Tes Kesehatan KAI Apa Saja? Ini Rinciannya

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Memahami tahap pemeriksaan tes kesehatan KAI apa saja, sangatlah krusial bagi seluruh peserta yang berhasil lolos ke sesi seleksi ini. Hal ini menjadi salah satu penentu utama kelayakan pelamar sebelum dapat melanjutkan ke proses rekrutmen resmi perusahaan.
Setiap peserta diimbau untuk mempersiapkan kondisi fisik dengan sebaik-baiknya guna menghadapi serangkaian tes yang telah ditentukan. Informasi lengkap mengenai rincian prosedur tersebut tentunya perlu dipelajari secara cermat oleh semua kandidat.
Tes Kesehatan KAI Apa Saja?
Melansir laman Karier KAI Group, tes kesehatan dalam Rekrutmen Eksternal KAI Group 2026 terdiri dari dua, yaitu seleksi kesehatan awal dan akhir. Seleksi kesehatan awal dilaksanakan setelah seleksi administrasi, sedangkan tahap akhir dilakukan usai wawancara.
Namun, PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI Group menerapkan sistem gugur di setiap tahapan seleksinya. Artinya, hanya peserta terbaik dan memenuhi seluruh persyaratan dapat melaju ke tahap berikutnya.
Adapun seleksi kesehatan awal mencakup pemeriksaan fisik peserta secara umum. Sementara seleksi kesehatan akhir diselenggarakan untuk memeriksa kondisi peserta secara mendetail sebelum akhirnya diumumkan sebagai karyawan KAI Group.
Berikut ini cakupan tes kesehatan awal dan akhir KAI:
1. Tes Kesehatan Awal
Merujuk pada Laporan Kerja Praktik Proses Rekrutmen pada PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi IV Semarang karya Rikka Engelina, tahapan medical check-up (MCU) awal berupa pengukuran tinggi dan berat badan agar sesuai dengan indeks massa tubuh atau Body Mass Index (BMI).
Selain itu, pemeriksaan gigi dilakukan untuk memastikan tidak adanya gigi berlubang atau karang. Seleksi kesehatan awal juga disertai dengan tes ketajaman penglihatan untuk mendeteksi rabun dan tes buta warna guna mengenali angka pada pola warna tertentu.
Pemeriksaan fisik juga dilaksanakan melalui pengecekan varises, rongga mulut, mata, telinga, hingga kondisi telapak tangan peserta. Rangkaian pemeriksaan medis ini ditangani oleh tim kesehatan KAI Group yang berwenang.
2. Tes Kesehatan Akhir
Pemeriksaan kesehatan tahap akhir memiliki sifat yang serupa dengan skrining awal, tetapi dengan cakupan lebih luas. Berbagai jenis pemeriksaan yang dijalankan terdiri dari analisis darah, pemotretan rontgen, elektrokardiogram (EKG), hingga pengujian sampel urine.
Seluruh rangkaian tersebut menandai fase penutup dari seluruh tahapan uji kesehatan Rekrutmen Eksternal KAI Group 2026 yang diwajibkan bagi peserta. Oleh karena itu, tahapan ini memegang peranan krusial sebagai penentu akhir dalam proses seleksi.
Lebih lanjut, mengacu pada jurnal Sistem Rekrutmen yang Efektif untuk Meningkatkan Kualitas Kerja Pegawai PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional III Palembang oleh Desy Arisandy dan Hijriyah Augusty, MCU penutup ini melibatkan evaluasi kondisi tubuh secara menyeluruh, mulai dari kinerja organ jantung hingga pemeriksaan rontgen.
Daftar Tahap Tes KAI
Adapun rincian seleksi dalam Rekrutmen Eksternal KAI Group 2026 meliputi:
Tahap 1 berupa seleksi administrasi.
Tahap 2 dalam bentuk seleksi kesehatan awal.
Tahap 3 dilakukan melalui seleksi psikologi.
Tahap 4 diselenggarakan melalui seleksi wawancara.
Tahap 5 ditutup dengan seleksi kesehatan akhir.
Baca Juga: 5 Tahapan Rekrutmen KAI yang Perlu Diketahui dan Materi Seleksinya
(MDP)
