Konten dari Pengguna

15 Contoh Pertanyaan Tentang KSE Guru Penggerak

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Pertanyaan tentang KSE Guru Penggerak Foto: unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Pertanyaan tentang KSE Guru Penggerak Foto: unsplash

Pertanyaan tentang KSE Guru Penggerak bisa dilihat dalam Modul 2.2. Modul 2.2 program Guru Penggerak yang mempelajari tentang sosial dan emosional diri. Modul ini dibuat dengan tujuan untuk meningkatkan kemampuan guru dalam proses mengajar.

Pertanyaan tentang KSE Guru Penggerak dalam modul ini berfungsi untuk melatih kompetensi diri guru saat mengajar. Setiap guru diharapkan memiliki keterampilan dalam bersosial dan emosional. Guru perlu memberikan rasa nyaman kepada murid saat proses belajar mengajar di kelas.

Disadur dari bgpsulawesiutara.kemdikbud.go.id, pembelajaran yang menggunakan metode sosial dan emosional dapat membantu murid mempersiapkan diri untuk menghadapi tantangan. Namun, sebelum menerapkan metode ini, sebaiknya guru sudah memiliki keterampilan dari sisi sosial dan emosionalnya.

Contoh Pertanyaan tentang KSE Guru Penggerak

Ilustrasi Pertanyaan tentang KSE Guru Penggerak Foto: unsplash

Mengutip modul 2.2 Pembelajaran Sosial dan Emosional Edisi Ketiga, oleh Caesilia Ika W, M. Psi., berikut ini beberapa contoh pertanyaan tentang KSE Guru Penggerak yang bisa dipelajari:

  1. Sebagai pendidik, Anda tentu pernah berada dalam situasi sehari-hari yang menuntut Anda untuk dapat mengelola emosi Anda. Ceritakan:

    a. Apa yang terjadi?

    b. Apa yang Anda rasakan? Apa yang Anda katakan dan lakukan?

    c. Apakah yang Anda lakukan efektif? Misalnya, apakah membuat Anda merasa lebih bahagia, hubungan Anda dengan orang lain lebih baik, atau dampak positif lainnya. Jika “Ya”, jelaskan jawaban Anda. Jika belum, apa yang terjadi? Apa yang ingin Anda perbaiki atau tingkatkan?

  2. Anda tentu juga pernah berada dalam situasi menantang saat berhubungan dengan murid-murid. Refleksikan:

    a. Apa yang terjadi?

    b. Apa yang Anda rasakan? Apa yang Anda katakan dan lakukan?

    c. Apakah yang Anda lakukan efektif? Jika “Ya”, berikan alasan untuk jawaban Anda. Jika belum, apa yang ingin Anda perbaiki atau tingkatkan?

  3. Apakah hakikat pembelajaran sosial dan emosional?

  4. Mengapa penting bagi guru untuk memahami dan menerapkan pembelajaran sosial dan emosional?

  5. Sebutkan 5 kompetensi sosial dan emosional!

  6. Tuliskan hal-hal yang sudah Anda ketahui sebelumnya tentang 5 kompetensi sosial dan emosional!

  7. Tuliskan hal-hal baru yang Anda pelajari dari video tersebut!

  8. Apa hal-hal yang ingin Anda pelajari lebih lanjut?

  9. Tuliskan sebanyak mungkin fakta yang sudah Anda pelajari dan pahami tentang latihan berkesadaran penuh (mindfulness)!

  10. Jelaskan hubungan kerja bagian otak prefrontal (disebut otak luhur dalam modul 1.3) dan latihan berkesadaran penuh (mindfulness)!

  11. Menurut Anda, bagaimana latihan berkesadaran penuh (mindfulness) dapat bermanfaat bagi Anda?

  12. Setelah Anda memahami manfaat latihan berkesadaran penuh (mindfulness), gambarkanlah sebuah situasi yang merefleksikan bahwa kemampuan tersebut akan bermanfaat bagi Anda dalam menghadapi suatu situasi sosial yang menantang dalam menjalankan peran sebagai pendidik! Berikan penjelasan.

  13. Apa yang Anda rasakan setelah mempelajari penerapan 5 kompetensi sosialemosional berbasis kesadaran penuh?

  14. Apakah hal baru yang Anda pelajari?

  15. Tuliskan 3 penerapan kompetensi sosial-emosional berbasis kesadaran penuh yang dapat Anda terapkan dalam tugas Anda sebagai pendidik!

Baca Juga: Komponen dan Format Jurnal Modul 2 Pembelajaran Sosial Emosional

(SFN)