Konten dari Pengguna

Syarat Rekrutmen Pa PK TNI 2026 Gelombang 2 dan Cara Daftarnya

Berita Bisnis

Berita Bisnis

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis

·waktu baca 5 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi membahas syarat rekrutmen Pa PK TNI 2026 gelombang 2. Foto: Pexels
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi membahas syarat rekrutmen Pa PK TNI 2026 gelombang 2. Foto: Pexels

Terdapat beberapa syarat rekrutmen Pa PK TNI 2026 gelombang 2 yang perlu dipahami oleh calon peserta. Hal ini mencakup ketentuan umum hingga khusus yang wajib dipatuhi sebelum pendaftaran yang akan berakhir pada Selasa, 20 Oktober 2026.

Adapun Seleksi Penerimaan Perwira Prajurit Karier Tentara Nasional Indonesia (Pa PK TNI) Gelombang II 2026 menyasar lulusan Diploma Empat atau Sarjana Terapan (D-4), Strata Satu atau Sarjana (S-1), hingga Magister (S-2)

Syarat Rekrutmen Pa PK TNI 2026 Gelombang 2

Ilustrasi memahami syarat rekrutmen Pa PK TNI 2026 gelombang 2. Foto: Pexels

Melansir laman resmi Rekrutmen Prajurit TNI, berikut rincian persyaratan yang harus dipenuhi oleh calon peserta Pa PK TNI Gelombang II 2026:

  • Individu berstatus Warga Negara Indonesia (WNI), baik pria maupun wanita, yang bukan merupakan prajurit TNI, anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), atau Pegawai Negeri Sipil (PNS).

  • Memiliki keyakinan dan ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa dengan menganut salah satu agama resmi atau sebagai penghayat kepercayaan.

  • Menunjukkan loyalitas penuh kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang berlandaskan Pancasila bersama Undang-Undang Dasar (UUD) 1945.

  • Mempunyai kesehatan fisik dan mental yang prima, di samping terbebas dari penyalahgunaan narkotika, psikotropika, maupun zat adiktif lainnya (narkoba).

  • Memiliki postur tinggi badan minimal 163 cm bagi pria dan 157 cm bagi wanita, diiringi ukuran berat badan yang ideal.

  • Telah tuntas menempuh jenjang perkuliahan dan mengantongi ijazah D-4, S-1, S-1 Profesi, atau S-2 dari bidang ilmu yang dibutuhkan institusi TNI.

  • Memiliki batasan umur paling tinggi 28 tahun khusus lulusan D-4 atau S-1, 30 tahun bagi pemegang ijazah S-1 Profesi atau S-2, dan 35 tahun bagi calon dokter spesialis ketika pembukaan Pendidikan Pertama (Dikma) dimulai.

  • Kampus asal dan program studi (prodi) atau jurusan pelamar minimal mengantongi predikat akreditasi "B" atau setara dengan Baik Sekali saat kelulusan dicapai.

  • Bagi prodi atau jurusan dengan akreditasi "A" atau Unggul, nilai Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) pendaftar disyaratkan minimal 2,80.

  • Bagi prodi atau jurusan berpredikat akreditasi "B" atau Baik Sekali, besaran IPK yang ditetapkan paling sedikit 3,00.

  • Belum pernah terikat dalam ikatan pernikahan dan sanggup menjaga status tetap tidak menikah selama menjalani masa Dikma, kecuali pendaftar dari jalur kedokteran umum atau dokter spesialis dengan ketentuan khusus berupa kewajiban bagi peserta wanita untuk tidak hamil sepanjang masa pendidikan.

  • Khusus peminat dari bidang kedokteran spesialis, kedokteran umum, kedokteran gigi, maupun kedokteran hewan diwajibkan telah lulus dan memegang ijazah Sarjana Profesi dari Perguruan Tinggi Negeri (PTN) atau Perguruan Tinggi Swasta (PTS). Melampirkan salinan sertifikat akreditasi dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) atau Lembaga Akreditasi Mandiri Perguruan Tinggi (LAM-PT) untuk prodinya. Melampirkan bukti kelulusan Uji Kompetensi Dokter, dan menyerahkan ijazah spesialis atau surat keterangan aktif menempuh Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) pada semester 7 atau kelulusan belum mencapai satu tahun bagi dokter spesialis.

