Konten dari Pengguna

15 Contoh Soal Tes Kompetensi Mitra BPS beserta Kunci Jawabannya

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 5 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi contoh soal tes kompetensi mitra BPS. Foto: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi contoh soal tes kompetensi mitra BPS. Foto: Unsplash

Tes Kompetensi Mitra BPS berlangsung pada 18-26 November 2025. Sebelum menjalani tes ini, peserta dianjurkan untuk mempersiapkan diri sebaik mungkin, yakni dengan berlatih menjawab contoh soal Tes Kompetensi Mitra BPS.

Sebagai informasi, seleksi ini adalah untuk memilih calon mitra statistik yang akan dipertimbangkan dalam berbagai kegiatan pendataan BPS sepanjang tahun 2026. Artinya, siapa pun yang lolos tes akan masuk database dan berpeluang dipanggil saat BPS membutuhkan enumerator, verifikator, hingga petugas sensus lainnya.

Sebelumnya, hasil seleksi administrasi Calon Mitra BPS 2026 sudah dilakukan pada 17 November 2025. Setelah itu, peserta yang lolos diarahkan untuk mengikuti seleksi kompetensi.

Contoh Soal Tes Kompetensi Mitra BPS

Ilustrasi contoh soal tes kompetensi mitra BPS. Foto: Unsplash/Antoine Dautry

Tes Kompetensi Mitra Statistik BPS 2026 dirancang untuk mengukur kemampuan dasar setiap peserta dengan materi yang mencakup matematika, logika, analogi, dan pengetahuan seputar statistik.

Selain itu, peserta juga harus memahami pemahaman umum terkait etika pendataan, prosedur kerja, hingga penggunaan aplikasi digital, yang kini menjadi bagian penting dalam pelaporan lapangan.

Berlatih menjawab contoh soal adalah cara terbaik untuk meningkatkan peluang lolos seleksi. Berikut adalah kumpulan contoh soal tes kompetensi Mitra BPS yang disadur dari kanal YouTube Info Guru Terbaru:

1. Berikut ini yang bukan termasuk dalam Core Values BPS (Profesional, Integritas, Amanah) adalah…

A. Kompeten

B. Jujur

C. Disiplin

D. Dapat diandalkan

Jawaban: A

2. Data yang diperoleh secara langsung dari sumber pertama (responden) oleh petugas BPS disebut…

A. Data Primer

B. Data Sekunder

C. Data Kualitatif

D. Data Kuantitatif

Jawaban: A

3. Jika nilai rata-rata (mean) suatu data lebih besar daripada nilai mediannya, maka distribusi data tersebut…

A. Simetris

B. Miring ke kiri (Skewed Left)

C. Miring ke kanan (Skewed Right)

D. Memiliki dua modus

Jawaban: C

4. Teknik pengambilan sampel di mana populasi dibagi menjadi beberapa kelompok (strata) yang homogen, lalu sampel diambil dari setiap strata tersebut adalah…

A. Simple Random Sampling

B. Cluster Sampling

C. Stratified Random Sampling

D. Systematic Sampling

Jawaban: C

5. Aplikasi resmi yang digunakan oleh mitra BPS untuk mendaftar dan mengelola kegiatan pendataan adalah…

A. SIBPS

B. SOBAT BPS

C. SIMITRA

D. E-STAT BPS

Jawaban: C

6. Seorang petugas yang bertugas melakukan pengumpulan data langsung ke responden lapangan disebut…

A. Petugas Pemeriksa Lapangan (PML)

B. Petugas Pencacah Lapangan (PPL)

C. Koordinator Sensus Kecamatan (Koseka)

D. Supervisor

Jawaban: B

7. Saat pendataan, seorang responden bertanya apakah data pendapatannya akan disampaikan kepada perangkat desa karena ia khawatir dapat memengaruhi bantuan sosial yang diterimanya. Enumerator tahu bahwa data bersifat rahasia, tetapi responden tetap ragu dan meminta jaminan tertulis. Dalam situasi ini, tindakan paling sesuai etika statistik adalah…

