20 Negara dengan Polisi Terbaik di Dunia

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 7 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Setiap negara memiliki institusi kepolisian yang bertugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Kualitas pelayanan polisi menjadi salah satu cerminan keberhasilan penegakan hukum dan tingkat kepercayaan publik terhadap pemerintah.
Dikutip dari buku Menimbang Demokrasi Dua Dekade Reformasi (2019) oleh Syamsuddin Haris dkk, polisi adalah pasukan berseragam tetapi berjiwa sipil yang bertugas melindungi rakyat. Keberadaan polisi menjadi jaminan keamanan dan pelayanan bagi masyarakat, baik yang bersifat lokal maupun nasional.
Dengan adanya perbedaan sistem, pelatihan, dan budaya hukum, kinerja kepolisian di beberapa negara dinilai lebih unggul dibandingkan negara lainnya. Jika ingin mengetahui daftarnya, simak negara dengan polisi terbaik di dunia selengkapnya berikut ini!
Negara dengan Polisi Terbaik di Dunia
World Internal Security and Police Index (WISPI) adalah indeks yang menilai seberapa efektif kepolisian dan penyedia layanan keamanan dalam menangani masalah keamanan di dalam negeri. Berdasarkan laporan WISPI 2023, berikut negara dengan polisi terbaik di dunia.
1. Denmark
Denmark menjadi negara dengan polisi terbaik di dunia karena sistemnya bebas dari korupsi, hampir tidak ada suap-menyuap. Warga Denmark juga memiliki tingkat kepercayaan yang tinggi terhadap kinerja polisi. Karena itu, mereka tidak ragu melaporkan segala tindak kejahatan.
Menurut WISPI, sebanyak 87% warga Denmark merasa aman berjalan sendirian pada malam hari. Hanya 2% responden yang melaporkan pernah diserang atau dirampok dalam setahun terakhir. Padahal, jumlah polisi di Denmark tergolong sedikit, hanya ada 194 polisi per 100.000 penduduk.
2. Finlandia
Posisi kedua diduduki oleh Finlandia, salah satu negara dengan sistem hukum paling adil di dunia serta memiliki aparat yang sangat jujur dan bebas korupsi. Hal ini membuat kepercayaan rakyat sangat tinggi, terbukti dari data bahwa 90% warga percaya pada polisi lokal. Tingkat kejahatan di Finlandia juga sangat rendah, hanya 1,4% warga yang melaporkan pernah diserang atau dirampok dalam setahun terakhir.
3. Norwegia
Norwegia adalah salah satu negara teraman di dunia karena tingkat pembunuhan di sana sangat rendah, yakni hanya 0,6 kasus per 100.000 penduduk. Rasa aman ini sangat tinggi sehingga 93% warga Norwegia merasa tenang saat berjalan sendirian pada malam hari. Kinerja polisi di sana terbukti sangat baik karena hanya 1% warga yang melaporkan pernah menjadi korban kekerasan dalam setahun terakhir.
4. Singapura
Singapura memiliki sistem kepolisian yang hampir bebas dari korupsi dan sistem peradilan pidana mereka dinilai terbaik di dunia. Sebanyak 93% masyarakat sangat percaya penuh kepada kepolisian lokal mereka. Kejujuran aparat di Singapura pun terbukti kuat karena hanya 1% warga yang mengaku pernah membayar suap kepada polisi dalam setahun terakhir.
5. Belanda
Belanda memiliki aparat kepolisian yang sangat berintegritas dan dipercaya oleh masyarakatnya, terbukti dari tingginya angka keyakinan publik sebesar 81% terhadap polisi lokal. Keamanan negara ini sangat terkendali dengan tingkat kasus pembunuhan yang rendah, yaitu hanya 0,6 per 100.000 penduduk. Demi menjaga ketertiban tersebut, Belanda didukung oleh jumlah personel yang cukup kuat dibandingkan negara papan atas lainnya dengan rasio 295 polisi per 100.000 orang.
6. Swedia
Polisi Swedia wajib menempuh pelatihan 2,5 tahun agar mereka memiliki kemampuan komunikasi untuk menyelesaikan masalah tanpa perlu menggunakan kekerasan. Mereka bekerja dengan cara mendekati masyarakat untuk mencegah kejahatan terjadi. Kepercayaan rakyat kepada aparat juga sangat tinggi karena polisi di sana dikenal jujur, tidak korupsi, dan selalu mengutamakan keadilan bagi semua warga.
7. Spanyol
Spanyol menerapkan sistem kepolisian ganda yang unik, yaitu PolicĂa Nacional untuk wilayah perkotaan besar dan Guardia Civil untuk daerah pedesaan serta perbatasan. Kedua lembaga ini didukung unit elit anti-teror terbaik dunia bernama Grupo Especial de Operaciones (GEO).
Mereka rajin berpatroli di tempat-tempat ramai dan lokasi wisata untuk memastikan semua orang merasa terlindungi. Kehadiran polisi yang aktif di lapangan ini berhasil menurunkan angka kejahatan kekerasan di sana.
8. Portugal
Kepolisian Portugal dipuji dunia karena mendukung kebijakan dekriminalisasi narkoba sejak tahun 2001 di mana pengguna dianggap sebagai pasien kesehatan dan bukan penjahat yang harus ditangkap. Strategi ini terbukti sukses menurunkan angka kejahatan jalanan terkait narkoba dan polisi bisa mengalihkan sumber daya mereka untuk menangani kejahatan berat lainnya.
9. Estonia
Estonia memiliki sistem kepolisian paling modern di dunia berkat penerapan E-Police, yakni petugas bisa mengakses data kriminal lengkap hanya dalam waktu 2 detik melalui tablet di mobil patroli. Efisiensi teknologi ini memangkas birokrasi kertas sehingga polisi bisa menghabiskan lebih banyak waktu untuk berpatroli menjaga keamanan warga daripada mengurus administrasi di kantor.
10. Australia
Salah satu prestasi terbesar kepolisian Australia adalah menerapkan aturan ketat terhadap senjata api yang terbukti menurunkan angka pembunuhan hingga lebih dari 50%. Ketegasan ini berjalan seiring dengan pendekatan community policing, yakni polisi berupaya menjadi mitra dan sahabat masyarakat. Kombinasi keduanya menciptakan lingkungan yang sangat aman dan membuat polisi dipandang sebagai pelindung yang dapat dipercaya.
11. Jerman
Syarat untuk menjadi polisi di Jerman adalah menjalani pelatihan intensif selama 3 tahun dan mendapat gelar setara sarjana. Pelatihan ini sangat mendalami hukum, etika, dan psikologi kriminal.
Dalam pelatihan tersebut, polisi Jerman juga diajarkan untuk hanya menggunakan senjata api sebagai pilihan terakhir sehingga tercatat rata-rata kematian akibat tembakan polisi kurang dari 15 kasus per tahun. Kebijakan dan pelatihan ketat ini membuat masyarakat Jerman sangat percaya pada polisi untuk menjamin keselamatan warga.
12. Jepang
Jepang menerapkan sistem keamanan berbasis komunitas melalui Koban (pos polisi kecil) dengan lebih dari 6.000 pos yang tersebar di setiap sudut lingkungan perumahan dan kota. Keberadaan fisik yang sangat dekat ini membuat polisi aktif membantu warga bahkan untuk hal-hal kecil, seperti memberikan petunjuk arah atau mengembalikan barang hilang.
13. Austria
Polisi Austria menjalani masa pelatihan ketat selama 2 tahun agar mereka memiliki keterampilan tinggi dalam melindungi warga secara profesional. Mereka diajarkan untuk bersikap sopan, tetapi tegas supaya masyarakat merasa aman di sekitar aparat.
14. Ceko
Polisi Ceko sangat rajin berpatroli di jalanan dan kawasan wisata agar warga serta turis selalu merasa terlindungi selama 24 jam. Kehadiran fisik mereka yang mudah ditemukan di mana-mana membuat pelaku kejahatan takut untuk mencopet atau berbuat onar. Ceko juga konsisten menempati peringkat 10 besar negara teraman di dunia menurut Global Peace Index.
15. Slovenia
Polisi Slovenia dikenal sangat ramah dan bekerja dekat dengan warga lokal untuk menjaga lingkungan tetap aman. Berkat pengawasan yang efektif, tingkat kejahatan berat di sana sangat minim dengan angka kasus kurang dari 1 kejadian per 100.000 penduduk setiap tahunnya. Rendahnya angka kriminalitas ini membuat warga dan turis merasa sangat aman berjalan sendirian bahkan saat malam hari.
16. Selandia Baru
Polisi Selandia Baru dikenal unik karena sebagian besar petugas patrolinya tidak membawa senjata api agar terlihat lebih bersahabat dan tidak menakutkan. Pendekatan yang humanis ini membuat hubungan antara polisi dan masyarakat sangat erat sehingga masalah sering diselesaikan lewat komunikasi tanpa kekerasan.
17. Irlandia
Polisi Irlandia, yang dikenal dengan sebutan Garda, sebagian besar petugasnya tidak membawa senjata api saat berpatroli agar terlihat bersahabat. Pendekatan ini dilakukan untuk membangun hubungan yang bersahabat dan menanamkan rasa percaya bahwa keamanan di lingkungan sekitar dijaga lewat kerja sama dengan warga.
18. Kanada
Pasukan RCMP (Royal Canadian Mounted Police) berperan sebagai kepolisian nasional yang menangani kejahatan tingkat tinggi, sekaligus bertugas sebagai polisi lokal di banyak kota kecil dan provinsi di Kanada.
Mereka sangat dihormati karena dikenal ramah dan mengutamakan komunikasi yang sopan. Para anggotanya menjalani pelatihan intensif untuk menangani situasi tanpa kekerasan sehingga warga merasa dekat dan memiliki tingkat kepercayaan tinggi terhadap mereka.
19. Italia
Italia termasuk salah satu negara dengan polisi terbaik di dunia karena memiliki dua pasukan kepolisian utama, yaitu Polizia di Stato (polisi sipil) dan Carabinieri (militer). Gabungan kedua kekuatan besar ini membuat pengawasan di kota wisata maupun daerah terpencil sangat rapat dan sulit ditembus penjahat.
20. Prancis
Prancis memiliki pasukan elit khusus bernama GIGN (Groupe d'Intervention de la Gendarmerie Nationale) yang diakui dunia sebagai salah satu unit anti teror terbaik dan paling terlatih dalam sejarah.
Unit ini telah berhasil menyelesaikan lebih dari 1.000 operasi berbahaya dengan tingkat keberhasilan yang nyaris sempurna. Pemerintah Prancis juga menempatkan jumlah petugas yang sangat masif di lapangan untuk memastikan respon cepat jika terjadi keadaan darurat.
(FHK)
Baca juga: Indikator Negara Bisa Dikatakan Demokratis yang Perlu Diketahui