  • Menyerahkan fotokopi dokumen akreditasi institusi pendidikan tinggi dan prodinya yang dikeluarkan oleh BAN-PT.

  • Menyatakan kesediaan secara tertulis untuk ditempatkan pada seluruh wilayah NKRI.

  • Bagi pendaftar rekrutmen Pa PK TNI 2026 gelombang 2 yang sedang bekerja wajib mengantongi surat izin resmi dari instansi asal. Siap menyerahkan surat pernyataan pelepasan secara hormat dari pimpinan tempat bekerja apabila dinyatakan lulus seluruh rangkaian seleksi dan memasuki masa Dikma.

  • Menyertakan surat keterangan bebas narkoba bersama surat keterangan sehat fisik yang diterbitkan oleh rumah sakit milik pemerintah.

  • Bagi pemilik ijazah dari institusi pendidikan luar negeri, diwajibkan mengurus surat penyetaraan dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek), disertai dokumen konversi nilai akademik luar negeri ke dalam format transkrip nasional.

  • Bersih dari catatan kriminalitas yang dibuktikan lewat dokumen tertulis resmi dari pihak Polri.

  • Bersih dari kepemilikan tato atau bekas tato, maupun tindik atau bekas tindik pada telinga atau area tubuh lain, kecuali apabila hal tersebut didasari ketentuan agama atau adat istiadat dengan melampirkan surat keterangan sah dari pemuka agama atau ketua adat setempat.

  • Menunjukkan kesiapan untuk membubuhkan tanda tangan pada naskah Ikatan Dinas Pertama (IDP) berdurasi 10 tahun terhitung sejak resmi dilantik sebagai perwira.

  • Calon Pa PK TNI 2026 wajib sudah memiliki kepesertaan aktif pada program Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan.

Cara Daftar Rekrutmen Pa PK TNI 2026 Gelombang 2

Adapun pendaftaran Seleksi Penerimaan Pa PK TNI Gelombang II 2026 dilaksanakan secara daring (online) dengan langkah-langkah berikut:

1. Akses Laman Rekrutmen Prajurit TNI

Calon pelamar perlu mengunjungi situs resmi rekrutmen-tni.mil.id melalui peramban (browser) pada perangkat masing-masing. Setelah halaman utama terbuka, pemohon langsung menekan tombol “Login / Daftar” untuk memulai proses.

2. Buat Akun

Pendaftar memilih opsi "Buat Akun Baru" yang tersedia pada halaman utama sistem registrasi online. Tahap berikutnya dilanjutkan dengan memilih jenis pendaftaran "Pa PK TNI Gel II" sebelum menekan tombol Daftar Sekarang.

Kemudian, calon pendaftar mengisi formulir awal menggunakan data, seperti nama lengkap, Nomor Induk Kependudukan (NIK), jenis kelamin, tempat lahir, pendidikan terakhir, tanggal lahir, nomor telepon, hingga alamat surel (email).

Cara daftar selanjutnya dilakukan dengan memasukkan kode captcha dan membuat kata sandi yang aman. Lalu, pemohon menekan tombol Daftar untuk mengakhiri pembuatan akun.

3. Selesaikan Pendaftaran

Pemohon wajib melengkapi seluruh formulir dan mengunggah dokumen persyaratan rekrutmen Pa PK TNI 2026 gelombang yang telah ditentukan. Pemeriksaan ulang terhadap berkas yang dikirimkan sangat disarankan agar tidak terjadi kesalahan administrasi.

Baca Juga: Syarat Rekrutmen TNI AD 2027 Bintara dan Tamtama

(MDP)