10 Soal Simulasi Uji Kompetensi PPG 2025 beserta Kunci Jawabannya

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 7 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Peserta program Piloting Pendidikan Profesi Guru (PPG) 2025 untuk Guru Tertentu akan menghadapi Uji Kompetensi Peserta PPG (UKPPPG). Ujian ini terdiri dari dua tes utama, yaitu Situational Judgement Test (SJT) dan Pedagogical Content Knowledge (PCK).
SJT bertujuan untuk mengukur kemampuan guru dalam mengambil keputusan berdasarkan situasi nyata di lingkungan sekolah. Sedangkan PCK dirancang untuk menilai sejauh mana pemahaman guru terhadap materi yang diajarkan kepada peserta didik.
Agar pelaksanaan ujian berjalan lancar, peserta disarankan untuk mengerjakan soal-soal simulasi terlebih dahulu. Simak beberapa contoh soal simulasi Uji Kompetensi PPG 2025 berikut ini untuk bahan latihan dan persiapan.
Contoh Soal Simulasi Uji Kompetensi PPG 2025
Disadur melalui kanal YouTube Mrs Yura, berikut ini beberapa contoh soal simulasi Uji Kompetensi PPG 2025 yang bisa dijadikan referensi belajar.
1. Pak Fadhil merupakan seorang ayah tunggal yang memiliki anak usia 4 tahun yang dititipkan di taman PAUD dekat sekolah tempat pak Fadhil mengajar. Hari itu, pak Fadhil memiliki jadwal mengajar hingga menjelang makan siang sementara pada saat yang bersamaan pak Fadhil mendapat undangan rapat MGMP dan anaknya mengikuti lomba mewarnai yang akan dimulai pagi. Apa yang akan anda lakukan jika berada di posisi pak Fadhil?
A. Mengantarkan anak ke sekolah lebih awal, mengajar seperti biasa lalu menghadiri rapat MGMP walau terlambat dan meminta kerabat untuk mendampingi anak di lomba mewarnai.
B. Meminta izin kepada kepala sekolah untuk menghadiri rapat MGMP dan meninggalkan kelas sebentar untuk mendampingi anaknya di lomba mewarnai.
C. Menyusun jadwal pengganti dengan sesama guru untuk mengajar di kelas, sehingga bisa fokus mendampingi anaknya di lomba mewarnai dan menghadiri rapat MGMP.
D. Mengatur jadwal mengajar dengan sesama guru agar bisa menghadiri lomba mewarnai anaknya sebentar, kemudian kembali mengajar dan menghadiri rapat RPP.
Jawaban: C
2. Pak Heru melaksanakan pembelajaran HOTS (Higher Order Thinking Skills) agar peserta didik mampu menyampaikan gagasan dari teks informasi. Manakah pernyataan berikut yang paling sesuai dengan pembelajaran yang bersifat HOTS?
A. Pak Heru meminta peserta didik untuk mencari unsur-unsur dalam teks informasi.
B. Peserta didik diminta untuk membaca teks informasi dan mencatat hal-hal penting.
C. Pak Heru meminta peserta didik menganalisis data yang terdapat dalam teks informasi.
D. Peserta didik menampilkan kemampuan mereka dalam merangkum teks informasi.
E. Peserta didik menganalisis dan membuat kesimpulan/generalisasi dari teks informasi.
Jawaban: E
3. Dalam sebuah pembelajaran Bahasa Indonesia, guru menggunakan model Discovery Learning untuk mengajarkan teks eksplanasi kepada siswa kelas IX SMP. Setelah memberikan contoh teks, guru meminta siswa untuk mengidentifikasi struktur teks tersebut secara mandiri. Strategi manakah yang paling tepat untuk diimplementasikan agar siswa dapat lebih memahami struktur teks eksplanasi?
A. Memberikan penjelasan rinci tentang struktur teks di awal pembelajaran.
B. Memfasilitasi diskusi kelompok kecil untuk membahas temuan siswa.
C. Memberikan tes formatif di akhir pembelajaran untuk mengukur pemahaman siswa.
D. Menyediakan contoh teks lain yang lebih sederhana untuk dianalisis secara individu.
Jawaban: B
4. Bu Ana mendapati bahwa sebagian besar siswanya memiliki gaya belajar kinestetik (body kinesthetic). la hendak mengajarkan materi tekanan pada zat. Pembelajaran yang paling sesuai dengan karakteristik siswa tersebut adalah…
A. Meminta siswa membaca materi tekanan zat dan menggarisbawahi kata-kata penting.
B. Menugasi siswa secara berkelompok untuk menelusuri internet tentang efek ketinggian (tekanan udara rendah) terhadap prestasi atlet.
C. Menunjukkan gejala tekanan, mendiskusikan konsep tekanan, dan melatih soal tekanan pada zat.
D. Meminta siswa menyelidiki pengaruh luas permukaan benda terhadap kedalaman jejaknya bila diletakkan di atas plastisin.
Jawaban: D
5. Sekolah Anda baru saja mengadopsi kurikulum baru yang menekankan pada pengembangan karakter. Namun, beberapa siswa terlihat tidak antusias mengikuti kegiatan yang berkaitan dengan pengembangan karakter. Tindakan apa yang sebaiknya Anda lakukan?
