Konten dari Pengguna

Uang Barang: Pengertian beserta Karakteristiknya

Berita Bisnis

Berita Bisnis

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Uang Barang. Foto: Pexels.com/Karolina Grabowska
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Uang Barang. Foto: Pexels.com/Karolina Grabowska

Uang barang adalah barang fisik yang digunakan konsumen untuk menukar dengan barang lainnya. Bentuk yang paling dikenal dari uang barang adalah koin emas atau perak.

Untuk mengetahui informasi seputar uang barang lebih lanjut, simak juga pengertian dan karakteristiknya di artikel Berita Bisnis berikut ini.

Daftar isi

Pengertian Uang Barang

Ilustrasi Uang Barang. Foto: Pexels.com/Karolina Grabowska

Mengutip smartcapitalmind.com, uang barang atau commodity money adalah bentuk uang yang memiliki nilai intrinsik. Artinya uang ini bernilai lebih dari sekadar tanda nilai finansial seperti uang kertas.

Barang atau komoditas apa pun dapat menjadi uang barang, tetapi bentuk yang paling dikenal adalah koin emas atau perak. Emas sendiri dapat digunakan sebagai uang dan dalam pembuatan perhiasan.

Emas juga memiliki nilai di luar penggunaannya sebagai alat tukar. Dalam ilmu ekonomi, itu disebut 'nilai intrinsik'. Di sisi lain, uang kertas sebenarnya tak berharga dan hanya memiliki nilai karena masyarakat menerimanya sebagai alat ukur mata uang dan unit pertukaran.

Sederhananya, uang barang adalah bentuk uang yang memiliki nilai dasar, bukan hanya karena memiliki nilai yang disepakati seperti uang kertas.

Karakteristik Uang Komoditas

Ilustrasi Uang Barang. Foto: Pexels.com/Roger Brown

Untuk mengetahui informasi uang barang lebih lanjut, simak karakteristik dari uang barang yang dikutip dari laman boycewire.com:

1. Tahan Lama

Barang seperti daging tak akan efektif karena akan membusuk seiring waktu. Demikian pula logam seperti besi tak akan bertahan lama karena mudah berkarat.

Jika komoditas tak dapat mempertahankan nilai intrinsiknya, kepercayaan terhadap komoditas tersebut tak akan bertahan lama. Untuk itu, uang barang adalah komoditas yang dapat mempertahankan nilai intrinsiknya, seperti emas.

2. Dapat Dibagi atau Diukur

Uang barang dapat diukur ataupun dibagi. Hasilnya, masyarakat dapat membeli barang berbeda dengan harga berbeda. Jika masyarakat tak dapat mengukur uang, mereka tak dapat mengukur berapa banyak yang bersedia dibayarkannya.

3. Mudah Ditukar

Tak ada yang menginginkan ketidaknyamanan membawa sapi ke pasar. Jauh lebih nyaman menggunakan koin emas yang jauh lebih ringan dan lebih mudah dibawa. Komoditas yang secara historis telah melejit, semuanya mudah diperdagangkan dan nyaman.

4. Langka

Uang barang harus langka karena pasokannya terbatas. Tanpa itu, uang dapat menjadi hampir tak terbatas, sehingga membuat tingkat inflasi yang besar.

Namun, jumlah uang beredar harus tetap dapat bereaksi terhadap peningkatan output ekonomi. Dengan kata lain, suplai komoditas harus dapat bereaksi terhadap peningkatan permintaan.

Jadi, ketika ekonomi mulai tumbuh, komoditas dalam uang barang harus dapat memasok dan mewakili barang-barang baru di pasar.

(mq)

Frequently Asked Question Section

Apa arti nilai intrinsik?
chevron-down

Uang yang memiliki nilai intrinsik bernilai lebih dari sekadar tanda nilai finansial seperti uang kertas.

Apa contoh uang barang?
chevron-down

Koin emas atau perak.

Apakah uang kertas adalah uang barang?
chevron-down

Uang kertas bukan uang barang karena pada dasarnya uang kertas tak berharga dan hanya memiliki nilai karena masyarakat menerimanya sebagai alat ukur mata uang dan unit pertukaran.