Konten dari Pengguna

3 Puisi tentang Mudik Lebaran yang Menyentuh Hati

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi contoh puisi. Foto: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi contoh puisi. Foto: Unsplash

Puisi adalah jenis karya sastra yang digunakan untuk menyampaikan gagasan dan perasaan melalui rangkaian kata yang indah dan bermakna. Dalam pembelajaran di sekolah, puisi sering dijadikan tugas untuk melatih siswa mengekspresikan pikiran dan perasaannya.

Salah satu tema yang bisa digunakan dalam penulisan puisi adalah mudik. Tema ini biasanya menggambarkan perjalanan pulang ke kampung halaman yang selalu dinantikan setiap tahunnya. Jika butuh referensi puisi tentang mudik, simak beberapa contohnya berikut.

Contoh Puisi tentang Mudik

Ilustrasi contoh puisi tentang mudik. Foto: Unsplash

Secara etimologis, kata puisi berasal dari bahasa Yunani, yaitu poites yang berarti pembangun, pembentuk, atau pembuat. Sementara itu, menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), puisi merupakan ragam sastra yang bahasanya terikat oleh irama, matra, rima, serta penyusunan larik dan bait.

Tema yang dapat diambil untuk puisi sangat luas dan beragam, termasuk tentang mudik. Berikut ini beberapa contoh puisi tentang mudik yang bisa dijadikan referensi dalam menyelesaikan tugas sekolah.

Contoh Puisi #1

Judul: Hari Ini Pulang Kampung

Sumber: Kumpulan Puisi : Sajak Rindu karya Iva Ani Wijiati dan Muhammad Ilham

Hari ini kita berkumpul

Mengulang cerita yang berbeda zaman

Mungkin esok lusa tidak lagi

Hari ini kita pulang kampung

Hari ini kita pulang kampung

Sorak-sorak suara pemecah dinding rumah

Buuuum hahaha buummm

Penyambut keramahan silaturrahmi

Tetangga depan, kanan, dan kiri

Keluar masuk rumah

Mungkin jengkel atau sedang was-was

Mendengar buummm mungkin sedang bertengkar

Haahaha...hahahah bingung

Hari ini kita pulang kampung

Tradisi hanya kita yang tahu

Sebab mereka tak tahu

Pulang kampung cukup mereka

Semua ada di sini.

Contoh Puisi #2

Judul: Memapah Rindu

Sumber: Buku Puisi Dan Intuisi karya Adytia Nugraha

Seorang pemuda

Tenggelam di dalam rimba perantauan

Jauh dari rindunya

Hatinya robek disayat ketiadaan

Ia pergi mengepal harap

Di antara pekik dan peluh

Harap itu tumbuh bersemi

Menjadi bunga mimpi

Wajah kedua orang tuanya melambai

Di benaknya yang hampa

Waktu pun tiba

Di ujung bulan suci ini

Ia memapah rindu

Pada tiap kelok jalanan

Menuju tempat sukmanya bersandar

Contoh Puisi #3

Judul: Mudik

Sumber: Buku berjudul Selamat Menunaikan Ibadah Puisi:

Sehimpun Puisi Pilihan karya Joko Pinurbo (2016)

Mei tahun ini kusempatkan singgah ke rumah.

Seperti pesan Ayah, "Nenek rindu kamu. Pulanglah!"

Waktu kadang begitu simpel dan sederhana.

Ibu sedang memasang senja di jendela.

Kakek sedang menggelar hujan di beranda.

Ayah sedang menjemputku entah di stasiun mana.

Siapa di kamar mandi?

Terdengar riuh anak-anak sedang bernyanyi.

Nenek sedang meninggal dunia.

Tubuhnya terbaring damai di ruang doa,

ditunggui boneka-boneka lucu kesayangannya.

"Hai, bajingan kita pulang!" seru boneka singa

yang tetap perkasa dan menggigil saja ia

saat kubelai-belai rambutnya.

Ayah belum juga datang, sementara taksi

yang menjemputku sudah menunggu di depan pintu.

Selamat jalan, Nek.

Selamat tinggal semuanya.

Baik-baik saja di rumah.

Salam untuk Bapak tercinta.

Baca juga: 6 Contoh Puisi Sumpah Pemuda yang Membangkitkan Semangat

(RK)