Konten dari Pengguna

Urutan Kepangkatan PNS dari Golongan Terendah hingga Tertinggi

Berita Bisnis

Berita Bisnis

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis

·waktu baca 3 menit

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

 Ilustrasi urutan kepangkatan PNS. Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi urutan kepangkatan PNS. Foto: Shutterstock

Urutan kepangkatan Pegawai Negeri Sipil (PNS) merupakan jenjang kedudukan seorang PNS dalam sistem kepegawaian. Urutan kepangkatan PNS tersebut digunakan sebagai dasar penggajian pegawai.

Setiap pegawai baru diangkat dalam jabatan dan pangkat tertentu sesuai jenjang pendidikan yang dimiliki. Dalam masa kerjanya, PNS bisa mendapatkan kenaikan pangkat berdasarkan sistem kenaikan pangkat reguler dan sistem kenaikan pangkat pilihan.

Kenaikan pangkat tersebut diberikan atas prestasi kerja dan pengabdian PNS terhadap negara, serta sebagai dorongan untuk meningkatkan prestasi kerja dan pengabdiannya.

Urutan Kepangkatan PNS

Ilustrasi urutan kepangkatan PNS. Foto: onyengradar/shutterstock

Urutan kepangkatan PNS tertuang pada Peraturan Pemerintah Nomor 15 Tahun 2019 tentang Perubahan Kedelapan Belas Atas Peraturan Pemerintah Nomor 7 Tahun 1977 Tentang Peraturan Gaji Pegawai Negeri Sipil.

Adapun susunan pangkat PNS dari yang terendah sampai yang tertinggi adalah sebagai berikut:

1. Golongan I (Juru)

  • Golongan Ia (Juru Muda)

  • Golongan Ib (Juru Muda Tingkat I)

  • Golongan Ic (Juru)

  • Golongan Id (Juru Tingkat I)

2. Golongan II (Pengatur)

  • Golongan IIa (Pengatur Muda)

  • Golongan IIb (Pengatur Muda Tingkat I)

  • Golongan IIc (Pengatur)

  • Golongan IId (Pengatur Tingkat I)

3. Golongan III (Penata)

  • Golongan IIIa (Penata Muda)

  • Golongan IIIb (Penata Muda Tingkat 1)

  • Golongan IIIc (Penata)

  • Golongan IIId (Penata Tingkat I)

4. Golongan IV (Pembina)

  • Golongan IVa (Pembina)

  • Golongan IVb (Pembina Tingkat I)

  • Golongan IVc (Pembina Muda)

  • Golongan IVd (Pembina Madya)

  • Golongan IVe (Pembina Utama)

Setiap pegawai baru yang dilantik atau diputuskan sebagai PNS baik di pemerintah pusat maupun daerah akan diberikan Nomor Induk Pegawai (NIP) yang berjumlah 18 dijit angka.

Golongan dan pangkat PNS ditentukan sesuai dengan tingkat pendidikan sebagaimana berikut ini:

  • Golongan ruang I/a bagi pegawai baru lulusan SD atau sederajat.

  • Golongan ruang I/c bagi pegawai baru lulusan SMP atau sederajat.

  • Golongan ruang II/a bagi pegawai baru lulusan SMA / D1 atau sederajat.

  • Golongan ruang II/b bagi pegawai baru lulusan D2 atau sederajat.

  • Golongan ruang II/c bagi pegawai baru lulusan D3 atau sederajat.

  • Golongan ruang III/a bagi pegawai baru lulusan S1/D4

  • Golongan ruang III/b bagi pegawai baru lulusan Magister/Master (S2), atau Ijazah Spesialis 1.

  • Golongan ruang III/c bagi pegawai baru dengan Ijazah Doktor (S3) atau Ijazah Spesialis 2.

Baca Juga: Mengenal Jenis-jenis Cuti PNS dan Ketentuannya

Kenaikan Pangkat PNS

Ilustrasi urutan kepangkatan PNS. Foto : Shutterstock

Kenaikan pangkat adalah penghargaan yang diberikan atas prestasi kerja dan pengabdian Pegawai Negeri Sipil terhadap negeri. Mengutip dari bkpsdm.serangkab.go.id, dasar hukum kenaikan pangkat bagi PNS adalah sebagai berikut:

  1. Peraturan Pemerintah Nomor 12 tahun 2002 Tentang Perubahan Atas Peraturan Pemerintah Nomor 99 Tahun 2000 Tentang Kenaikan Pangkat Pegawai Negeri Sipil.

  2. Keputusan Kepala Badan Kepegawaian Negara Nomor 12 Tahun 2000 tentang Ketentuan Pelaksanaan Peraturan Pemerintah Nomor 99 Tahun 2000 Tentang Kenaikan Pangkat Pegawai Negeri Sipil sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Pemerintah Nomor 12 tahun 2002.

Periode kenaikan pangkat Pegawai Negeri Sipil ditetapkan pada 1 April dan 1 Oktober setiap tahun, kecuali kenaikan pangkat anumerta dan kenaikan pangkat pengabdian.

Kenaikan pangkat tersebut dilaksanakan berdasarkan sistem kenaikan pangkat reguler dan sistem kenaikan pangkat pilihan.

(SA)