Pencarian populer
USER STORY
17 Desember 2018 12:35 WIB
1
0

MotoGP: Bos Honda Pastikan Era Valentino Rossi Telah Berakhir

Dalam beberapa musim terakhir MotoGP, Valentino Rossi mulai terlihat kewalahan menghadapi persaingan di lintasan. Padahal, pembalap Movistar Yamaha itu masih ngotot mengincar gelar juara dunia ke-10.

Di usia yang sudah menginjak 39 tahun, Valentino Rossi masih belum mau memutuskan pensiun dari MotoGP. Entah apa motivasi yang membuat The Doctor terus bertahan. Satu-satunya hal yang diketahui adalah karena ia masih ingin memenangkan gelar juara dunia ke-10.

Sampai saat ini, Rossi telah memenangkan sembilan gelar di kelas yang berbeda. Rinciannya adalah satu di kelas 125cc, satu (250cc), dan tujuh (kelas utama/MotoGP). Sial bagi Rossi, berulang kali mencoba, berulang kali pula ia menemui kegagalan.

Tercatat, gelar terakhir yang didapat Valentino Rossi adalah pada MotoGP 2009. Sejak itu, hanya status runner-up yang jadi pencapaian terbaiknya. Sedangkan momen terdekatnya dengan gelar adalah musim 2015 di mana akhirnya kalah dari Jorge Lorenzo yang saat itu masih jadi rekan setimnya.

"Valentino adalah pembalap luar biasa, saya sangat menghormatinya. Dengan usianya saat ini, ia masih memiliki hasrat dan talente untuk melaju kencang. Ia juga tak bisa menerima dirinya tak menang," ujar Alberto Puig, bos Repsol Honda, dalam wawancara kepada La Vanguardia.

Namun, ada hal yang tak disukai Puig dari Rossi. Menurut Puig, pembalap asal Italia itu kerap menyalahkan pembalap untuk hal yang justru tak dilakukannya. Salah satunya adalah perseteruan yang diciptakan Rossi dengan pembalap Repsol Honda, Marc Marquez.

Perseteruan itu dimulai saat Rossi dan Lorenzo bersaing dalam perebutan gelar di musim 2015. Rivalitas keduanya pun berujung dengan tendangan mantan pembalap Ducati itu kepada Marquez di MotoGP Malaysia.

Sejak itu, keduanya pun kerap terlibat perseteruan di berbagai kesempatan. Terkini adalah insiden senggolan The Baby Alien yang membuat Rossi terjatuh pada MotoGP Argentina.

"Ia kesulitan menerima fakta bahwa eranya telah berakhir. Terkadang cara yang dilakukannya tidaklah benar. Tak pernah saya melihat Marquez keluar dari jalurnya, melakukan hal berbahaya kepada Rossi. Itu selalu jadi insiden balapan. Saya menghormatinya, tapi semuanya selalu ada masanya. Suka atau tidak, Marquez adalah nomor satu saat ini," Puig menegaskan.

Tulisan ini adalah kiriman dari user, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: 1.1.59