Konten dari Pengguna

2 Doa Hari Santri Nasional 2025 untuk Dibacakan saat Momen Peringatan

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 4 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi doa Hari Santri Nasional 2025. Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi doa Hari Santri Nasional 2025. Foto: Shutterstock

Setiap tanggal 22 Oktober, Indonesia memperingati Hari Santri Nasional. Perayaan ini biasanya diisi dengan beragam kegiatan keagamaan dan pendidikan untuk meneguhkan peran santri dalam membangun bangsa.

Sebelum kegiatan dimulai, biasanya diselenggarakan sesi pembacaan doa sebagai wujud harapan agar acara berjalan lancar. Doa ini juga dimaksudkan untuk memohon perlindungan dan keberkahan bagi para santri dari Allah SWT.

Bagi yang ingin mengetahui contoh doa Hari Santri Nasional 2025, simak artikel berikut!

Contoh Doa Hari Santri Nasional 2025

Ilustrasi doa Hari Santri Nasional 2025. Foto: Shutterstock

Doa Hari Santri Nasional 2025 dapat dibacakan oleh perwakilan panitia atau pemuka agama yang hadir dalam perayaan. Berikut adalah contoh doa Hari Santri Nasional 2025 yang dapat dibacakan saat perayaan berlangsung:

Doa 1

Bismillahirrahmanirrahim

Alhamdulillah hamdas syaakirin, hamdan naa'imin hamdan yuwaafii niamahu wa yukaafiu maziidah.

Yaa rabbanaa lakal hamdu kamaa yanbaghii lijalaali wajhikal kariimi wa 'adhiimi sulthaanik Allahumma shalli 'ala muhammad wa 'ala ali muhammad.

Wahai Tuhan yang melapangkan jalan ke surga bagi para penuntut ilmu.

Wahai Tuhan yang mengajarkan nama-nama segala sesuatu.

Wahai Tuhan yang memukadimahkan Iqra sebagai pembuka wahyu.

Wahai Tuhan yang memuliakan Adam melebihi malaikat yang diciptakan lebih dahulu.

Wahai Tuhan yang meninggikan derajat kaum beriman pewaris ilmu.

Anugerahi kami sedikit pengetahuan-Mu.

Agar tak sesat langkah kami menuju ridlo-Mu.

Wahai Tuhan yang memerintahkan para malaikat untuk bersujud kepada Adam.

Himpunlah kami bersama mereka yang mencintai indahnya kalam.

Wahai Tuhan yang mengutus para Rasul dan para Nabi.

Teguhkan hati anak-anak kami para santri.

Wahai Tuhan yang memerintahkan kami menuntut ilmu dari buaian hingga usainya nadi.

Izinkan kami menitipkan negeri ini kepada para santri.

Karena mereka lah pengemban misi para nabi.

Memakmurkan bumi, mengabarkan cinta Ilahi.

Wahai Tuhan Sang pemberi rezeki.

Mudahkan urusan para pencari tuntunan Ilahi.

engan izin dan kehendak-Mu Ya Rabbi.

Percayakanlah di tangan mereka masa depan negeri ini.

Wahai Tuhan yang Maha Mewujudkan Mimpi.

Izinkan kami terus berjuang menyejahterakan negeri.

Membangun negeri yang berdikari.

Mengharumkan nama bangsa dan ibu pertiwi.

Rabbana atina fiddunya hasanah

Wa fil akhirati hasanah

Waqina 'adzabannar

Subhanaka rabbil izzati 'amma yasifuna

Wa salamun 'alal mursalina

Walhamdulillahi Rabbill 'alamina.

Sumber: Situs Kemenag, Doa Hari Santri Nasional 2021 yang Dibacakan oleh Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas

Doa 2

Ya Allah bangunkanlah hati para ulama dan umat Islam dari tidurnya, dari kelalaiannya yang dalam dan berkepanjangan. Dan tunjukilah mereka ke jalan petunjuk-Mu.

Ya Allah. Ya Allah. Ya Allah yang maha Hidup lagi Maha Berdiri Sendiri. Hidupkanlah jam'iyah kami, jam'iyah Nahdlatul Ulama, dengan kehidupan thayyibah, kehidupan yang baik dan ideal sesuai kehendak-Mu.

Maka jadikanlah hati sebagian manusia cenderung senang kepada mereka, dan berikanlah rezeki dari macam-macam kebutuhan-kebutuhan yang mereka butuhkan. Mudah-mudahan mereka bersyukur.

Dan karuniakanlah mereka rizki kekuatan yang mengalahkan kebatilan kezaliman, ketidaksenonoan, dan keburukan agar mereka bertakwa. Dan anugerahilah para pemimpin kami negara kami kemakmuran dan kesejahteraan penuh dengan kemakmuran yang makmur dengan kesejahteraan.

Ya Allah aku bermohon kepadamu, dengan rahmat-Mu yang memenuhi segala sesuatu. Dengan kekuasan-Mu yang taklukkan segala sesuatu. Dan karenanya menunduk segala sesuatu. Dengan kemuliaan-Mu yang mengalahkan segala sesuatu. Dengan kekuatan-Mu yang tak tertahankan oleh segala sesuatu.

Dengan kebesaran-Mu yang memenuhi segala sesuatu. Dengan kekuasan-Mu yang mengatasi segala sesuatu. Dengan dzat-Mu yang kekal setelah punahnya segala sesuatu.

Dengan asma-Mu yang memenuhi tonggak segala sesuatu. Dengan ilmu-Mu yang mencakup segala sesuatu. Dengan cahaya dzat-Mu yang menyinari segala sesuatu.

Ya Allah ya Tuhan kami, kami mengadu kepada-Mu betapa lemahnya kekuatan kami. Betapa sedikitnya hailah kami dan betapa hinanya kami pada pandangan manusia.

Ya Tuhan yang Maha Penyayang, yang mengatasi segala yang menyayangi Engkau adalah Tuhan orang-orang yang lemah dan Engkau ada Tuhan kami kepada siapa engkau serahkan diri kami ini, kepada orang yang jauh yang memandangku dengan muka masam atau kepada musuh yang ingin menguasai diri kami.

Jika tiada murka-Mu terhadap diri kami, kami tidak peduli tapi kemaafanmu lebih luas kepada kami.

Kami berlindung dengan cahaya Dzat-Mu yang telah engkau pancarkan ke arah segala kegelapan menjadi baiklah di atasnya segala urusan dunia dan akhirat.

Kami berlindung daripada turunnya kepada kami murka-Mu atau berlakunya kepada atas kami murka-Mu Tiada daya dan upaya melainkan dengan pertolongan-Mu.

Ya Allah ilahana kami adalah fakir di saat orang lain menganggap kami kaya. Kami tidak bisa membayangkan betapa makin fakirnya kami manakala orang lain yakin kami ini betul-betul fakir.

Ya Rabb Ilahana (Tuhan kami). Kamilah orang yang jahil (bodoh) di saat kami menyandang gelar ilmuwan betapa hal ini tiada lebih jahil manakala nyata-nyata kami jahil.

Ya Rabbana Ilahana. Silih bergantinya ketetapan-mu dan cepat sampainya takdir-Mu itu semua telah membuat orang-orang arif menahan diri dari rasa puas atas sebuah pemberian dan menahan jauh rasa putus asa dalam bingkai cobaan-Mu.

Sumber: YouTube NU Online, Doa Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar di Apel Hari Santri 2024

Baca Juga: 3 Contoh Teks Pidato tentang Hari Santri yang Penuh Makna

(NSF)