Syarat Masuk Sekolah Kedinasan 2026 dan Instansi yang Buka Seleksi

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis
·waktu baca 4 menit
Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Memahami syarat masuk Sekolah Kedinasan 2026 atau Sekdin perlu dilakukan oleh calon pelamar. Hal ini penting karena setiap kementerian dan lembaga (K/L) penyelenggara dapat menetapkan kriteria yang berbeda menyesuaikan dengan kebutuhan peserta didik.
Adapun pendaftaran seleksi Sekolah Kedinasan dimulai pada Selasa, 18 Agustus 2026 melalui portal Seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (SSCASN) Badan Kepegawaian Negara (BKN). Masyarakat yang berminat melamar diberi kesempatan hingga Minggu, 30 Agustus 2026.
Syarat Masuk Sekolah Kedinasan 2026
Mengacu pada informasi di laman SSCASN BKN, terdapat beberapa persyaratan dokumen yang harus disiapkan pelamar Sekolah Kedinasan 2026, meliputi:
Identitas diri, misalnya Kartu Tanda Penduduk (KTP) atau Kartu Pelajar.
Alamat surel (email) aktif.
Data orang tua, seperti nama, pekerjaan, penghasilan setiap bulan, dan sebagainya.
Nilai rapor (umumnya rapor semester tertentu sesuai dengan ketentuan).
Persyaratan lain sesuai ketentuan dari setiap Sekolah Kedinasan.
Bagi masyarakat yang berminat mendaftar, diharapkan untuk memantau perkembangan informasi terkini di situs masing-masing Sekdin. Di laman tersebut, biasanya akan tercantum persyaratan umum hingga khusus yang harus dipenuhi.
Instansi yang Buka Seleksi Sekolah Kedinasan 2026
Melansir laman Kementerian Pendayagunaan Aparatur Sipil Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), terdapat sembilan instansi yang membuka pendaftaran Sekolah Kedinasan pada 2026.
Total formasi yang disediakan mencapai 4.770, naik dari tahun sebelumnya sebanyak 3.257 formasi.
Berikut ini rincian instansi yang melaksanakan seleksi peserta didik Sekolah Kedinasan 2026:
1. Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri)
Kemendagri membuka penerimaan peserta didik melalui Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN). Terdapat sebanyak 1.410 formasi yang ditawarkan kepada masyarakat yang memenuhi ketentuan.
2. Badan Pusat Statistik (BPS)
BPS membuka pendaftaran mahasiswa baru melalui Politeknik Statistika Sekolah Tinggi Ilmu Statistika (STIS). Pada seleksi tahun ini, BPS menyediakan sebanyak 564 formasi bagi para calon perwira data yang memenuhi kualifikasi.
3. Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN)
BSSN menyelenggarakan penerimaan taruna-taruni baru melalui Politeknik Siber dan Sandi Negara (Poltek SSN). Kuota yang dialokasikan oleh BSSN untuk kebutuhan formasi pada 2026 adalah sebanyak 50 formasi.
4. Kementerian Perhubungan (Kemenhub)
Kemenhub membuka kesempatan bergabung melalui politeknik serta berbagai sekolah tinggi, politeknik, dan akademi transportasi yang tersebar di seluruh Indonesia.
Total daya tampung yang disiapkan oleh Kemenhub pada tahun ini mencapai 891 formasi. Berikut rincian Sekolah Kedinasan di bawah kewenangan Kemenhub yang membuka seleksi pada 2026:
Politeknik Transportasi Darat Indonesia (PTDI-STTD).
Politeknik Perkeretaapian Indonesia (PPI) Madiun.
Politeknik Keselamatan Transportasi Jalan (PKTJ) Tegal.
Politeknik Transportasi Sungai Danau Penyeberangan (Poltekrans SDP) Palembang.
Politeknik Transportasi Darat (Poltrada) Bali.
Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP) Jakarta.
Politeknik Ilmu Pelayaran (PIP) Makassar.
Politeknik Pelayaran (Poltekpel) Surabaya.
PIP Semarang.
Poltekpel Sumatera Barat.
Poltekpel Banten.
Poltekpel Malahayati Aceh.
Poltekpel Sulawesi Utara.
Poltekpel Barombong.
Poltekpel Sorong.
Politeknik Penerbangan Indonesia (PPI) Curug.
Politeknik Penerbangan (Poltekbang) Makassar.
Poltekbang Medan.
Poltekbang Surabaya.
Poltekbang Jayapura.
Poltekbang Palembang.
5. Badan Intelijen Negara (BIN)
BIN kembali merekrut calon insan intelijen melalui Sekolah Tinggi Intelijen Negara (STIN). Sebanyak 100 formasi resmi ditawarkan BIN bagi peserta didik baru yang berhasil lolos seluruh tahapan seleksi.
6. Kementerian Keuangan (Kemenkeu)
Kemenkeu memberikan kesempatan bagi lulusan sekolah menengah untuk melanjutkan studi di Politeknik Keuangan Negara Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (PKN STAN). Kemenkeu mengalokasikan kuota penerimaan yang cukup besar, yaitu sebanyak 1.000 formasi.
7. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG)
BMKG membuka seleksi penerimaan taruna-taruni baru melalui Sekolah Tinggi Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (STMKG). Pada penerimaan 2026, BMKG menyediakan kuota sebanyak 130 formasi untuk diisi oleh para calon peserta.
8. Kementerian Hukum (Kemenkum)
Kemenkum menyelenggarakan seleksi taruna baru melalui Politeknik Pengayoman Indonesia (Poltekpin). Lembaga ini menyiapkan alokasi sebanyak 250 formasi bagi kandidat yang dinyatakan lolos.
9. Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas)
Kemenimipas membuka pendaftaran Sekolah Kedinasan 2026 di bidang keimigrasian dan pemasyarakatan. Dalam rekrutmen ini, Kemenimipas menyediakan alokasi sebanyak 375 formasi bagi para calon taruna-taruni yang memenuhi syarat.
Baca Juga: CPNS 2026 Kapan Dibuka? Ini Penjelasan BKN
(MDP)
