3 Zikir Penyembuh Segala Penyakit untuk Memohon Pertolongan Allah SWT

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 5 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Setiap manusia pasti pernah merasakan sakit, termasuk seorang muslim. Sebagai umat Islam, kita harus meyakini sepenuhnya bahwa penyakit itu adalah cobaan yang datangnya hanya dari Allah, bukan dari yang lain.
Nabi Muhammad SAW melarang semua umatnya menyerah dan pasrah ketika sedang mengalami sakit. Beliau menganjurkan umatnya untuk terus berusaha semaksimal mungkin mengobati penyakit yang diderita, separah dan sekronis apa pun kondisinya. Nabi SAW bersabda yang artinya:
“Setiap penyakit itu pasti ada obatnya. Oleh karena itu, barangsiapa yang tepat dalam melakukan pengobatan suatu penyakit maka dengan izin Allah Azza wa Jalla dia akan sembuh.” (HR. Muslim)
Ibnul Qayyim mengatakan dalam buku Penyembuhan dengan Doa & Zikir karya Muhammad Abdul Ghoffar, Allah SWT tidak akan memberikan suatu penyakit melainkan Dia turunkan penyembuh untuknya.
Maka dari itu, selain menyembuhkan penyakit dengan berobat, hal penting yang harus dilakukan adalah membaca zikir serta bertawakal kepada Allah. Lantas, adakah bacaan zikir penyembuh segala penyakit yang sebaiknya dibaca oleh umat Muslim?
3 Zikir Penyembuh Segala Penyakit
Melansir buku Kitab Induk Doa & Dzikir Terlengkap oleh Nasrullah dan Tim Sahih, berikut tiga bacaan zikir penyembuh segala penyakit lengkap dengan bahasa Arab, Latin, dan terjemahannya yang bisa dilafalkan umat Muslim.
1. Zikir agar Disembuhkan dari Berbagai Penyakit
Salah satu ayat Alquran dalam surat Al Anbiya dapat dijadikan bacaan zikir agar disembuhkan dari berbagai penyakit. Allah SWT berfirman:
رَبَّهُۥٓ أَنِّى مَسَّنِيَ الضُّرُّ وَأَنتَ أَرْحَمُ الرّٰحِمِينَ
Robbahuuu annii massaniyadh-dhurru wa angta ar-hamur-roohimiin.
Artinya: “Ya Tuhanku, sesungguhnya aku telah ditimpa penyakit dan Engkau adalah Tuhan Yang Maha Penyayang di antara semua yang penyayang." (QS. Al Anbiya: 83)
2. Zikir untuk Menghilangkan dan Menyembuhkan Rasa Sakit
Berikut bacaan zikir yang Rasulullah anjurkan untuk diamalkan apabila ingin dihilangkan serta disembuhkan penyakitnya oleh Allah.
أَذْهِبْ الْبَاسَ رَبَّ النَّاسِ وَاشْفِ أَنْتَ الشَّافِي لَا شِفَاءَ إِلَّا شِفَاؤُكَ شِفَاءً لَا يُغَادِرُ سَقَمًا
Adzhibil ba’sa allahumma rabban naasi wasyfii anta syaafi laa syifaa’a illa syifaa’uka syifaa’an laa yughaadiru saqma.
Artinya: “Hilangkanlah rasa sakit Ya Allah Rabb manusia, sembuhkanlah, sesungguhnya Engkau Dzat yang Maha Menyembuhkan, tidak ada kesembuhan melainkan kesembuhan dari-Mu, yaitu kesembuhan yang tidak menyisakan rasa sakit.” (HR. Imam Bukhori)
3. Zikir agar Disembuhkan dari Segala Penyakit untuk Diri Sendiri
Rasulullah pernah terkena suatu penyakit, kemudian beliau membaca dan mengamalkan zikir yang diriwayatkan oleh Imam Muslim berikut ini:
بِسْمِ اللَّهِ
Bismillah (3x).
Artinya: "Dengan nama Allah."
أَعُوذُ بِاَللَّهِ وَقُدْرَتِهِ مِنْ شَرِّ مَا أَجِدُ وَأُحَاذِرُ
A'ūdzu billāhi wa qudratihī min syarri mā ajidu wa uhādziru (7x).
Artinya: "Aku berlindung kepada Allah dan kuasa-Nya dari keburukan apa yang kurasakan dan kukhawatirkan."
Baca Juga: 4 Bacaan Doa Menyembuhkan Segala Penyakit dengan Air Putih
Cara Menjaga Kesehatan Ala Rasulullah
Rasulullah SAW sejatinya telah mengajarkan umat Muslim bagaimana cara menjaga kesehatan sesuai dengan syariat. Dikutip dari Rahasia Sehat Berdasar Sunnah Rasulullah oleh Ridwan Abdullah Sani, berikut adalah beberapa cara menjaga kesehatan ala Rasulullah SAW.
1. Menjaga Kebersihan
Kebersihan merupakan hal utama yang perlu diupayakan dalam menjaga kesehatan. Rasulullah kerap kali menyerukan kepada umatnya untuk menjaga kebersihan diri dan sanitasi lingkungan. Dalam sebuah hadits, Rasulullah SAW bersabda:
"Agama Islam itu adalah (agama) yang bersih atau suci, maka hendaklah kamu menjaga kebersihan. Sesungguhnya tidak akan masuk surga, kecuali orang-orang yang suci." (HR. Baihaqi)
Beberapa upaya menjaga kebersihan diri yang dilakukan Rasulullah, di antaranya:
