2 Doa Haji Mabrur: Tulisan Arab, Latin, dan Terjemahan

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Menjadi haji yang mabrur adalah dambaan bagi setiap Muslim yang menjalankan ibadah haji ke baitullah. Istilah mabrur merujuk pada kualitas ibadah yang suci, diterima oleh Allah SWT, dan dilakukan dengan penuh keikhlasan serta ketaatan sesuai tuntunan syariat.
Dalam bahasa Arab, al-hajj al-mabrur berasal dari kata al-birr yang berarti kebaikan. Apabila diterjemahkan secara harfiah, maka haji mabrur berarti haji yang penuh dengan kebajikan.
Tentu, ada langkah-langkah yang mesti diperhatikan untuk menjadi haji mabrur, salah satunya dengan rutin mengamalkan doa haji mabrur. Seperti apa bacaannya? Yuk, simak selengkapnya dalam artikel berikut.
Doa Haji Mabrur
Haji merupakan rukun Islam kelima yang wajib dijalankan umat Islam yang mampu secara fisik dan finansial. Hal ini ditegaskan dalam Al-Qur’an surah Ali ‘Imran ayat 97:
فِيهِ ءَايَٰتٌۢ بَيِّنَٰتٌ مَّقَامُ إِبْرَٰهِيمَ ۖ وَمَن دَخَلَهُۥ كَانَ ءَامِنًا ۗ وَلِلَّهِ عَلَى ٱلنَّاسِ حِجُّ ٱلْبَيْتِ مَنِ ٱسْتَطَاعَ إِلَيْهِ سَبِيلًا ۚ وَمَن كَفَرَ فَإِنَّ ٱللَّهَ غَنِىٌّ عَنِ ٱلْعَٰلَمِينَ
(Fîhi âyâtum bayyinâtum maqâmu ibrâhîm, wa man dakhalahû kâna âminâ, wa lillâhi ‘alan-nâsi ḫijjul-baiti manistathâ‘a ilaihi sabîlâ, wa mang kafara fa innallâha ghaniyyun ‘anil-‘âlamîn.)
Artinya: "Di dalamnya terdapat tanda-tanda yang jelas, (di antaranya) Makam Ibrahim. Siapa yang memasukinya (Baitullah), maka amanlah dia. (Di antara) kewajiban manusia terhadap Allah adalah melaksanakan ibadah haji ke Baitullah, (yaitu bagi) orang yang mampu mengadakan perjalanan ke sana. Siapa yang mengingkari (kewajiban haji), maka sesungguhnya Allah Mahakaya (tidak memerlukan sesuatu pun) dari seluruh alam." (QS. Ali ‘Imran: 97).
Di Indonesia, masyarakat biasanya menggelar acara walimatussafar jelang keberangkatan haji seorang jemaah. Umumnya, kegiatan ini diisi dengan doa bersama agar jemaah diberi keselamatan selama perjalanan dan kembali dalam keadaan sehat. Di samping itu, doa juga bisa dipanjatkan agar jemaah pulang sebagai haji yang mabrur.
Menurut ulama Syaiful Alim (2019) dalam buku Menuju Umrah dan Haji Mabrur, haji mabrur adalah ibadah haji yang tidak tercampur oleh dosa atau kemaksiatan selama pelaksanaannya. Haji mabrur juga kerap didefinisikan sebagai haji yang maqbul, yaitu haji yang diterima oleh Allah SWT.
Baca juga: Pengertian Haji Tamattu: Kelebihan dan Tata Caranya dalam Agama Islam
Agar mendapatkan keberkahan dan diterima sebagai haji mabrur, umat Islam dianjurkan untuk mengamalkan doa khusus. Berikut doa yang dilafalkan Nabi Muhammad SAW untuk orang yang akan berangkat haji, dikutip dari buku Fiqih Sunnah Jilid 2, Sayyid Sabiq (2016):
1. Doa Haji Mabrur 1
زَوَّدَكَ اللَّهُ التَّقْوَى وَغَفَرَ ذَنْبَكَ وَيَسَّرَ لَكَ الْخَيْرَ حَيْثُمَا كُنْتَ
(Zawwadakallaahut-taqwaa, wa ghafara dzan-baka, wa yassara lakal-khaira haitsu maa kunta.)
Artinya: "Semoga Allah membekalimu dengan takwa, mengampuni dosamu, dan memudahkanmu dalam jalan kebaikan di mana pun kau berada."
2. Doa Haji Mabrur 2
أَسْتَوْدِعُ اللَّهَ دِينَكَ وَأَمَانَتَكَ وَخَوَاتِيمَ عَمَلِكَ
(Astaudi'ullaha diinaka wa amaanataka wa khawaatima 'amalik.)
Artinya: "Aku menitipkan agamamu, amalanmu dan akhir amal perbuatanmu kepada Allah."
(SLT)
