Tips Memilih Asuransi Jiwa dengan Tepat

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Memilih asuransi jiwa adalah keputusan penting yang dapat memengaruhi kehidupan di masa yang akan datang. Untuk menentukan produk asuransi yang tepat, diperlukan beberapa pertimbangan yang harus dipikirkan dengan matang.
Supaya dapat membantu menentukan asuransi jiwa, simak informasi di bawah ini yang membahas tips memilih asuransi jiwa agar sesuai dengan kemampuan finansial dan kebutuhan dalam jangka panjang.
Tips Memilih Asuransi Jiwa
Asuransi jiwa diperuntukkan untuk menanggung orang dari kerugian finansial yang tidak terduga yang disebabkan oleh risiko kematian dan perlindungan selama peserta hidup.
Merangkum dari berbagai sumber, berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam memilih asuransi jiwa.
1. Pahami Kebutuhan Finansial
Langkah pertama dalam memilih asuransi jiwa adalah memahami kebutuhan finansial keluaga. Pertimbangkan besaran penghasilan, biaya hidup sehari-hari, dan pengeluaran bulanan lainnya. Dengan memahami kebutuhan ini, peserta asuransi dapat menentukan berapa banyak uang untuk asuransi yang dibutuhkan.
2. Pilih Jenis Asuransi Jiwa yang Tepat
Ada beberapa jenis asuransi jiwa yang ditawarkan oleh perusahaan asuransi dan memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing.
Mengutip dari buku Buku Ajar Asuransi Kesehatan (2022) yang disusun oleh Taswin, dkk, berikut jenis asuransi jiwa beserta fungsinya.
Asuransi Jiwa Berjangka: merupakan perlindungan jiwa dalam waktu tertentu yang sudah disepakati peserta dan perusahaan asuransi. Jenis ini cocok bagi mereka yang ingin memberikan proteksi selama masa kredit.
Asuransi Jiwa Seumur Hidup: asuransi jiwa ini memberikan perlindungan seumur hidup dengan premi tetap. Jika tertanggung meninggal dunia, peserta asuransi masih memperoleh nilai tunai yang telah dijanjikan.
Asurnasi Jiwa Dwiguna: asuransi ini memberikan manfaat ganda berupa proteksi jiwa sekaligus tabungan. Peserta akan mendapatkan perlindungan asuransi yang pasti selama tertanggung hidup sampai tanggal jatuh tempo atau meninggal sebelum tanggal tersebut.
Asuransi Jiwa Unit Link: asuransi ini tidak hanya menerima pengembalian uang pertanggungan, tetapi juga tambahan berupa hasil investasi.
Baca Juga: Perbedaan Asuransi Syariah dan Konvensional yang Perlu Dipahami
3. Pilih Perusahaan Asuransi yang Tepercaya
Saat memilih asuransi jiwa, peserta asuransi memeriksa reputasi dan kredibilitas perusahaan asuransi. Pastikan perusahaan tersebut memiliki izin resmi dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan memiliki rekam jejak yang baik.
Selain itu, periksa juga ulasan pelanggan tentang layanan klaim, kemudahan komunikasi, dan kebijakan mereka dalam menangani masalah-masalah peserta asuransi.
4. Pilih Premi Sesuai Anggaran
Dalam memilih premi, peserta asuransi juga perlu menyesuaikan dengan anggaran. Pilih premi sesuai kemampuan finansial saat ini sehingga tidak menganggu stabilitas kekuangan. Selain itu, bandingkan harga premi dari beberapa perusahaan asuransi untuk mendapatkan nilai terbaik sesuai kebutuhan.
5. Pahami Manfaat dan Pengecualian Polis
Sebelum membeli produk yang diinginkan, pastikan peserta asuransi memahami semua ketentuan polis, termasuk manfaat apa saja yang akan didapatkan dan pengecualian apa yang berlaku. Hal ini dapat membantu menghindari hal-hal yang tidak menyenangkan di masa depan.
(SA)
