Konten dari Pengguna

Tips Memilih Asuransi Syariah sesuai Kebutuhan

Berita Bisnis

Berita Bisnis

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi asuransi syariah. Foto: Pexels
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi asuransi syariah. Foto: Pexels

Asuransi syariah dapat menjadi pilihan bagi orang yang ingin memperoleh perlindungan sesuai prinsip-prinsip syariah. Penggunanya juga dapat menentukan produk asuransi sesuai kebutuhan masing-masing.

Namun, dalam memilih asuransi syariah dibutuhkan pemahaman yang baik mengenai prinsip dasar, keamanan perusahaan, hingga manfaat dari produk yang ditawarkan. Supaya tak salah memilih, simak tips menentukan asuransi syariah yang tepat.

Tips Memilih Asuransi Syariah

Ilustrasi asuransi syariah. Foto: Pexels

Berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan saat memilih asuransi syariah agar sesuai kebutuhan dan kemampuan finansial pengguna.

1. Pahami Prinsip Dasar Asuransi Syariah

Asuransi syariah berbeda dengan asuransi konvensional dalam hal prinsip dan cara pengelolaan dananya. Prinsip dasar dari asuransi syariah adalah saling menanggung risiko (risk sharing) sesama peserta yang terkena musibah.

Selain itu, asuransi syariah didasari oleh prinsip tolong-menolong (ta’awuni). Sedangkan asuransi konvensional menerapkan prinsip jual-beli dan transfer risiko (risk transfer). Artinya, kerugian yang timbul atas peserta asuransi akan ditanggung perusahaan penyedia asuransi.

2. Tentukan Produk Sesuai Kebutuhan

Sebelum memilih produk asuransi syariah, langkah utama adalah menentukan jenis kebutuhan. Asuransi syariah yang ditawarkan umumnya mencakup perlindungan kesehatan, jiwa, kendaraan, hingga properti.

Selain memperhatikan manfaat dari asuransi, pastikan premi produk asuransi sesuai dengan kemampuan finansial sehingga pembayaran premi tidak membebani keuangan bulanan.

Baca Juga: Rukun Asuransi Syariah dan Syaratnya agar Sah dalam Islam

3. Pastikan Keamanan Perusahaan Asuransi Syariah

Pastikan memilih perusahaan asuransi syariah yang terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan diawasi oleh Dewan Pengawas Syariah (DPS). Hal ini untuk memastikan keamanan dan asuransi telah sesuai dengan prinsip syariah.

4. Cermati Polis Asuransi Syariah

Dalam menentukan produk asuransi syariah yang tepat, peserta perlu memperhatikan dengan cermat ketentuan yang tertera dalam polis. Pahami ruang lingkup perlindungan, manfaat yang tidak ditanggung, prosedur klaim, pengelolaan dana, dan fitur-fitur lain yang tersedia.

5. Cari Tahu Mekanisme Klaim

Hal yang tidak kalah penting dalam memilih produk asuransi yang tepat adalah mengetahui mekanisme klaim bagi peserta asuransi syariah. Cari tahu informasi seputar syarat, batas waktu, dan pengajuan klaimnya.

Pilih produk asuransi syariah yang memiliki prosedur klaim transparan dan jelas. Selain itu, pastikan perusahaan asuransi memiliki layanan pelanggan yang responsif terhadap keluhan dan pertanyaan peserta.

Sementara itu, pembayaran klaim pada asuransi syariah diambil dari dana tabarru' peserta yang sejak awal menyisihkan dananya untuk dana tolong menolong. Hal ini berbeda dengan proses klaim asuransi konvensional yang pembayaran klaimnya diambil dari rekening dana perusahaan.

(SA)