Konten dari Pengguna

25 Keterampilan Kader Posyandu yang Wajib Dimiliki

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 4 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kader Posyandu adalah anggota masyarakat yang bersedia, mampu, dan memiliki waktu untuk menyelenggarakan kegiatan Posyandu secara sukarela. Foto: Pexels.com
zoom-in-whitePerbesar
Kader Posyandu adalah anggota masyarakat yang bersedia, mampu, dan memiliki waktu untuk menyelenggarakan kegiatan Posyandu secara sukarela. Foto: Pexels.com

Kader posyandu memiliki peran penting dalam meningkatkan kesehatan masyarakat. Dalam melaksanakan perannya, seorang kader perlu memiliki berbagai keterampilan dasar.

Keterampilan dasar tersebut dibagi ke dalam beberapa kategori yang mencakup pengelolaan posyandu, layanan untuk bayi, balita, ibu hamil, remaja, hingga lansia.

Keterampilan ini dirancang untuk memastikan kader posyandu dapat memberikan layanan kesehatan yang berkualitas dan relevan untuk setiap kelompok usia dalam masyarakat, serta mendukung program kesehatan nasional. Lantas, apa saja 25 keterampilan dasar kader posyandu tersebut? Berikut informasinya.

Peran Penting Kader Posyandu

Kader posyandu berperan dalam memberikan layanan kesehatan pada masyarakat. Foto: Pexels.com

Mengutip buku Keaktifan Kader dalam Pencegahan Stunting pada Anak Balita karya Femyta Eko Widiansar, dkk., kader posyandu merupakan anggota masyarakat di suatu daerah yang bersedia, mampu, dan memiliki waktu untuk menyelenggarakan kegiatan Posyandu. Peran Kader Posyandu antara lain:

1. Penggerak dan Penyuluh Kesehatan

Kader Posyandu bertugas mengedukasi masyarakat tentang pentingnya perilaku hidup bersih dan sehat. Mereka memberikan informasi kesehatan yang sesuai dengan konteks sosial budaya setempat, dengan tujuan meningkatkan kesadaran dan pengetahuan masyarakat mengenai kesehatan.

2. Pelayanan Kesehatan

Setiap bulan, kader melakukan kegiatan rutin yang meliputi pengukuran berat badan, penyuluhan, dan pencatatan data kesehatan masyarakat. Selain itu, mereka juga memberikan layanan konsultasi dan konseling kepada orang tua dan keluarga balita, membantu mereka memahami dan menerapkan praktik kesehatan yang baik.

3. Pencatatan dan Pelaporan

Kader Posyandu bertanggung jawab untuk mencatat kegiatan yang dilakukan di Posyandu dan melaporkan hasilnya kepada ketua serta pembina kader. Mereka juga bertugas dalam mengelola Sistem Informasi Posyandu (SIP) untuk membantu memahami permasalahan kesehatan di masyarakat, sehingga dapat mengambil langkah-langkah yang tepat dalam penanganannya.

Baca Juga: Cara Mendaftar ASIK Mobile dan Mengenali Ragam Fiturnya

25 Keterampilan Kader Posyandu

Terdapat 25 keterampilan kader posyandu yang wajib dimiliki agar dapat menjalankan peran dan tugas dengan baik. Foto: Pexels.com

Untuk mendukung perannya, seorang kader posyandu harus memiliki setidaknya sejumlah keterampilan dasar. Berdasarkan Surat Edaran Pelaksanaan Pembinaan Kader dan Posyandu Bidang Kesehatan Tahun 2023, berikut 25 keterampilan dasar yang wajib dimiliki kader posyandu:

a. Keterampilan Pengelolaan Posyandu

  1. Menjelaskan paket layanan posyandu untuk seluruh siklus hidup.

  2. Melakukan pencatatan dan pelaporan.

  3. Melakukan kunjungan rumah.

  4. Melakukan komunikasi efektif.

b. Keterampilan Bayi dan Balita

  1. Menjelaskan penggunaan Buku KIA bagian balita.

  2. Melakukan penyuluhan ASI Eksklusif dan MPASI kaya protein hewani sesuai umur.

  3. Melakukan penimbangan, pengukuran panjang/tinggi badan, lingkar kepala, serta lingkar lengan atas.

  4. Menjelaskan hasil pengukuran berat dan tinggi badan normal, kurang, dan tindak lanjutnya.

  5. Menjelaskan stimulasi perkembangan, Vitamin A, dan obat cacing sesuai umur.

  6. Menjelaskan layanan imunisasi rutin lengkap dan penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi (PD3I) seperti Hepatitis, Difteri, Campak, Rubella, dan Diare.

  7. Menjelaskan pemantauan tanda bahaya bayi dan balita.

c. Keterampilan Ibu Hamil dan Menyusui

  1. Menjelaskan penggunaan Buku KIA bagian ibu hamil dan nifas.

  2. Melakukan penyuluhan isi piringku untuk ibu hamil dan ibu menyusui.

  3. Menjelaskan pemeriksaan ibu hamil dan ibu nifas.

  4. Menjelaskan pentingnya memantau berat badan, lingkar lengan, dan tekanan darah ibu hamil menggunakan kurva Buku KIA.

  5. Menjelaskan anjuran minum tablet tambah darah (TTD) setiap hari selama hamil.

  6. Menjelaskan pemantauan tanda bahaya ibu hamil dan ibu nifas.

d. Keterampilan Usia Sekolah dan Remaja

  1. Melakukan penyuluhan isi piringku dan aktivitas fisik.

  2. Menjelaskan program pencegahan anemia, termasuk tablet tambah darah dan skrining HB pada remaja putri.

  3. Melakukan penyuluhan bahaya rokok, Napza, dan kehamilan remaja.

e. Keterampilan Usia Produktif dan Lansia

  1. Melakukan penyuluhan germas (isi piringku, aktivitas fisik, dan cek kesehatan).

  2. Menjelaskan penyakit terbanyak seperti obesitas, hipertensi, diabetes, stroke, kanker, PPOK, TBC, kesehatan jiwa, dan geriatri.

  3. Melakukan deteksi kesehatan usia produktif dan lansia menggunakan kuisioner untuk PPOK, TBC, kesehatan jiwa, geriatri, dan diabetes.

  4. Melakukan penyuluhan keluarga berencana.

f. Keterampilan Umum

  1. Mengelola administrasi dan logistik posyandu.

  2. Membuat laporan bulanan posyandu.

  3. Mengorganisir kegiatan posyandu.

  4. Melakukan evaluasi kegiatan posyandu.

  5. Menjalin kerjasama dengan pihak-pihak terkait seperti puskesmas dan dinas kesehatan.

Dengan menguasai 25 keterampilan dasar ini, kader posyandu dapat memberikan layanan yang lebih efektif dan menyeluruh kepada masyarakat, sehingga meningkatkan kualitas kesehatan di lingkungan mereka.

(SAI)