Konten dari Pengguna

28 Sekolah Kedinasan yang Tidak Menggunakan Nilai UTBK

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ada beberapa sekolah kedinasan yang tidak menggunakan nilai UTBK. Foto: Pexels.com
zoom-in-whitePerbesar
Ada beberapa sekolah kedinasan yang tidak menggunakan nilai UTBK. Foto: Pexels.com

Saat ingin mendaftar sekolah kedinasan, ada sejumlah persyaratan yang perlu dipenuhi. Persyaratan masuk sekolah kedinasan berbeda-beda, tergantung dari ketetapan masing-masing sekolah.

Ada beberapa sekolah yang mewajibkan untuk melampirkan nilai UTBK (Ujian Tulis Berbasis Komputer), tapi ada juga yang tidak mengharuskan calon mahasiswa melampirkan nilai tersebut.

Sekolah Kedinasan yang Tidak Menggunakan Nilai UTBK

Ada sekitar 30 sekolah kedinasan yang dibuka untuk memenuhi kuota ASN. Foto: Pexels.com

Berdasarkan informasi dari Instagram @bkngoidofficial, pendaftaran Sekolah Kedinasan 2024 telah dibuka sejak 15 Mei dan berlangsung hingga 13 Juni.

Dari 30 sekolah kedinasan yang membuka pendaftaran, ada 28 sekolah atau instansi yang tidak mewajibkan pelamarnya untuk menyertakan nilai UTBK, yaitu:

1. Kementerian Perhubungan (Kemenhub)

  • Politeknik Transportasi Darat Indonesia

  • Politeknik Perkeretaapian Indonesia (PPI) Madiun

  • Politeknik Keselamatan Transportasi Jalan (PKTJ) Tegal

  • Politeknik Transportasi Sungai, Danau, dan Penyeberangan Palembang (Poltektrans SDP) Palembang

  • Politeknik Transportasi Darat (Poltrada) Bali

  • Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP) Jakarta

  • Politeknik Ilmu Pelayaran (PIP) Makassar

  • Politeknik Pelayaran (Poltekpel) Surabaya

  • Politeknik Ilmu Pelayaran (PIP) Semarang

  • Politeknik Pelayaran (Poltekpel) Sumatera Barat

  • Politeknik Pelayaran (Poltekpel) Banten

  • Politeknik Pelayaran (Poltekpel) Malahayati Aceh

  • Politeknik Pelayaran (Poltekpel) Barombong

  • Politeknik Pelayaran (Poltekpel) Sorong

  • Politeknik Pelayaran (Poltekpel) Sulawesi Utara

  • Politeknik Penerbangan Indonesia (PPI) Curug

  • Politeknik Penerbangan (Poltekbang) Makassar

  • Politeknik Penerbangan (Poltekbang) Medan

  • Politeknik Penerbangan (Poltekbang) Surabaya

  • Akademi Penerbang Indonesia (API) Banyuwangi

  • Politeknik Pelayaran (Poltekpel) Jayapura

  • Politeknik Penerbangan (Poltekbang) Palembang

2. Kementerian Hukum dan HAM

  • Politeknik Ilmu Pemasyarakatan (Poltekip)

  • Politeknik Imigrasi (Poltekim)

3. Kementerian Dalam Negeri

  • Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN)

4. Badan Intelijen Negara (BIN)

  • Sekolah Tinggi Intelijen Negara (STIN)

5. Badan Pusat Statistik (BPS)

  • Politeknik Statistika STIS

6. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG)

  • Sekolah Tinggi Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (STMKG)

Di lain pihak, hanya dua sekolah kedinasan yang mewajibkan pelamarnya untuk melampirkan nilai UTBK, yakni PKN STAN dan Politeknik Siber dan Sandi Negara (Poltek SSN).

Baca Juga: 9 Sekolah Kedinasan untuk Jurusan IPS

Cara Daftar Sekolah Kedinasan 2024

Ilustrasi cara daftar sekolah kedinasan tahun 2024. Foto: Pexels.com

Mendaftar Sekolah Kedinasan 2024 bisa dilakukan secara online. Berikut adalah langkah-langkah yang dikutip dari Buku Petunjuk Pendaftaran Sekolah Kedinasan 2024:

1. Membuat Akun SSCASN

  • Masuk ke laman https://dikdin.bkn.go.id/

  • Klik "Buat Akun"

  • Masukkan identitas (NIK, KK, nama lengkap, tempat dan tanggal lahir), lalu masukkan kode CAPTCHA dan klik "Lanjutkan"

  • Isi data diri (alamat, tempat lahir, tanggal lahir, jenis kelamin, email, password, pertanyaan keamanan, CAPTCHA)

  • Unggah pas foto (latar belakang merah, format JPG, ukuran 120-200 KB)

  • Pastikan data lengkap dan benar, lalu klik "Lanjutkan"

  • Cetak kartu informasi akun setelah pendaftaran berhasil

2. Mendaftar Sekolah Kedinasan

  • Masuk ke laman https://daftar-dikdin.bkn.go.id/login dan login dengan NIK dan password

  • Unggah swafoto dengan memegang KTP dan Kartu Informasi Akun, klik "Lanjutkan"

  • Lengkapi semua kolom yang tertera

  • Pilih sekolah dan jenis formasi yang akan dilamar

  • Masukkan nilai rata-rata ijazah

  • Unggah dokumen sesuai persyaratan dan periksa kembali data

  • Klik "Akhiri Proses Pendaftaran" dan pilih "Iya"

  • Cetak Kartu Pendaftaran DIKDIN yang dilampirkan pada layar sebagai bukti tanda daftar

(SAI)