A. Memaksa siswa untuk berpartisipasi aktif dalam kegiatan tersebut.
B. Memberikan penjelasan lebih mendalam tentang pentingnya pengembangan karakter.
C. Mengubah pendekatan pengajaran agar lebih menarik bagi siswa.
D. Mengabaikan siswa yang tidak antusias dan fokus pada siswa yang bersemangat.
Jawaban: C
6. Pada kelas inklusi, seorang guru Bahasa Indonesia mengajarkan teks fiksi berupa penulisan cerita sejarah. Saat pembelajaran menulis urutan peristiwa, guru menyiapkan berbagai bahan dari yang mudah sampai yang kompleks. Kegiatan guru ini menunjukkan penerapan pendekatan ....
A. Kegiatan kelompok campuran, yaitu menempatkan siswa dalam kelompok beragam agar saling belajar.
B. Penggunaan teknologi pembelajaran, yaitu memanfaatkan perangkat digital untuk mendukung penulisan.
C. Penggunaan materi ajar yang disesuaikan, yaitu menyediakan bahan pelajaran sesuai kemampuan masing-masing siswa.
D. Dukungan khusus untuk kebutuhan khusus, yaitu memberikan layanan tambahan hanya bagi siswa berkebutuhan khusus.
E. Pendekatan pengajaran beragam (differentiated instruction), yaitu menyiapkan materi, cara belajar dengan tingkat kesulitan berbeda agar siswa mengikuti pembelajaran sesuai kemampuan.
Jawaban: E
7. Anda adalah guru baru di sebuah SMK yang memiliki keberagaman karakter siswa. Di kelas, Anda mendapati sekelompok siswa sering tertinggal dalam memahami materi karena latar belakang kemampuan yang berbeda. Pada saat yang sama, sebagian siswa lain merasa bosan karena materi dianggap terlalu mudah. Kepala sekolah menekankan pentingnya pemerataan kualitas belajar tanpa mengabaikan target kurikulum. Apa yang paling tepat Anda lakukan dalam situasi ini?
A. Menjelaskan kembali seluruh materi dengan kecepatan lebih lambat agar siswa yang tertinggal dapat mengikuti, walaupun siswa lain mungkin merasa kurang tertantang.
B. Memberi tugas tambahan hanya kepada siswa yang merasa bosan supaya mereka tetap sibuk, sementara pembelajaran tetap berjalan seperti biasa.
C. Mengatur pembelajaran dengan metode diferensiasi, misalnya menyiapkan bahan, aktivitas, dan tingkat kesulitan berbeda sesuai kemampuan siswa.
D. Meminta bantuan guru lain untuk membuat kelas remedial khusus bagi siswa yang tertinggal sehingga proses belajar di kelas utama tetap sama.
Jawaban: C
8. Sekolah Anda baru saja meluncurkan program kokurikuler baru yang bertujuan meningkatkan keterampilan literasi digital siswa. Namun, beberapa orang tua merasa program ini terlalu menuntut dan tidak sesuai dengan kurikulum utama. Yang akan Anda lakukan untuk mengatasi kekhawatiran orang tua dan memastikan program berjalan lancar adalah…
A. Mengabaikan kekhawatiran orang tua dan tetap melaksanakan program sesuai rencana.
B. Mengurangi beban tugas dalam program untuk mengakomodasi keluhan orang tua.
C. Memberikan pilihan tugas dalam program untuk mengakomodasi keluhan orang tua.
D. Mengadakan pertemuan dengan orang tua untuk mendiskusikan dan mendapatkan masukan mereka.
Jawaban: D
9. Seorang peserta didik di kelas Anda tertangkap menyontek saat ujian Peserta didik tersebut mengaku melakukannya karena khawatir jika mendapatkan nilai jelek maka orang tuanya akan memberi hukuman. Tindakan yang harus Anda ambil untuk menangani situasi ini adalah...
A. Memberikan nilai nol pada ujian tersebut dan tidak membahas lebih lanjut.
B. Memberikan hukuman kepada peserta didik tersebut agar dia jera.
C. Segera memanggil orang tua dan memberikan teguran atas tekanan berlebih yang diberikan kepada anaknya.
D. Mengabaikan kejadian ini dan memberikan kesempatan kedua tanpa konsekuensi.
E. Mengajak peserta didik tersebut berdiskusi secara pribadi, memberikan nasihat dan konsekuensi.
Jawaban: E
10. Seorang guru SD mengajar di sekolah yang lingkungan sekitarnya adalah peternakan ikan yang diternakkan di kolam. Pada pertemuan yang akan datang guru mengajak peserta didiknya belajar menentukan volume balok. Desain pembelajaran yang dilakukan guru tersebut yang sesuai dengan kondisi lingkungan peserta didik adalah...
A. Guru mengajak peserta didik belajar di luar mengamati kolam ikan yang berbentuk balok dan meminta peserta didik untuk mengukur panjang dan lebar serta kedalaman kolam ikan dan meminta peserta didik menghitung volume dari kolam ikan.
B. Guru menjelaskan cara menentukan volume balok, kemudian meminta semua peserta didiknya mengerjakan soal latihan.
C. Guru menampilkan slide presentasi bangun balok dan contoh menghitung volume balok.
D. Guru mengajak peserta didik berdiskusi di kelas tentang soal-soal luas permukaan balok.
Jawaban: A
Baca juga: Soal Try Out UKPPPG 2025 dan Kunci Jawabannya
(RK)