Membersihkan mulut dan gigi dengan bersiwak. Siwak merupakan bahan anti bakteri, sehingga dapat memperbaiki kerusakan gigi.
Membersihkan rongga hidung setelah bangun tidur. Cara membersihkan rongga hidung adalah dengan menghirup air (yastansyiq) dan menghembuskan air (yastantsir).
Mencuci tangan sebelum dan setelah makan untuk menghindari kotoran menempel pada kulit.
Memotong kuku tangan dan kaki serta disunahkan untuk dipotong sebelum 40 hari.
Mandi dengan air bersih untuk menghilangkan najis dan kotoran yang berada di tubuh.
2. Mengonsumsi Makanan Bergizi
Rasulullah menganjurkan untuk mengonsumsi makanan dan minuman yang halal dan bergizi. Rasulullah diketahui mengonsumsi berbagai makanan sehat, seperti buah-buahan, susu murni, minyak zaitun, daging segar, telur, dan sebagainya.
Dalam suatu riwayat, Rasulullah menjelaskan bahwa madu adalah obat favoritnya untuk dikonsumsi. Madu termasuk jenis makanan yang bergizi tinggi.
Madu adalah salah satu makanan kegemaran Rasulullah. Beliau biasa mengonsumsi madu yang dicampur air karena bagus untuk pencernaan. Rasulullah pernah bersabda:
"Hendaknya kalian menggunakan dua macam obat, yaitu madu dan Alquran." (HR. Ibnu Majah dan Hakim)
3. Berolahraga
Rasulullah dikenal memiliki gaya hidup dan kebiasaan yang sangat baik untuk menjaga kesehatan, salah satunya tampak dari kekuatan fisik beliau. Dalam sebuah hadits dari Abu Hurairah RA, dia berkata:
"Aku belum pernah melihat orang yang lebih baik dan lebih tampan dari Rasulullah, roman mukanya secemerlang matahari, juga tidak pernah melihat orang yang secepat beliau.
Seolah-olah bumi ini digulung oleh langkah-langkah beliau ketika sedang berjalan. Walaupun kami berusaha untuk mengimbangi jalan beliau, tapi beliau tampaknya seperti berjalan santai saja." (HR. Muslim)
Salah satu kebiasaan Rasulullah dalam menjaga kesehatan ini ialah berolahraga. Bahkan, setiap hari beliau menyempatkan diri untuk berolahraga.
Rasulullah sering diceritakan memiliki tiga olahraga favorit, yaitu berenang, memanah, dan naik kuda. Ketiga jenis olahraga ini bermanfaat bagi kesehatan. Selain itu, Rasulullah juga jalan kaki dan lari untuk menjaga kesehatannya.
4. Menerapkan Adab Makan
Kunci sehat lainnya ala Rasulullah adalah menerapkan adab makan sesuai dengan ajaran Islam. Ada beberapa adab makanan yang diajarkan Rasulullah, yaitu:
Rasulullah tidak akan makan sebelum merasa lapar dan akan berhenti makan sebelum kenyang.
Rasulullah membaca basmallah dan berdoa terlebih dahulu sebelum makan.
Rasulullah makan dengan menggunakan tangan kanan dan mengambil makanan yang terdekat.
Rasulullah makan dengan tenang dan tidak tergesa-gesa. Makan dengan tenang dan tidak tergesa-gesa akan menghindarkan diri dari tersedak atau tergigit saat makan.
Sebelum waktunya makan siang, Rasulullah selalu memakan 7 butir kurma. Kurma diketahui merupakan makanan yang dapat melindungi tubuh dari racun.
Rasulullah makan bersama-sama dengan keluarga, anak-anak, maupun sahabatnya.
Dalam hal makan, Rasulullah menggunakan tangan kanan dengan tiga jari. Tiga jari yang dianjurkan yaitu ibu jari, jari telunjuk, dan jari tengah.
Selain beberapa adab makan di atas, Rasulullah juga rajin mengerjakan puasa sunah. Puasa sangat bagus untuk kesehatan.
Racun di dalam tubuh yang berasal dari berbagai makanan yang dikonsumsi akan dibersihkan, sehingga tubuh terhindar dari berbagai penyakit.
(NDA & SFR)
Frequently Asked Question Section
Bagaimana cara menjaga kesehatan ala Rasulullah?

Bagaimana cara menjaga kesehatan ala Rasulullah?
Beberapa cara menjaga kesehatan ala Rasulullah, yaitu menjaga kebersihan, mengonsumsi makanan bergizi, berolahraga, dan menerapkan adab makan.
Apa bacaan zikir untuk menghilangkan rasa sakit?

Apa bacaan zikir untuk menghilangkan rasa sakit?
Berikut bacaan zikirnya: Adzhibil ba’sa allahumma rabban naasi wasyfii anta syaafi laa syifaa’a illa syifaa’uka syifaa’an laa yughaadiru saqma.
Apa doa agar sembuh dari segala penyakit?

Apa doa agar sembuh dari segala penyakit?
Berikut bacaan doanya: Robbahuuu annii massaniyadh-dhurru wa angta ar-hamur-roohimiin.
