Konten dari Pengguna

Transjakarta Udara Sedang Dibahas, Ini Bocorannya

Berita Bisnis

Berita Bisnis

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis

·waktu baca 3 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi membahas rencana Transjakarta udara. Foto: Pexels
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi membahas rencana Transjakarta udara. Foto: Pexels

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melalui PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) berencana mengoperasikan Transjakarta udara. Langkah ini dinilai sebagai bagian dari solusi jangka panjang kebutuhan mobilitas masyarakat di kawasan ibu kota Indonesia.

Persiapan transportasi jalur udara tersebut kini sedang digodok Pemprov DKI bersamaan dengan perluasan lingkup usaha Transjakarta jalur laut ke Kepulauan Seribu.

Inovasi multimoda terintegrasi ini diharapkan mampu mentransformasi wajah transportasi publik Jakarta.

Rencana Operasional Transjakarta Udara

Ilustrasi memahami rencana operasional Transjakarta udara. Foto: Pexels

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo menilai, langkah antisipasi terhadap kebutuhan mobilitas megapolitan perlu dimulai. Kebijakan itu merujuk pada adopsi moda transportasi udara yang sudah diterapkan di berbagai kota global, seperti New York, Amerika Serikat (AS).

Dia menambahkan bahwa regulasi daerah dan perizinan terkait harus dirancang jauh-jauh hari agar kesiapan infrastruktur tidak tertinggal. Dengan demikian, integrasi layanan lintas udara yang dikelola Transjakarta beroperasi secara matang ketika urgensinya meningkat.

“Apakah nanti helikopter atau apa pun (bentuknya) yang sekarang sudah menjadi tren di beberapa negara besar, termasuk kemarin pada saat saya ke New York, maka kita mempersiapkan itu di awal,” kata Pramono usai kunjungan ke Mal Pelayanan Publik di Jakarta Selatan, Jumat, 2 Oktober 2026, seperti dikutip dari Antara.

Sudah Masuk Ranperda

Adapun sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta telah menyampaikan rencana perluasan bisnis Transjakarta ke sektor transportasi laut dan udara dalam Rapat Paripurna di Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jakarta, Kamis, 1 Oktober 2026.

Wacana itu pun sudah tercantum dalam Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Perubahan Bentuk Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT Transportasi Jakarta.

Di samping menambah sektor bisnis, lanjut dia, PT Transportasi Jakarta juga diberikan kesempatan untuk mengembangkan berbagai lini usaha pendukung.

Beberapa di antaranya adalah bantuan teknis, jasa sertifikasi, pelatihan, pendidikan, sertifikasi, hingga layanan dengan menerapkan teknologi informasi dan digitalisasi.

“Ruang lingkup usaha PT Transportasi Jakarta juga diperluas untuk mendukung layanan transportasi yang lebih terintegrasi,” ucap Pramono dalam pemaparannya di Gedung DPRD Jakarta.

Untuk mendukung implementasi pengembangan sektor usaha Transjakarta, Pemprov DKI menyediakan tambahan penyertaan modal. Dalam usulan Ranperda, modal dasarnya direncanakan naik hingga lebih dua kali lipat, yakni dari Rp5,225 triliun menjadi Rp13,4 triliun.

Tak hanya itu, Pramono mengungkapkan bahwa Transjakarta tak hanya beroperasi di tingkat lokal atau nasional, tetapi juga internasional. Dia pun berharap penguatan kapasitas BUMD tersebut dapat mendukung penyediaan layanan transportasi di DKI hingga mancanegara.

Dukungan Kemenhub

Menanggapi rencana Transjakarta yang bakal beroperasi di laut dan udara, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyatakan dukungannya. Tak hanya di DKI, tetapi daerah lain yang mengusung visi serupa dalam mewujudkan konektivitas yang lebih baik.

Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi mengatakan, pihaknya secara terbuka menyerahkan keputusan strategi bisnis Transjakarta tersebut, apakah nantinya akan berada di bawah kewenangan Perusahaan Daerah (Perusda) atau perusahaan pelat merah.

“Kami serahkan apakah itu Pemda (Pemerintah Daerah) melalui Perusdanya atau Pemda ingin merangkul dari BUMN (Badan Usaha Milik Negara), kami terbuka,” kata Dudy dalam acara ramah tamah Lokakarya Forum Wartawan Perhubungan (Forwahub) di Bandung, Jawa Barat, Jumat, 3 Oklober 2026, seperti dikutip dari kumparanBISNIS.

Baca Juga: 21 Golongan yang Gratis Naik Transjakarta, MRT, dan LRT, Cek Daftarnya

(MDP)