Konten dari Pengguna

Tiga Tonggak Utama dalam Perencanaan Keuangan, Apa Saja?

Berita Bisnis

Berita Bisnis

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi sedang membuat rencana keuangan. Foto: Pexels
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi sedang membuat rencana keuangan. Foto: Pexels

Penting bagi semua orang untuk membuat perencanaan keuangan agar dapat meraih kesuksesan finansial. Adapun tiga tonggak utama dalam perencanaan keuangan, yaitu dana darurat, investasi, dan asuransi.

Baik dana darurat, investasi, dan asuransi memiliki manfaatnya masing-masing. Untuk mengetahui penjelasan dari ketiga tonggak utama dalam perencanaan keuangan, simak uraian di bawah ini.

Tiga Tonggak Utama dalam Perencanaan Keuangan

Ilustrasi sedang membuat rencana keuangan. Foto: Pexels

Menurut Financial Planning Standards Board Indonesia, perencanaan keuangan adalah proses mengatur atau melakukan manajemen berbagai hal yang berurusan dengan uang secara terintegrasi dan terencana.

Perencanaan keuangan ini bertujuan agar dapat mengatur arus keluar masuk secara lebih jelas dan tertata rapi. Oleh karena itu, pembuatannya tidak bisa dilakukan sembarangan dan perlu pertimbangan yang matang.

Baca juga: 6 Cara Membuat Buku Keuangan Pribadi untuk Raih Kesuksesan Finansial

Bagi yang sedang menyusun perencanaan keuangan, pertimbangkan juga tiga tonggak utama dalam perencanaan keuangan berikut yang dikutip dari berbagai sumber.

1. Dana Darurat

Sesuai dengan namanya, dana darurat adalah dana yang secara khusus dipersiapkan untuk digunakan saat keadaan-keadaan darurat seperti berobat di rumah sakit, kehilangan pekerjaan, dan keadaan tak terduga lainnya.

Dana darurat sebaiknya disiapkan untuk mampu menutupi pengeluaran minimal tiga hingga enam bulan, tetapi menyiapkan uang yang lebih besar justru lebih baik. Dana darurat ini dapat disimpan dalam bentuk tabungan, deposito, atau reksa dana pasar uang.

2. Investasi

Investasi menjadi cara terbaik dalam mengatur keuangan pribadi. Sebab, kamu akan mendapatkan keuntungan dari dana yang diinvestasikan tersebut. Namun sebelum itu, kenali dulu jenis instrumen investasi dan risikonya.

Mengutip buku Manajemen Perencanaan Keuangan oleh Dr. Ir. Subiakto Soekarno, dan Dr. Sylviana Maya Damayanti, ada banyak instrumen investasi yang bisa dipilih, mulai dari deposito, reksa dana, saham, emas, properti, dan lain-lain.

3. Asuransi

Secara sederhana, asuransi adalah perjanjian antara dua pihak, di mana satu pihak berkewajiban membayar iuran dan pihak lain berkewajiban memberikan jaminan sepenuhnya, baik secara finansial atau berupa penggantian kerugian.

Dengan memiliki produk asuransi, maka kita bisa terhindar dari berbagai risiko kerugian. Pemilik asuransi pun akan mendapat ketenangan dan tidak perlu merasa khawatir apabila terjadi hal buruk di kemudian hari.

Cara kerja asuransi dalam menutup risiko tersebut adalah dengan mengakumulasikan dana yang sudah dibayarkan nasabah untuk dibayarkan pada nasabah yang terkena musibah.

Berdasarkan informasi yang dikutip dari Buku Ajar Asuransi Kesehatan susunan Taswin, dkk, cara memilih produk asuransi yang tepat di antaranya sebagai berikut:

  1. Memilih polis asuransi harus berdasarkan pada pendapatan saat ini.

  2. Perhatikan rasio antara biaya dan manfaat yang akan kamu terima. Sederhananya, keseimbangan yang tepat harus dicapai antara biaya dan manfaat yang tersedia.

  3. Pastikan asuransi pilihan kamu dapat mencakup semua tanggungan kamu dan juga mencakup sebagian besar masalah kesehatan.

  4. Ketahui kredibilitas perusahaan asuransi.

  5. Ketahui jenis asuransi yang kamu butuhkan

(NDA)