13 Ayat Alkitab untuk Jumat Agung sebagai Renungan Makna Pengorbanan Yesus

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Alkitab merupakan kitab suci umat Kristiani yang memuat ajaran, sejarah, dan kesaksian iman yang menjadi pedoman hidup. Di dalamnya terdapat banyak kisah penting, termasuk peristiwa pengorbanan Yesus Kristus yang dikenal sebagai Jumat Agung.
Mengutip buku Meyakini, Menghargai: Religious Literacy oleh Ibn Ghifarie, Jumat Agung diperingati setiap hari Jumat sebelum Hari Paskah sebagai momen mengenang wafatnya Yesus di kayu salib demi keselamatan umat manusia. Pada tahun ini, Jumat Agung jatuh pada esok hari, Jumat (18/4).
Untuk merenungi makna pengorbanan Kristus, ada banyak ayat Alkitab yang bisa dibaca dan direnungkan. Simak kumpulan ayat Alkitab untuk Jumat Agung yang bisa menjadi sumber perenungan dan penguatan iman berikut ini.
Kumpulan Ayat Alkitab untuk Jumat Agung
Dirangkum dari buku Ayat yang Tepat yang ditulis oleh L. Walter, berikut berbagai ayat Alkitab yang dapat dibaca saat Jumat Agung:
1. Mazmur 49:8-9
"Karena terlalu mahal harga pembebasan nyawanya, dan tidak memadai untuk selama-lamanya, supaya ia tetap hidup untuk seterusnya, dan tidak melihat lobang kubur."
2. Efesus 1:7
"Sebab di dalam Dia dan oleh darah-Nya kita beroleh penebusan, yaitu pengampunan dosa, menurut kekayaan kasih karunia-Nya."
3. Galatia 1:4
"Yang telah menyerahkan diri-Nya karena dosa-dosa kita, untuk melepaskan kita dari dunia jahat yang sekarang ini, menurut kehendak Allah dan Bapa kita."
4. Matius 20:28
"Sama seperti Anak Manusia datang bukan untuk dilayani, melainkan untuk melayani dan untuk memberikan nyawa-Nya menjadi tebusan bagi banyak orang."
5. Yohanes 1:29
Pada keesokan harinya Yohanes melihat Yesus datang kepadanya dan ia berkata: "Lihatlah Anak domba Allah, yang menghapus dosa dunia."
6. Roma 3:24-25
"Dan oleh kasih karunia telah dibenarkan dengan cuma-cuma karena penebusan dalam Kristus Yesus. Kristus Yesus telah ditentukan Allah menjadi jalan pendamaian karena iman, dalam darah-Nya."
7. 1 Petrus 2:24
"Ia sendiri telah memikul dosa kita di dalam tubuh-Nya di kayu salib, supaya kita, yang telah mati terhadap dosa, hidup untuk kebenaran. Oleh bilur-bilur-Nya kamu telah sembuh."
Baca Juga: Jumat Agung Memperingati Apa? Ini Penjelasan dan Sejarahnya
8. Markus 9:31
"sebab Ia sedang mengajar murid-murid-Nya. Ia berkata kepada mereka: ”Anak Manusia akan diserahkan ke dalam tangan manusia, dan mereka akan membunuh Dia, dan tiga hari sesudah Ia dibunuh Ia akan bangkit.”
9. Markus 10:34
"dan Ia akan diolok-olokkan, diludahi, disesah, dan dibunuh, dan sesudah tiga hari, Ia akan bangkit."
10. Yesaya 53:5
"Tetapi Dia tertikam oleh karena pemberontakan kita, Dia diremukkan oleh karena kejahatan kita; ganjaran yang mendatangkan keselamatan bagi kita ditimpakan kepadanya, dan oleh bilur-bilurnya kita menjadi sembuh."
11. Roma 5:6-10
"Karena waktu kita masih lemah, Kristus telah mati untuk kita orang-orang durhaka pada waktu yang ditentukan oleh Allah. Sebab tidak mudah seorang mau mati untuk orang yang benar, tetapi mungkin untuk orang yang baik ada orang yang berani mati. Akan tetapi Allah menunjukkan kasih-Nya kepada kita, oleh karena Kristus telah mati untuk kita ketika kita masih berdosa. Lebih-lebih, karena kita sekarang telah dibenarkan oleh darah-Nya, kita pasti akan diselamatkan dari murka Allah. Sebab jikalau kita, ketika masih seteru, diperdamaikan dengan Allah oleh kematian Anak-Nya, lebih-lebih kita, yang sekarang telah diperdamaikan, pasti akan diselamatkan oleh hidup-Nya!"
12. Markus 8:31
"Kemudian mulailah Yesus mengajarkan kepada mereka, bahwa Anak Manusia harus menanggung banyak penderitaan dan ditolak oleh tua-tua, imam-imam kepala dan ahli-ahli Taurat, lalu dibunuh dan bangkit sesudah tiga hari."
13. Matius 12:40
"Sebab seperti Yunus tinggal di dalam perut ikan tiga hari tiga malam, demikian juga Anak Manusia akan tinggal di dalam rahim bumi tiga hari tiga malam."
(SAI)
