Syarat dan Cara Daftar Franchise Alfamart

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Alfamart merupakan salah satu model bisnis yang potensial untuk digeluti para pengusaha. Apabila tertarik untuk membuka waralaba ini, kamu perlu mengetahui syarat dan cara daftar franchise Alfamart terlebih dahulu.
Mengutip dari laman resminya, franchise Alfamart adalah usaha minimarket yang dimiliki dan dioperasikan berdasarkan Perjanjian Waralaba dari PT Sumber Alfaria Trijaya, Tbk, sebagai pemegang merek Alfamart.
Waralaba yang memiliki moto “Belanja Puas Harga Pas” ini memiliki model bisnis yang menjual berbagai kebutuhan sehari-hari dengan konsep sebagai Community Store.
Melalui bisnis waralaba ini, kamu bisa mendapatkan royalti hingga Rp7,5 juta lebih yang dihitung secara progresif dari penjualan bersih dan belum termasuk pajak.
Menurut laman waralaba.alfamart.co.id, besar investasi yang dibutuhkan untuk membuka gerai Alfamart baru bervariasi atau sekitar 500 juta untuk tipe gerai dengan 45 rak. Adapun investasi tersebut mencakup:
Franchise Fee sebesar 45 juta untuk lima tahun,
Instalasi listrik,
Peralatan gerai dan air conditioner
Cash register dan sistem informasi ritel
Shop sign dan polesign
Perizinan gerai
Promosi dan persiapan pembukaan gerai
Nilai estimasi investasi tersebut di luar investasi properti dan dapat berubah sesuai kondisi pada saat pembukaan gerai.
Syarat Daftar Franchise Alfamart
Syarat dan cara daftar franchise Alfamart juga terbilang mudah dilakukan. Menurut laman resmi Waralaba Alfamart, berikut ini syarat pendaftaran waralaba Alfamart yang perlu dipenuhi sebelum mendaftar:
Memiliki minat di industri minimarket.
Warga Negara Indonesia dengan Badan Usaha (CV, PT, Koperasi dan Yayasan).
Sudah atau akan memiliki lokasi tempat usaha dengan luas area sales minimal 100 meter persefi (di luar gudang dan ruang administrasi). Total keseluruhan lahan ± 150 m2 s.d. 250 m2.
Memenuhi persyaratan perizinan, seperti Izin Tetangga, Izin Domisili, SIUP, TDP/ NIB, NPWP, NPPKP, STPW, IUTM (berbeda-beda setiap daerah).
Bersedia mengikuti sistem dan prosedur yang berlaku di Alfamart.
Cara Daftar Franchise Alfamart
Apabila sudah memenuhi persyaratan yang dijelaskan sebelumnya, kamu dapat mendaftar waralaba Alfamart. Mengutip dari laman resmi waralaba Alfamart, berikut cara daftar franchise Alfamart:
Mendaftar usulan lokasi melalui www.alfamartku.com.
Mengisi lengkap formulir pendaftaran dan melengkapinya dengan denah serta foto tampak depan.
Melampirkan proposal yang berisi kajian potensi usulan lokasi, gambar kerja, RAB, dan proyeksi keuangan.
Jika semua disetujui, kamu bisa melanjutkan ke tahap berikutnya.
Perjanjian waralaba mencakup berbagai aspek hak dan kewajiban para pihak yang harus sudah disetujui kedua belah pihak sebelum tahapan pembukaan gerai dimulai.
Setelah tahapan persetujuan proposal, penandatangan Perjanjian Waralaba, renovasi, pengurusan perizinan, dan set up maka gerai siap beroperasi.
Selesai, kamu telah berhasil mendaftar waralaba Alfamart.
Tipe Kerja Sama Franchise Alfamart
Masih mengutip laman Waralaba Alfamart, tipe kerja sama franchise yang ditawarkan oleh Alfamart ada tiga macam. Berikut rinciannya:
1. Skema Pertama
Skema yang pertama adalah skema gerai baru. Franchise mengajukan usulan lokasi untuk pembukaan gerai baru. Besar investasi untuk Gerai Baru bervariasi, misalnya, sekitar Rp500 juta.
2. Skema Kedua
Skema kedua adalah skema gerai baru – konversi. Franchisee mengajukan usulan lokasi yang masih berupa toko kelontong atau minimarket untuk dikembangkan menjadi gerai Alfamart.
3. Skema Ketiga
Skema ketiga adalah skema Gerai Take Over, franchise mengambil alih kepemilikan gerai milik Alfamart yang sudah berjalan.
Besar investasi untuk Gerai Take Over bervariasi, mulai dari Rp800 juta. Besarnya investasi untuk Gerai Take Over bergantung pada harga sewa lokasi dan penjualan per harinya.
(FNS)
