kumparan
13 Des 2018 12:52 WIB

Menanti Kekuatan Mental Rossi Hadapi 2 Murid di MotoGP 2019

Di MotoGP 2019, Valentino Rossi bakal balapan bersama dua anak didiknya, yakni Franco Morbidelli dan Francesco Bagnaia. Tentu, ini akan jadi momen unuk bagi Rossi yang masih bertekad merebut gelar juara dunia ke-10.
ADVERTISEMENT
Morbidelli dan Bagnaia adalah jebolan VR46 Riders Academy yang notabene akademi milik Rossi dan bakal tampil di MotoGP 2019. Morbidelli sudah lebih dulu menjalani momen satu aspal bersama Rossi pada MotoGP 2018. Morbidelli yang memperkuat Marc VDS di musim lalu itu pun tampil cukup memuaskan.
Finis di urutan ke-15 klasemen MotoGP, Morbidelli pun berhak menyandang status sebagai peraih penghargaan Rookie of the Year, unggul empat poin atas Hafizh Syahrin. Mulai musim 2019, ia akan membalap untuk tim Petronas Yamaha.
Untuk Bagnaia, ia mengakhir musim 2018 sebagai juara dunia Moto2. Di musim 2019, ia akan bersaing dengan Morbidelli dan Rossi bersama Pramac Racing. Dengan kehadiran keduanya, menarik untuk melihat bagaimana kekuatan mentalitas The Doctor menghadapi dua anak didiknya.
ADVERTISEMENT
"Ini adalah sesuatu di luar ekspektasi kami, dengan Pecco dan Franco di MotoGP. Ketika saya melihat Vale, ia berpikir soal sikapnya sebagai olahragawan. Franco dan Pecco adalah murid yang ingin mencoba untuk mengalahkan gurunya. Saya pikir itu akan membuat pesan kuat dan kompetisi sehat di antara mereka," ujar Alberto Tebaldi yang dikenal sebagai tangan kanan Rossi, dilansir GPOne.
Bagi Rossi, saat ini ia sedang fokus memperbaiki performanya setelah tampil buruk di musim 2018. Seperti diketahui, pembalap berusia 39 tahun itu kembali gagal terlibat dalam persaingan menuju gelar juara dunia.
Finis di urutan ketiga saja sudah dianggap sebuah keberuntungan bagi pembalap Movistar Yamaha itu. Dan di musim 2019, ia pun masih harus kembali menghadapi pembalap terbaik saat ini, yakni Marc Marquez dari Repsol Honda.
ADVERTISEMENT
"Saat ini, tak ada seorang pun yang bisa membantah kualitas Marquez. Apa yang kita butuhkan adalah menariknya ke dalam tekanan dan terus menyerangnya hingga ia tak bisa fokus dalam kejuaraan. Kita tahu Yamaha sedang bekerja keras dan kami semua mempercayai mereka" jelas Tebaldi yang mengurusi semua kegiatan Rossi dan terlibat dalam proyek VR46 Academy.
Rapor Rossi di Semua Kelas
125 cc
Balapan: 30
Menang: 12
Podium: 15
Pole: 5
Fastest lap: 9
Poin: 432
250cc
Balapan: 30
Menang: 14
Podium: 21
Pole: 5
Fastest lap: 11
Poin: 510
MotoGP
Balapan: 322
Menang: 89
Podium: 196
Pole: 55
Fastest lap: 75
Poin: 5128
Tulisan ini adalah kiriman dari user, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan