Konten dari Pengguna

2 Materi Idul Fitri untuk Anak SD yang Bisa Jadi Referensi

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 4 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi materi Idul Fitri untuk anak SD. Foto: Unsplash.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi materi Idul Fitri untuk anak SD. Foto: Unsplash.

Idul Fitri adalah momen kemenangan yang penuh suka cita bagi umat Islam setelah sebulan penuh berpuasa di bulan Ramadan. Perayaan ini juga waktu yang istimewa untuk saling memaafkan dan mempererat tali silaturahmi.

Mengajarkan tentang Hari Raya Idul Fitri bisa dimulai sejak usia SD demi menumbuhkan rasa cinta terhadap nilai-nilai agama Islam. Jika butuh referensi, simak contoh materi Idul Fitri untuk anak SD selengkapnya berikut ini!

Materi Idul Fitri untuk Anak SD

Ilustrasi materi Idul Fitri untuk anak SD. Foto: Unsplash.

Dikutip dari buku RINGKUS PAI (Ringkasan Khusus Pendidikan Agama Islam) oleh A. Miftahul Basar dan kanal Youtube Twinkl Educational Publishing, berikut adalah materi Idul Fitri untuk anak SD yang dapat disampaikan.

Materi 1

Salat Idul Fitri

Salat Idul Fitri adalah salat sunnah dua rakaat yang dilaksanakan pada hari raya Idul Fitri pada setiap tanggal 1 Syawal setelah melaksanakan puasa Ramadan satu bulan lamanya.

Id artinya kembali, maksudnya dengan hari raya Idul Fitri ini kembali dihalalkan berbuka seperti makan dan minum di siang hari. Adapun waktu melaksanakan salat Idul fitri adalah sesudah terbit matahari sampai tergelincirnya matahari pada tanggal 1 Syawal.

Tata cara melaksanakan salat Idul Fitri adalah sebagai berikut.

a) Imam memimpin salat Idul Fitri dengan niat yang ikhlas di dalam hati. Jika diucapkan maka bunyi niatnya adalah:

أُصَلِّي سُنَّةً عِيْدِ الْفِطْرِ رَكْعَتَيْنِ مَأْمُوْمًا للهِ تَعَالَى

Artinya: “Saya niat salat sunnah Idul Fitri dua rakaat sebagai ma’mum karena Allah ta’ala”.

b) Pada rakaat pertama sesudah membaca doa iftitah, bertakbir sambil mengangkat tangan sebanyak tujuh kali. Di sela-sela takbir satu dan lainnya disunnahkan membaca

سُبْحَانَ اللهِ وَالْحَمْدُ للهِ وَلَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَاللهُ أَكْبَرُ

Artinya : “Maha Suci Allah, dan segala puji bagi Allah, tiada Tuhan melainkan Allah, Allah Maha Besar.

c) Setelah takbir tujuh kali dan membaca tasbih tersebut, dilanjutkan membaca surat Al-Fatihah dan membaca salah satu surat dalam Al-Quran. Namun, diutamakan membaca surat Qaf atau surat Al-A’la.

d) Pada rakaat kedua, setelah takbir berdiri kemudian membaca takbir lima kali sambil mengangkat tangan dan di antara setiap takbir di sunnahkan membaca tasbih. Setelah itu membaca surat al-Fatihah dan surat-surat pilihan, di antaranya surat al-Qomar dan surat al-Gasyiyah.

e) Salat Idul Fitri ditutup dengan salam. Setelah itu khatib mengumandangkan khutbah dua kali. Khutbah yang pertama dibuka dengan takbir sebanyak sembilan kali, dan khutbah kedua dibuka dengan takbir tujuh kali. Namun ada pula yang melaksanakan khutbah hanya satu kali.

Materi 2

Apa itu Idul Fitri?

Idul Fitri, yang berarti Hari Raya Berbuka Puasa, menandai berakhirnya bulan Ramadan, waktu yang istimewa di mana umat Islam berpuasa mulai dari matahari terbit hingga terbenam. Ketika bulan baru (hilal) terlihat setelah bulan Ramadan, Idul Fitri dimulai keesokan harinya. Namun, jika bulan tidak terlihat, Idul Fitri dirayakan pada hari berikutnya.

Idul Fitri biasanya dirayakan selama 3 hari. Keluarga dan teman-teman saling berbagi makanan bersama. Kurma biasanya menjadi salah satu buah atau makanan pertama yang disantap setelah masa puasa Ramadan usai.

Idul Fitri biasanya dimulai dengan sarapan ringan bersama keluarga. Ini adalah momen makan di siang hari pertama setelah sebulan penuh berpuasa. Setelah itu, umat Islam akan pergi ke masjid atau berkumpul di lapangan untuk melaksanakan salat berjamaah.

Mereka akan saling mengunjungi keluarga dan teman untuk menikmati jamuan makan besar. Anak-anak biasanya akan mendapatkan hadiah berupa uang (THR), pakaian, atau mainan. Terkadang, ada juga pawai atau perayaan luar ruangan lainnya.

Beberapa keluarga muslim juga merayakan Idul Fitri dengan tradisi mengenakan pakaian baru. Rumah-rumah biasanya dihiasi dengan pernak-pernik berwarna-warni dan lentera.

Idul Fitri adalah waktu bagi umat Islam untuk bersyukur kepada Allah atas kekuatan yang telah diberikan-Nya untuk menahan diri (mengendalikan hawa nafsu) selama bulan Ramadan. Ini adalah waktu yang penuh suka cita untuk dirayakan bersama keluarga dan teman-teman.

(FHK)

Baca juga: Lebaran Tahun 2026 Berapa Hijriah? Ini Penjelasan dalam Kalender Islam