Konten dari Pengguna

3 Investasi Logam Mulia Selain Emas yang Menguntungkan, Apa Saja?

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi logam mulia emas. Foto: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi logam mulia emas. Foto: Unsplash

Emas menjadi salah satu logam mulia yang banyak diminati masyarakat sebagai instrumen investasi. Nilainya yang cenderung stabil serta mudah dicairkan membuat emas dipandang sebagai aset aman dan menguntungkan untuk jangka panjang.

Seiring dengan tingginya minat investor pada emas, pasarnya juga semakin meluas, baik dalam bentuk batangan maupun perhiasan. Sayangnya, lonjakan harga emas yang cukup signifikan membuat sebagian investor mulai mempertimbangkan logam mulia lain sebagai pilihan investasi.

Lantas, apa saja investasi logam mulia selain emas yang kerap jadi pertimbangan investor? Yuk, simak daftarnya berikut ini!

Investasi Logam Mulia Selain Emas

Ilustrasi investasi logam mulia selain emas. Foto: Unsplash

Logam mulia adalah jenis logam yang tahan karat dan tidak mudah teroksidasi. Sifatnya kuat serta awet, sehingga banyak dimanfaatkan untuk berbagai keperluan. Karena jumlahnya tergolong terbatas di alam, logam ini memiliki nilai tinggi dan sering dijadikan perhiasan.

Mengutip buku Panduan Investasi untuk Pemula: Mengenal Dasar-dasar dan Strategi Sukses dalam Berinvestasi (2024), logam mulia umumnya lebih stabil dan tidak terlalu terpengaruh oleh fluktuasi pasar yang besar, berbeda dengan saham atau obligasi.

Berikut ini contoh investasi logam mulia selain emas yang dirangkum dari laman Trustable Gold.

1. Perak (Silver)

Perak atau silver menjadi salah satu alternatif emas yang lebih terjangkau karena harganya jauh lebih murah. Karena itulah, logam ini sering dijuluki sebagai “adik emas”.

Permintaan perak terbesar berasal dari sektor industri. Sementara itu, permintaan industri untuk emas hanya sekitar 15% dari total permintaan.

Perak juga dianggap sebagai penyimpan nilai saat krisis, meski harganya bergerak berbeda dibandingkan emas. Selain itu, karena perak lebih sensitif terhadap pertumbuhan ekonomi, banyak investor memanfaatkannya untuk meraih keuntungan atau melindungi diri dari inflasi.

2. Platinum

Platinum atau platina adalah logam mulia premium yang terkenal karena kelangkaannya. Tambangnya terbatas di sejumlah negara, seperti Afrika Selatan dan Rusia, sehingga situasi politik atau ekonomi di negara-negara ini dapat berdampak signifikan pada pasokan dan harga platinum.

Permintaan utama platinum berasal dari sektor industri dan perhiasan, sementara permintaan untuk investasi hanya sekitar 5% dari total, jauh lebih rendah dibanding emas atau perak. Logam ini juga memiliki daya tahan korosi yang tinggi, menjadikannya bahan penting dalam industri otomotif, terutama untuk pembuatan catalytic converter.

3. Palladium

Sama seperti platinum, palladium juga bisa dijadikan alternatif investasi karena berbagai kegunaannya. Namun, harganya cenderung lebih fluktuatif dan rentan terhadap tekanan pasar dalam jangka pendek.

Permintaan palladium sebagian besar berasal dari industri, terutama untuk catalytic converter mobil, sementara penggunaannya untuk perhiasan kurang dari 15% dan untuk investasi hanya sekitar 2%. Struktur permintaan ini membuat alasan berinvestasi pada palladium berbeda jauh dibanding emas atau perak.

Baca juga: Apakah Harga Emas akan Turun di Tahun 2026? Cari Tahu Informasinya di Sini

(RK)