Konten dari Pengguna

17 Negara dengan Sistem Pendidikan Terbaik di Dunia

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 7 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi negara dengan sistem pendidikan terbaik di dunia. Sumber: Unsplash.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi negara dengan sistem pendidikan terbaik di dunia. Sumber: Unsplash.

Kualitas sistem pendidikan menjadi salah satu tolok ukur utama kemajuan sebuah negara. Peringkat negara dengan sistem pendidikan terbaik di dunia didasarkan pada penilaian internasional yang kredibel.

Penilaian tersebut mengukur berbagai aspek, seperti kemampuan literasi, matematika, dan sains para siswa. Daftar berikut ini menyajikan negara-negara yang berhasil menempati posisi teratas berdasarkan hasil penilaian tersebut.

Daftar Negara dengan Sistem Pendidikan Terbaik di Dunia

Ilustrasi negara dengan sistem pendidikan terbaik di dunia. Sumber: Unsplash.

Peringkat negara dengan sistem pendidikan terbaik di dunia ditentukan berdasarkan berbagai penilaian internasional, salah satunya PISA (Programme for International Student Assessment). PISA diselenggarakan oleh OECD (Organisation for Economic Co-operation and Development) setiap tiga tahun sekali untuk mengukur kualitas, kesetaraan, dan efisiensi sistem pendidikan.

PISA mengukur kemampuan siswa berusia 15 tahun dalam menerapkan pengetahuan matematika, sains, dan literasi membaca untuk memecahkan masalah di dunia nyata. Diurutkan dari laman PISA Scores By Country, berikut daftar negara yang memiliki sistem pendidikan terbaik di dunia:

1. Singapura

Singapura memiliki sistem pendidikan terstruktur dan mengutamakan keunggulan akademik, terutama dalam matematika dan sains. Kurikulumnya disusun untuk mengembangkan pemikiran kritis dan keterampilan pemecahan masalah sejak dini.

Pemerintah Singapura memberikan investasi besar pada pendidikan dan pelatihan guru untuk menjamin kualitas pengajaran. Hasilnya, siswa Singapura konsisten menempati peringkat teratas dalam penilaian internasional untuk negara dengan sistem pendidikan terbaik.

2. Makau

Sistem pendidikan di Makau berkembang pesat berkat investasi besar pada guru dan infrastruktur, serta kerja sama erat dengan Tiongkok Daratan. Negara ini berhasil menciptakan lingkungan belajar yang mendukung bagi semua siswa, tanpa memandang latar belakang sosial ekonomi mereka.

Pendidikan di Makau fokus pada penguasaan materi dan memastikan tidak ada siswa yang tertinggal. Keberhasilan ini tercermin dari skor PISA mereka yang melampaui banyak negara maju.

3. Jepang

Jepang terkenal dengan sistem pendidikan yang disiplin, serta menekankan kerja keras dan kerja sama tim. Selain keunggulan akademik, pendidikan karakter mereka yang disebut "tokkatsu" menjadi bagian dari kurikulum untuk membangun etika dan rasa tanggung jawab sosial.

Siswa didorong untuk belajar mandiri dan memiliki rasa hormat yang tinggi terhadap guru dan proses belajar. Sistem pendidikan ini pun menciptakan lulusan yang kompeten secara akademis dan berkarakter kuat.

4. Taiwan

Taiwan unggul karena pendekatan inovatif dalam pendidikan, terutama di bidang teknologi dan sains (STEM). Sistem pendidikannya juga sangat kompetitif, mendorong siswa untuk mencapai standar akademik yang tinggi.

Guru-guru di Taiwan sangat dihormati dan mendapatkan pelatihan berkualitas untuk menerapkan metode pengajaran modern. Pemerintah juga aktif mempromosikan literasi digital untuk mempersiapkan siswa menghadapi tantangan global.

5. Korea Selatan

Korea Selatan memiliki sistem pendidikan yang sangat intensif dan berorientasi pada hasil. Negara ini berinvestasi besar pada teknologi pendidikan dengan mengintegrasikan alat digital ke dalam proses belajar mengajar.

Ekspektasi yang tinggi dari orang tua dan masyarakat memotivasi siswa untuk berprestasi secara maksimal. Hasilnya lulusan mereka menjadi tenaga kerja yang sangat terampil dan inovatif, terutama di bidang teknologi.

6. Hong Kong

Hong Kong memadukan sistem pendidikan yang menekankan penguasaan berbagai bahasa, seperti Kanton, Mandarin, dan Inggris. Uniknya, siswa menempuh pendidikan menengah dengan pilihan jurusan seni atau sains, dan hanya mengikuti satu ujian publik di akhir jenjang menengah atas.

Siswa diawasi dengan penilaian ketat dan standar tinggi untuk memastikan benar-benar menguasai materi pelajaran. Lingkungan belajar yang kompetitif ini berhasil mencetak lulusan terampil dan siap bersaing.

7. Estonia

Estonia dikenal sebagai pemimpin pendidikan digital di Eropa karena memiliki sistem yang sangat terintegrasi dengan teknologi. Semua sekolah sudah terhubung dengan internet, dan sebagian besar proses pembelajaran, seperti ujian dan tugas rumah, dilakukan secara digital.

Sekolah-sekolah juga memiliki otonomi besar untuk menyusun kurikulum mereka sendiri sesuai kebutuhan siswa. Ditambah akses pendidikan berkualitas merata di seluruh negeri sehingga kesenjangan prestasi antar siswa sangat kecil.

8. Kanada

Sistem pendidikan di Kanada memiliki tiga tingkatan utama dengan pendidikan wajib yang berlaku hingga siswa menyelesaikan sekolah menengah. Sebagian besar sekolah didanai oleh pemerintah melalui pajak untuk menjamin akses pendidikan yang merata dan berkualitas tinggi di seluruh negeri.

Urusan pendidikan diatur oleh setiap provinsi, bukan pemerintah pusat. Sistem ini terbukti sangat berhasil dalam menjaga kualitas pendidikan merata dengan sekitar 90% warga Kanada menyelesaikan sekolah menengah atas.

Baca juga: 4 Universitas Terbaik di Singapura yang Patut Dipertimbangkan

9. Irlandia

Irlandia mewajibkan pendidikan dasar dan menengah dan sebagian besar gratis. Kurikulumnya menyeimbangkan pengetahuan akademik dengan keterampilan praktis di berbagai bidang, mulai dari bisnis hingga teknologi.

Perguruan tingginya juga terkenal unggul dalam pengajaran teori, praktik, serta penelitian dan inovasi. Selain itu, negara dengan sistem pendidikan terbaik di dunia ini sangat mengutamakan kualitas guru dan kesejahteraan siswa untuk menciptakan pengalaman belajar yang menyenangkan.

10. Swiss

Swiss unggul dengan sistem pendidikan vokasi (kejuruan). Siswa dapat memilih jalur akademik atau pelatihan kerja sejak dini. Sistem ini memastikan lulusannya memiliki keterampilan praktis yang sangat dibutuhkan oleh industri.

Meskipun dikelola setiap kanton, standar pendidikan sangat tinggi dan merata di seluruh negeri. Berkat sistem ini, angka pengangguran kaum muda di Swiss sangat rendah.

11. Australia

Sistem pendidikan Australia aktif mengembangkan kreativitas dan kemandirian siswa. Kurikulum nasionalnya membekali siswa dengan pengetahuan luas sambil memberi ruang bagi minat individu mereka.

Negara ini juga menarik banyak siswa internasional karena kualitas pengajaran dan lingkungan belajarnya yang multikultural. Sistem ini juga menekankan keterampilan praktis dan penelitian untuk mempersiapkan lulusannya agar siap kerja.

12. Selandia Baru

Sistem pendidikan Selandia Baru menekankan pembelajaran yang berpusat pada siswa dan pemecahan masalah di dunia nyata. Siswa didorong untuk memunculkan pemikiran kritis, kreativitas, dan rasa ingin tahu.

Sementara guru dilatih untuk menjadi fasilitator pembelajaran yang mendukung perkembangan individu siswa dalam proses belajar secara aktif. Pendidikan di sekolah negeri tidak dipungut biaya hingga usia 19 tahun dengan kurikulum nasional yang terstandar.

13. Finlandia

Finlandia terkenal dengan pendekatan pendidikannya yang santai dengan jam sekolah pendek dan sedikit pekerjaan rumah. Mereka sangat menekankan kesetaraan, memastikan semua sekolah memiliki kualitas yang sama tanpa sistem peringkat.

Guru sangat dihormati dan memiliki otonomi besar di kelas. Pendidikan di Finlandia cenderung menekankan permainan dan pembelajaran holistik di usia dini yang terbukti menghasilkan prestasi akademik luar biasa pada fase selanjutnya.

14. Inggris Raya

Inggris Raya adalah tempat universitas-universitas terbaik dunia, seperti University of Oxford dan University of Cambridge. Kurikulum nasionalnya terstruktur dengan baik dan menetapkan standar jelas untuk setiap jenjang pendidikan.

Pendidikan wajib terdiri dari sekolah dasar dan sekolah menengah yang berlangsung selama 11 tahun, dimulai dari usia 5 hingga 16 tahun. Inggris Raya juga menerapkan sistem ujian terstandarisasi, seperti GCSE dan A-Level untuk memastikan adanya evaluasi terhadap kemampuan siswa.

15. Polandia

Polandia telah berhasil melakukan reformasi besar-besaran pada sistem pendidikannya yang meningkatkan hasil belajar siswa. Reformasi ini menunda penjurusan siswa supaya mereka mendapatkan dasar pengetahuan umum lebih kuat.

Pemerintah Polandia juga fokus meningkatkan kualitas guru dan modernisasi kurikulum. Hasilnya, Polandia melesat dalam peringkat PISA, terutama di bidang membaca dan sains.

16. Denmark

Sistem pendidikan Denmark sangat menekankan pengembangan pribadi, kreativitas, dan keterampilan sosial, bukan hanya prestasi akademik. Bahkan, ada tradisi di sekolah rakyat (folkehøjskole) yang menawarkan pendidikan non-formal untuk pengembangan diri orang dewasa.

Sekolah-sekolah di Denmark juga mendorong siswa untuk berpikir kritis dan bekerja sama dalam tim. Selain itu, berkat suasana belajar yang santai, siswa merasa lebih bebas mengekspresikan ide dan pendapat mereka.

17. Republik Ceko

Negara dengan sistem pendidikan terbaik di dunia selanjutnya adalah Republik Ceko. Pendidikan di Republik Ceko sebagian besar gratis dan wajib dari usia 6 hingga 15 tahun.

Setelah menyelesaikan sekolah dasar (základní škola), siswa dapat memilih antara sekolah menengah kejuruan, sekolah menengah teknis, atau gimnasium (gymnázium) yang mempersiapkan mereka untuk universitas.

(FHK)

Baca juga: Urutan Akreditasi Universitas dan Penjelasannya