), tenaga kerja, modal, dan entrepreneur di pasar faktor produksi kepada produsen.

Apa peran rumah tangga produsen?

chevron-down

RTP berperan dalam mengkombinasikan berbagai faktor produksi yang ditawarkan oleh rumah tangga konsumen untuk memproduksi barang dan jasa, dan kemudian dijual kembali kepada rumah tangga konsumen melalui pasar barang.