Konten dari Pengguna

3 Contoh Teks Pidato Berbakti kepada Orang Tua

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 6 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi pidato. Foto: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi pidato. Foto: Unsplash

Berbakti kepada orang tua adalah suatu kewajiban. Dalam artikel ini, akan dipaparkan 3 contoh teks pidato berbakti kepada orang tua. Pidato ini mengandung pesan yang bermakna bagi anak-anak.

Dikutip dari buku Bahasa Indonesia 3 terbitan Yudhistira Ghalia Indonesia, pidato adalah pembacaan suatu teks secara lisan. Pidato disampaikan oleh seseorang kepada penonton dalam rangka menyampaikan pesan, gagasan, atau pandangan tentang suatu topik tertentu.

Pidato juga bisa disebut sebagai kegiatan berbicara atau berorasi dengan menyampaikan gagasan, atau berucap di depan umum untuk tujuan tertentu. Salah satu gagasan yang dapat disampaikan adalah tentang berbakti kepada orang tua.

Contoh Teks Pidato Berbakti kepada Orang Tua

Ilustrasi pidato. Foto: Unsplash

Pidato tentang berbakti kepada orang tua di bawah ini dapat disampaikan di berbagai kesempatan, seperti hari ibu, upacara bendera, hari lebaran, dan lain-lain.

Dikutip dari buku Kumpulan Pidato Sederhana oleh Sriyatun (2020) dan Pidato Empat Bahasa oleh Tim Guru Bahasa SICC (2019), di bawah ini beberapa contoh teks pidato berbakti kepada orang tua:

1. Teks Pidato Berbakti kepada Orang Tua menurut Al-Quran

Assalamuaalaikum warahmatullah wabarakatuh.

Segala puji bagi Allah yang menguasai seluruh alam. Rahmat dan salam semoga tetap dilimpahkan kepada seorang Nabi yang tidak akan ada Nabi sesudahnya, Nabi Muhammad SAW kepada keluarga dan sahabatnya seluruhnya.

Yang terhormat bapak kepala sekolah, yang terhormat bapak dan ibu guru, yang saya banggakan rekan-rekan sekalian.

Setiap manusia sudah pasti memiliki orang tua. Tidak satu pun manusia yang lahir tanpa orang tua. Kita pun menyadari bahwa orang tua berkuah keringat, siang dan malam banting tulang, memeras pikiran, sekuat tenaga memperjuangkan agar anaknya bisa hidup seperti layaknya anak-anak yang lain.

Karena itu, saat ini izinkan saya untuk menyampaikan betapa penting berbakti kepada orang tua.

Rekan-rekan dan para hadirin yang saya banggakan.

Allah yang Maha Bijaksana telah mewajibkan setiap anak untuk berbakti kepada orang tuanya. Bahkan perintah untuk berbuat baik kepada orang tua dalam Al Qur’an digandengkan dengan perintah untuk bertauhid sebagaimana firman-Nya:

"Dan Tuhanmu telah memerintahkan supaya kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah kamu berbuat baik pada ibu bapakmu dengan sebaik-baiknya.

Jika salah seorang di antara keduanya atau kedua-duanya sampai berumur lanjut dalam pemeliharaanmu, maka sekali-kali janganlah kamu mengatakan kepada keduanya perkataan ‘ah’ dan janganlah kamu membentak mereka dan ucapkanlah kepada mereka perkataan yang mulia.

Dan rendahkanlah dirimu terhadap mereka berdua dengan penuh kesayangan dan ucapkanlah: 'Wahai Tuhanku, kasihilah mereka keduanya, sebagaimana mereka berdua telah mendidik aku waktu kecil.'" (Al Isro’: 23)

Rekan-rekan dan para hadirin yang saya muliakan.

Janganlah sekali-kali kita berbuat durhaka kepada orang tua. Ingatlah begitu dahsyatnya ancaman bagi siapa pun yang durhaka kepada orang tua.Wahai saudaraku, Rasulullah menghubungkan kedurhakaan kepada kedua orang tua dengan berbuat syirik kepada Allah.

Dalam hadits Abi Bakrah, Rasulullah bersabda: "Maukah kalian aku beritahukan dosa yang paling besar?' para sahabat menjawab, 'Tentu.' Nabi bersabda, '(Yaitu) berbuat syirik, duraka kepada kedua orang tua.'" (HR. Al Bukhari)

Membuat menangis orang tua juga terhitung sebagai perbuatan durhaka, tangisan mereka berarti terkoyaknya hati, oleh polah tingkah sang anak. Ibnu ‘Umar menegaskan: "Tangisan kedua orang tua termasuk kedurhakaan yang besar." (HR. Bukhari, Adabul Mufrod hlm 31. Lihat Silsilah Al Ahaadits Ash Shohihah karya Al Imam Al Albani, 2.898)

Demikian yang dapat saya sampaikan. Mohon maaf jika ada perkataan yang tidak berkenan.

Assalamualaikum warahmatullah wabarakatuh.

Baca juga: Contoh Persuasi, Ciri, dan Struktur Teks Persuasi

2. Teks Pidato Berbakti kepada Orang Tua terutama Ibu

Ilustrasi pidato. Foto: Unsplash

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Yang pertama dan yang paling utama marilah kita panjatkan puja dan puji syukur kita kehadirat Allah SWT. Karena sungguh tiada Tuhan selain Allah yang menguasai seluruh alam ini.