A. Memberikan salinan screenshot aplikasi CAPI untuk membuktikan bahwa data tidak dapat diakses publik.

B. Menjelaskan dasar hukum kerahasiaan data dan mengarahkan responden membaca UU Statistik.

C. Memberikan jaminan tertulis secara pribadi agar responden bersedia menjawab dengan jujur.

D. Mengabaikan kekhawatirannya dan melanjutkan wawancara agar proses tidak terhambat.

E. Menyampaikan bahwa data akan dirahasiakan tetapi tetap dapat digunakan perangkat desa jika diperlukan.

Jawaban: B

8. Kode wilayah biasanya memuat informasi mengenai...

A. Warna rumah

B. Urutan petugas

C. Provinsi, kabupaten, kecamatan, desa

D. Pendidikan responden

Jawaban: C

9. Pada survei ketenagakerjaan, seorang enumerator mendapati responden melaporkan bekerja selama 2 jam per minggu tetapi mengaku sebagai pekerja penuh waktu. Dalam pedoman BPS, seseorang dikategorikan bekerja jika melakukan kegiatan ekonomi minimal 1 jam dalam seminggu, tetapi status “pekerja penuh waktu” tidak hanya ditentukan oleh jam kerja tersebut. Dalam konteks ini, langkah analitis paling tepat adalah…

A. Mencatat responden sebagai pekerja penuh waktu karena definisinya fleksibel di lapangan.

B. Mengubah status responden menjadi pekerja paruh waktu tanpa klarifikasi.

C. Mengklarifikasi kembali pekerjaan utama, intensitas kerja, dan aktivitas hariannya untuk menentukan kategori yang benar.

D. Mengakui saja jawaban responden karena persepsi individu tentang pekerjaan bersifat subjektif.

E. Menghapus seluruh data terkait pekerjaan untuk menghindari inkonsistensi.

Jawaban: C

Ilustrasi contoh soal tes kompetensi mitra BPS. Foto: Unsplash/Jonas Jacobsson

10. Jika sebuah data memiliki distribusi simetris, maka apa yang dapat dikatakan tentang modusnya?

A. Modus Lebih Besar daripada Median

B. Modus Lebih Kecil daripada Median

C. Data Tidak Memiliki Modus

D. Modus Sama Dengan Median

Jawaban: D

11. Istilah listing berarti...

A. Menjumlahkan data

B. Mencatat bangunan dan rumah tangga di suatu wilayah

C. Mengisi kuesioner ekonomi

D. Membersihkan data

Jawaban: B

12. Selama pendataan lapangan menggunakan CAPI, muncul notifikasi “sinkronisasi gagal” meskipun sinyal internet stabil. Setelah ditelusuri, beberapa entri pada kuesioner belum melewati validasi internal aplikasi, sehingga data dianggap belum siap dikirim. Enumerator harus segera menyelesaikan pendataan karena tenggat waktu mepet.

Tindakan paling tepat untuk memastikan data tersinkron tanpa melanggar prosedur adalah…

A. Menonaktifkan semua validasi internal aplikasi agar data bisa terkirim tanpa hambatan.

B. Mengirim data secara manual melalui pesan ke koordinator lapangan.

C. Memperbaiki entri yang belum valid sesuai petunjuk aplikasi sebelum melakukan sinkronisasi ulang.

D. Menghapus kuesioner yang bermasalah agar aplikasi dapat memproses entri lainnya.

E. Menunggu hingga aplikasi otomatis memproses data tanpa melakukan perubahan apa pun.

Jawaban: C

13. Saat pendataan Podes, seorang kepala desa meminta enumerator untuk “sedikit menyesuaikan data” agar desa tampak lebih tertinggal sehingga mempermudah akses bantuan. Kepala desa bersikeras karena menganggap langkah itu bukan kecurangan, tetapi demi kepentingan masyarakat. Enumerator berada dalam situasi sulit. Tindakan paling sesuai prinsip etika statistik BPS adalah…

A. Mengikuti permintaan kepala desa karena dianggap untuk kepentingan masyarakat.

B. Mencatat versi data kepala desa terlebih dahulu lalu memperbaikinya nanti.

C. Menolak permintaan tersebut dan tetap mengisi data sesuai kondisi faktual di lapangan.

D. Mengubah sebagian data saja agar tidak menimbulkan konflik.

E. Menunda pendataan sampai kepala desa menyetujui pengisian sesuai prosedur.

Jawaban: C

14. Saat melakukan pencacahan, PCL menemukan dua rumah tangga menempati satu bangunan. Maka pencacahan dilakukan...

A. Digabung menjadi satu

B. Dicacah sebagai dua rumah tangga terpisah

C. Diabaikan salah satunya

D. Dipilih yang kepala keluarganya lebih tua

Jawaban: B

Baca juga: Bagaimana Cara Manusia Menghasilkan Bentuk Energi Diinginkan? Ini Penjelasannya

15. Di bawah ini program bansos yang bukan bertujuan untuk mengurangi kemiskinan adalah?

A. Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas)

B. Program bantuan pendidikan

C. Program Keluarga Harapan (PKH)

D. Subsidi Pupuk

Jawaban: D

(SLT)