2 Sambutan Walimatussafar Haji sebelum Berangkat ke Tanah Suci

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 5 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Bagi umat Islam, pergi haji adalah ibadah yang istimewa, sebab tak bisa dilakukan kapan saja dan tidak semua orang bisa langsung menunaikannya. Selain membutuhkan biaya yang tidak sedikit, calon jemaah juga perlu mempersiapkan waktu, fisik, dan mental secara matang.
Itu mengapa, tradisi walimatussafar menjelang keberangkatan haji kerap dilakukan oleh umat Islam di Indonesia. Dalam momen sakral ini, biasanya salah satu perwakilan calon jemaah menyampaikan sambutan walimatussafar haji.
Sambutan tersebut berisi ungkapan syukur, permohonan doa, serta harapan agar perjalanan dan ibadah haji berjalan lancar. Simak artikel ini untuk mengetahui contoh sambutan walimatussafar haji.
Contoh Sambutan Walimatussafar Haji
Berdasarkan buku Ensiklopedia Fikih Haji dan Umrah oleh Agus Arifin, kata walimatussafar berasal dari gabungan walimah dan safar. Walimah berarti berpesta, mengadakan kenduri, atau jamuan. Sementara, safar artinya berpergian atau perjalanan.
Jadi, walimatussafar haji adalah acara yang diadakan oleh seseorang sebelum menjalankan perjalanan ibadah haji. Acara ini diselenggarakan dengan tujuan memohon doa dari keluarga, kerabat, dan tetangga agar perjalanan ibadah tersebut diberi keselamatan, kelancaran, serta diterima oleh Allah SWT.
Sebelum acara dimulai, terdapat sambutan walimatussafar haji oleh perwakilan dari calon jemaah. Berikut contoh teks sambutannya:
Contoh 1
Bismillahirrahmanirrahiim. Assalamu'alaikum wr. wb,
Rabbi sahli sodri waya sirli amri wahlul ukhdatan militsani yafqahu kauli ama ba'du.
Sudah sepantasnyalah kita panjatkan puji dan syukur ke hadirat Allah SWT atas segala rahmat dan nikmatnya yang tak pernah putus pada kita.
Selawat serta salam semoga selalu tercurah pada Nabi Muhammad SAW yang telah membawa kita dari dunia yang gelap ke dunia yang terang benderang seperti sekarang ini.
Dihari yang cerah ini, kami turut merasa bahagia. Karena pada tahun ini, di antara milyaran umat muslim di dunia, Allah SWT mengundang orang warga kampung XYZ untuk menunaikan ibadah umrah ke tanah suci Makkah.
Hadirin yang berbahagia, umat muslim di seluruh dunia dari segala bangsa yang jauh, bisa berkumpul untuk beribadah umrah, tiada perbedaan kaya dan miskin, semua menjadi sama di hadapan Allah SWT semua beribadah dengan memakai pakaian Ihram berwarna putih. Putih, yang melambangkan kebersihan dan kesucian, tanpa noda dan dosa.
Berilah nikmat iman dan kesehatan kepada bapak dan Ibu para jemaah umrah lainnya agar dapat melaksanakan ibadah dengan lancar, dan kembali ke tanah air dengan selamat, sehat dan ibadahnya diterima Allah SWT.
Dan juga, semoga Allah memampukan seluruh masyarakat kampung XYZ. yang hadir di dini, agar bisa pergi menunaikan ibadah umrah pada kesempatan selanjutnya.
Demikianlah yang dapat kami sampaikan. Kurang lebihnya kami mohon maaf sebesar-besarnya.
Wasalamuallaikum, wr. wb.
Baca Juga: Asal Usul Istilah Lebaran Haji beserta Sejarahnya
Contoh 2
Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh
Alhamdulillah hirobil 'alamin wassholatussalamu 'alassayyidina muhammadin wa'ala washohbihi ajma'in amma bakdu
Yth. Bpk/Ibu ketua RW 04
Yth. Bpk/Ibu Ketua RT 04/04 Kranji
Yth. Bapak/Ibu para tokoh masyarakat wabil khusus para ustaz dan ustazah, alim ulama, serta para sesepuh masyarakat yang insha Allah dimuliakan Allah SWT.
Hadirin walhadirat yang berbahagia.
Alhamdulillah kita panjatkan puji dan syukur kehadirat Allah, berkat rahmat dan karunia-Nya, serta hidayah-Nya kita sneantiasa masih diberikan banyak sekali nikmat-nikmat-Nya, baik nikmat iman, Islam, sehat, dan panjang umur. Sehingga, dengan nikmat-nikamt inilah kita senantiasa dapat melaksanakan perintah-perintah Allah dan meninggalkan segala larangannya, amin ya robbal alamin.
Bapak/Ibu hadirin yang berbahagia.
Pertama-tama kami ucapkan terima kasih atas keikhlasan dan keringan langkah kaki para hadirin untuk memenuhi undangan kami sekeluarga dalam rangka walimah keberangkatan kami menuju tanah suci Mekkah Almukarromah dan juga alhamudulillah sudah hadir juga penceramah kita ustaz Drs. H. Abdul Wahab, MS. Terima kasih pak ustaz.
Bapak/Ibu hadirin yang berbahagia.
Alhamdulillah tahun ini adlaah tahun yang sangat membahagiakan bagi kami sekeluarga karena insaAllah tahun ini kami mendapatkan giliran untuk menjadi duyufurrohman tamu Allah yang mulia.
Kami meyadari bahwa tidak semua orang yang mendapatkan kesemaptan untuk mendapatkan undangan sebagai tamu Allah walau mereka mempunyai harta dan aung yang banyak tetapi tidak ada jaminan-Nya mereka bisa berangkat.
Bapak/Ibu hadirin yang berbahagia.
Sehubungan hal tersebut di atas, selaku manusia biasa tentunya selam kita bergaul barangkali banyak sekali kesalahan-kesalahan, baik yang disengaja maupun tidak disengaja, yang kami sekeluarga pernah lakukan. Untuk itu kami memohon maaf dengan seikhlas-ikhlasnya karena kami menyadari menjadi tamu Allah yang mulia haruslah dengan hati jiwa dan qolbu yang bersih.
Sehingga dalam pelaksanaan rukun maupun wajib haji yang kamu lakukan dapat diberikan kemudahan, sehat walafiat, dan dapat kembali ke tanah air dalam keadaan selamat. InsyaAllah mudah-mudahan seluruh amal ibadah yang kami lakukan senantiasa di dalam ridha Allah SWT serta mendapatkan predikat haji yang mabrur. Amin ya robbal alamin.
Selain itu kami mohon keikhlasan para keluarga para tetangga di lingkungan kami berada, berkenaan dengan keberangkatan kami nanti mohon pula kami titipkan rumah serta anak-anak yang kami tinggalkan, tolong bimbinganya apabila anak-anak dan keluarga kami ada kealfaan, kekhilafan, dan kesalahan selama pengiriman kami nanti, untuk itu tak lupa kami mengucapkan terima kasih.
Dan terahir kepada seluruh tamu undangan yang hadir, sekali lagi saya mohon tolong sampaikan maaf kami sekeluarga, kepada teman-teman dan tetangga yang tidak dapat hadir dalam undangan kami ini. Semoga seluruh amal ibadah kita semua selalu di dalam ridho Allah. Dan kami akan mendoakan seluruh hadirin yang hadir agar kelak dapat menjadi tamu Allah berikutnya bersama keluarga. Amin ya robbal alamin.
Wabillahhi taufik walhidayah wassalamualaikum warohmatullohhi wabarokatuh.
(NSF)