Sholawat dan serta salam semoga tetap dilimpahkan kepada Nabi Muhammad, dan semoga kita sebagai pengikutnya mendapatkan syafaat di hari kiamat kelak. Amiin yaa Rabbal Alamiin.

Teman-teman dan hadirin yang saya hormati.

Setiap manusia sudah pasti memiliki seorang ibu. Tidak satu pun manusia yang lahir tanpa ibu. Kita pun menyadari bahwa ibu sebagai orang tua berkuah keringat, siang dan malam banting tulang, memeras pikiran, sekuat tenaga memperjuangkan agar anaknya bisa hidup seperti layaknya anak-anak yang lain.

Karena itu saat ini izinkan saya untuk menyampaikan betapa penting berbakti kepada seorang ibu.

Teman-teman dan para hadirin yang saya banggakan.

Allah yang Maha Bijaksana telah mewajibkan setiap anak untuk berbakti kepada ibunya. Bahkan perintah untuk berbuat baik kepada ibu dalam Alquran disandingkan dengan perintah untuk bertauhid sebagaimana firman-Nya dalam surah Al-Isra ayat 23 yang berbunyi:

"Tuhanmu telah memerintahkan supaya kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah kamu berbuat baik pada ibu bapakmu dengan sebaik-baiknya.

Jika salah seorang di antara keduanya atau kedua-duanya sampai berumur lanjut dalam pemeliharaanmu, maka sekali-kali janganlah kamu mengatakan kepada keduanya perkataan "ah" dan janganlah kamu membentak mereka dan ucapkanlah kepada mereka Perkataan yang mulia." (QS. Al-Isra: 23)

Teman-teman dan hadirin yang saya cintai.

Janganlah sekali-kali kita berbuat durhaka kepada ibu. Ingatlah begitu dahsyatnya ancaman bagi siapa pun yang durhaka kepada ibunya. Membuat menangis ibu juga terhitung sebagai perbuatan durhaka, tangisan mereka berarti terkoyaknya hati, oleh polah tingkah sang anak.

Sekarang kita ketahui bersama apa arti penting dan keutamaan berbakti pada ibu. Kita ingat kembali, betapa sering kita membuat marah dan menangisnya orang tua? Betapa sering kita tidak melaksanakan perintahnya?

Bersegeralah kita meminta maaf pada ibu maupun ayah apabila kita berbuat salah, sungguh rida Allah tergantung pada rida kedua orang tua.

Rekan-rekan dan para hadirin yang saya cintai. Mungkin ini saja yang dapat saya sampaikan, kurang dan lebihnya saya mohon maaf.

Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.

3. Teks Pidato Berbakti dan Menghormati Orang Tua

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Yang terhormat, bapak/ibu guru yang hadir pada acara ini, rekan dan hadirat yang berbahagia, serta teman-teman seperjuangan yang saya banggakan. Pada kesempatan kali ini saya akan menyampaikan sebuah pidato pendek dengan judul "Menghormati Orang Tua".

Pertama-tama saya mau mengajak kepada semua sahabat yang ada di sini untuk bersyukur kepada Allah dan bersalawat kepada Rasulullah. Dan ayo, berbakti kepada kedua orang tua kita.

Teman-temanku, maukah kalian masuk surga? Ayo, mau tidak? Jika mau, begini caranya, peluklah kedua tangan orang tua kita, kita seraya ucapkan:

"Asalamualaikum ya abi ya umi. Salam indah kupersembahkan, dari Allah yang Maha Penyayang. Salam indah ku persembahkan, dari Allah yang Maha Penyayang."

Teman-temaanku yang tersayang, memberi salam dan doa kepada kedua orang tua itu merupakan salah satu contoh adab yang baik terhadap orang tua.

Ada contoh lagi teman-temanku, yaitu kita harus rajin mengaji supaya menjadi anak yang saleh. Ke sekolah tidak malas lagi, tentu akan membuat hati orang tua kita bahagia. Nah, membahagiakan orang tua adalah salah satu cara untuk mendapatkan ridanya.

Menghormati orang tua begitu banyak caranya. Di antaranya dengan mentaati apa yang mereka perintahkan yang sejalan dengan ajaran agama kita.

Apabila orang tua memerintahkan untuk membelikan sesuatu, maka hendaklah kita tidak menolaknya dan pergunakanlah bahasa yang baik.

Contohnya dalam Islam, mengucapkan kata "ah" kepada orang tua tidak diperbolehkan oleh agama apalagi mengucapkan kata-kata atau memperlakukan mereka dengan lebih kasar daripada itu.

Selain itu, apabila kita hendak pergi sekolah, maka kita harus ingat untuk bersalaman terlebih dahulu. Jangan hanya meminta uang jajan lantas kita pergi begitu saja. Itu contoh kecilnya. Nah, apabila kita bisa menghormati orang tua, maka niscaya sudah termasuk anak yang salah.

Kesimpulan pidato saya ialah adab menghormati orang tua adalah salah satu adab yang baik kepada orang tua.

Demikianlah, yang dapat saya sampaikan. Mudah-mudahan pidato saya bermanfaat bagi kita semua.

Wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.

(TAR)

Baca juga: 2 Contoh Teks Observasi Singkat dalam Bahasa Indonesia beserta Strukturnya