Syarat Membuat KTP Anak 17 Tahun 2024 dan Prosedurnya

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Warga negara Indonesia (WNI) yang telah berusia 17 tahun wajib membuat identitas diri berupa Kartu Tanda Penduduk (KTP). Lantas, apa saja syarat membuat KTP anak 17 tahun 2024? Bagaimana prosedur pembuatannya?
Ketentuan mengenai KTP tercantum di dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2006 tentang Administrasi Kependudukan (UU Adminduk). Kebijakan tersebut kemudian diubah menjadi Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2013 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2006 tentang Administrasi Kependudukan.
Menurut peraturan tersebut, KTP merupakan salah satu kartu identitas diri yang harus dimiliki setiap warga negara Indonesia yang telah berusia 17 tahun. Di dalam KTP, terdapat Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang berjumlah 16 digit.
NIK adalah nomor identitas penduduk yang bersifat unik atau khas, tunggal, dan melekat pada seseorang yang terdaftar sebagai Penduduk Indonesia. Bagi anak 17 tahun yang ingin membuat KTP di tahun 2024, simak informasinya dalam uraian di bawah ini.
Syarat Pembuatan KTP
Direktur Jenderal Dukcapil Kemendagri, Prof. Zudan Arif Fakrulloh mengatakan melalui Instagram resminya bahwa syarat untuk membuat e-KTP cukup menggunakan fotokopi Kartu Keluarga (KK). Adapun rincian syarat pembuatan KTP, di antaranya:
Berusia 17 tahun.
Surat pengantar dari pihak Rukun Tetangga (RT) dan Rukun Warga (RW).
Fotokopi Kartu Keluarga (KK).
Surat Keterangan Pindah dari kota asal, jika kamu bukan asli warga setempat.
Surat Keterangan Pindah dari luar negeri dan surat ini harus diterbitkan oleh Instansi Pelaksana bagi Warga Negara Indonesia yang datang dari luar negeri karena pindah.
Baca juga: Kenapa Foto KTP Latar Merah? Ini Penjelasan dan Cara Editnya
Prosedur Pembuatan KTP
Jika sudah melengkapi seluruh persyaratan di atas, anak yang telah berusia 17 tahun bisa langsung membuat KTP dengan mendatangi Dinas Dukcapil tingkat kelurahan, kecamatan, atau tingkat kota dan kabupaten, sesuai ketentuan di wilayah masing-masing.
Adapun prosedur pembuatan KTP di setiap tingkatan Dinas Dukcapil umumnya tidak jauh berbeda. Berikut tutorial lengkapnya seperti yang dituliskan dalam laman Portal Informasi Indonesia:
Fotokopi dokumen persyaratan terlebih dahulu. Pihak kelurahan atau kantor Disdukcapil setempat biasanya hanya membutuhkan selembar salinan masing-masing dokumen. Namun, kamu bisa fotokopi sebanyak dua atau tiga salinan untuk masing-masing dokumen.
Setelah lengkap, kamu dapat mendatangi kantor kelurahan. Biasanya, pihak Kelurahan membuka layanannya pada jam 08:00 sampai jam 15:00. Jelaskan bila kamu ingin membuat KTP. Nantinya kamu akan di arahkan oleh petugas dan mendapatkan nomor antrean.
Setelah nomor antrean kamu dipanggil, serahkan dokumen persyaratan tersebut ke petugas kelurahan.
Setelah menyerahkan dokumen, kamu akan dipanggil untuk melakukan pengambilan foto dan perekaman sidik jari.
Jika sudah, nantinya kamu akan mendapatkan surat pengantar berupa kertas untuk pengambilan KTP maksimal 14 hari. Surat ini juga bisa menjadi kartu identitas sementara selama menunggu pengambilan e-KTP.
(NDA)
