Tentang KamiPedoman Media SiberKetentuan & Kebijakan PrivasiPanduan KomunitasPeringkat PenulisCara Menulis di kumparanInformasi Kerja SamaBantuanIklanKarir
2025 © PT Dynamo Media Network
Version 1.96.1
Konten dari Pengguna
3 Warna yang Tidak Disukai Nabi Muhammad SAW
21 Februari 2024 8:52 WIB
·
waktu baca 3 menitTulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
![Warna yang Tidak Disukai Nabi Muhammad SAW. Foto: Unsplash](https://blue.kumparan.com/image/upload/fl_progressive,fl_lossy,c_fill,q_auto:best,w_640/v1634025439/01hq2z2td04rqhkqvsnkvsc6pg.jpg)
ADVERTISEMENT
Terdapat sejumlah warna yang tidak disukai Nabi Muhammad saw jika digunakan dalam bentuk pakaian. Warna-warna tersebut dijelaskan dalam sejumlah hadist shahih (benar) dan hasan (baik).
ADVERTISEMENT
Di samping warna yang tidak disukai, ada pula warna yang menjadi favorit Rasulullah. Anas bin Malik r.a mengatakan, "Warna yang paling disukai oleh Rasulullah adalah hijau." (Shahih Jami'ush-Shaghir 4623)
Dengan mengetahui warna yang disukai dan tidak disukai Rasulullah saw, umat Muslim bisa mengikuti sunnahnya untuk meraih ridha Allah Swt. Warna yang tidak disukai beliau hendaknya dihindari.
Sebaliknya, warna hijau yang menjadi favorit Rasulullah saw sepatutnya turut disukai. Hal ini sebagaimana perkataan Ibnu Baththal r.a, "Dengan Rasulullah menyukainya (warna) saja sudah cukup bagi warna ini kemuliaan dan alasan untuk disukai."
Warna yang Tidak Disukai Nabi
Merujuk pada hadist-hadist yang diriwayatkan sahabat Rasulullah, terdapat tiga warna pakaian yang tidak disukai Nabi Muhammad saw. Apa saja?
ADVERTISEMENT
1. Warna Merah
Rasulullah saw tidak menyukai warna merah murni yang tidak dipadukan dengan warna-warna lain. Hal ini dijelaskan dalam buku Syarah Syama'il Nabi Muhammad: Penjelasan Lengkap tentang Kepribadian dan Karakter Rasulullah oleh Syaikh Abdurrazaq Bin Abdul Muhsin Al-Badr
Pelarangan tentang busana merah termuat dalam hadist yang diriwayatkan Al-Bara' bin Azib berikut:
"Rasulullah saw telah melarang kami menggunakan bantalan atau sarung pelana berwarna merah." (HR. Bukhari dan Muslim)
Meski warna merah secara tegas dilarang, tapi sebagian ulama berpendapat bahwa busana berwarna merah yang dipadukan dengan warna lain hukumnya boleh dikenakan. Ini karena Rasulullah saw pun pernah mengenakan busana berwarna merah yang memiliki motif warna lain.
2. Warna Oranye
Dalam buku 146 Wasiat Nabi Untuk Wanita yang ditulis Syekh Ibrahim Muhammad, dijelaskan bahwa Rasulullah saw tidak menyukai pakaian berwarna kuning kemerah-merahan atau oranye. Berikut redaksi hadistnya:
ADVERTISEMENT
Seorang wanita bani Asad berkata, "Suatu hari aku bertandang ke rumah sayyidah Zainab r.a istri Rasulullah saw. Saat itu kami sedang mewarnai baju sayyidah Zainab r.a dengan warna kuning kemerah-merahan. Pada saat kami sedang sibuk mewarnai kain baju, tiba-tiba Rasulullah saw datang. Ketika melihat hal itu, beliau kembali ke luar rumah. Melihat sikap Rasulullah itu, sayyidah Zainab paham bahwa Rasulullah tidak suka warna itu. Lalu sayyidah Zainab mencuci kain itu untuk menghilangkan semua warna kemerah-merahannya. Kemudian Rasulullah kembali muncul dan ketika tidak melihat lagi warna itu, maka beliau segera masuk ke dalam rumah." (HR Abu Dawud)
Dalam kamus bahasa Arab , kata al-mughrah yang dipakai untuk menyebut warna kuning kemerah-merahan sebenarnya berarti tanah yang berwarna merah. Lebih lanjut dalam kamus al'majma dijelaskan bahwa al-mughrah adalah tanah merah yang biasa digunakan untuk mewarnai kain.
ADVERTISEMENT
3. Warna Kuning
Jamaal 'Abdur Rahman dalam buku Tahapan Mendidikan Anak - Teladan Rasulullah menyebutkan bahwa baju berwarna kuning tidak boleh digunakan. Dalil mengenai hal ini diriwayatkan Abdullah ibnu 'Amr ibnul 'Ash r.a.
Suatu hari Rasulullah saw melihat Abdullah yang masih kecil mengenakan sepasang pakaian berwarna kuning. Rasulullah saw pun bersabda kepadanya, "Apakah ibumu yang memerintahkan kamu mengenakan pakaian ini?"Aku menjawab, "Apakah aku harus mencuci keduanya?" Nabi Muhammad saw menjawab, "Tidak, tetapi keduanya harus dibakar." (HR Muslim)
Dalam riwayat lain disebutkan Rasulullah saw pernah mengatakan bahwa pakaian warna kuning adalah pakaian orang kafir.
"Sesungguhnya pakaian yang dicelup dengan warna kuning adalah pakaian orang kafir, maka janganlah kamu memakainya lagi." (HR. Muslim, Nasa'i, dan Ahmad)
ADVERTISEMENT
(DEL)