Konten dari Pengguna

4 Cara Menjawab Pertanyaan Berapa Gaji yang Anda Inginkan saat Wawancara Kerja

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 5 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi cara menjawab pertanyaan berapa gaji yang Anda inginkan. Foto: pexels.com/@alex-green/
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi cara menjawab pertanyaan berapa gaji yang Anda inginkan. Foto: pexels.com/@alex-green/

Daftar isi

Pertanyaan tentang ekspektasi gaji hampir selalu muncul dalam wawancara kerja, baik untuk pelamar profesional maupun fresh graduate. Meski sering ditanyakan, masih banyak pelamar yang tidak tahu cara memberikan jawaban yang tepat.

Jawaban yang kurang strategis justru bisa membuat pelamar menerima gaji di bawah standar. Sebaliknya, jika menyebutkan nominal yang terlalu besar, pelamar akan kehilangan kesempatannya untuk diterima kerja.

Maka, penting untuk mengetahui cara menjawab pertanyaan berapa gaji yang Anda inginkan saat wawancara. Sebagai kandidat, Anda perlu menyesuaikan jawaban tersebut dengan keahlian dan pengalaman kerja yang dimiliki.

Lantas, seperti apa contoh jawaban yang tepat? Simak penjelasan lengkapnya dalam artikel berikut ini.

Cara Menjawab Pertanyaan Berapa Gaji yang Anda Inginkan

Ilustrasi cara menjawab pertanyaan berapa gaji yang Anda inginkan. Foto: Pexels/Nappy

Pertanyaan tentang gaji seringkali jadi faktor penentu dalam proses rekrutmen. Lewat pertanyaan ini, perekrut ingin memastikan ekspektasi gaji pelamar sejalan dengan budget atau anggaran yang dimiliki perusahaan.

Sebagai pelamar, Anda perlu menjawabnya dengan strategi yang tepat. Pelamar harus mengetahui kisaran gaji untuk posisi yang dilamar serta mempertimbangkan pengalaman dan keterampilan kerja yang dimilikinya. Lewat metode ini, Anda bisa menentukan angka yang realistis dan kompetitif.

Dikutip dari Coursera, Indeed, dan Robert Half, ada beberapa cara efektif untuk menjawab pertanyaan berapa gaji yang Anda inginkan agar tetap profesional dan ideal. Simak ulasannya berikut ini!

1. Berikan Kisaran

Saat menjawab pertanyaan tentang ekspektasi gaji, sebaiknya hindari menyebutkan angka pasti. Memberikan kisaran gaji akan menunjukkan fleksibilitas dan membuka ruang negosiasi dengan perusahaan. Berikut beberapa contoh cara menyampaikannya:

  • "Saya terbuka untuk mendiskusikan lebih lanjut mengenai gaji seiring dengan perkembangan proses wawancara. Namun, berdasarkan riset saya, kisaran yang sesuai untuk posisi ini adalah Rp 5.000.000 hingga Rp 7.000.000."

  • "Berdasarkan pengalaman, keterampilan yang saya miliki, dan standar pasar untuk posisi ini, saya mengharapkan kisaran gaji antara Rp 5.000.000 hingga Rp 7.000.000."

  • "Saya terbuka untuk berdiskusi lebih lanjut, tetapi berdasarkan keahlian dan pengalaman saya, kisaran gaji yang saya harapkan adalah Rp 5.000.000 hingga Rp 7.000.000 per bulan. Saya merasa angka ini sejalan dengan nilai yang dapat saya berikan kepada perusahaan."

  • "Saya sangat menghargai manfaat yang ditawarkan dalam posisi ini, seperti tunjangan kesehatan dan waktu istirahat berbayar. Berdasarkan pengalaman dan keahlian saya, saya memperkirakan kisaran gaji yang sesuai adalah Rp 5.000.000 hingga Rp 7.000.000. Saya yakin latar belakang saya dapat berkontribusi positif bagi perusahaan."

  • "Terima kasih atas pertanyaannya. Berdasarkan rata-rata industri serta keterampilan dan pengalaman saya, saya memperkirakan kisaran gaji yang sesuai adalah Rp 5.000.000 hingga Rp 7.000.000. Namun, saya fleksibel dan terbuka untuk mendiskusikan kompensasi yang diharapkan perusahaan untuk posisi ini."

Baca Juga: 10 Contoh Kelebihan dan Kekurangan Diri saat Interview Kerja

2. Balik Bertanya

Alternatif lainnya Anda bisa membalikkan pertanyaan kepada perekrut. Cara ini memungkinkan pelamar mendapatkan gambaran lebih jelas tentang anggaran perusahaan sebelum menyebutkan angka.

Setelah mengetahui kisaran yang ditawarkan, pelamar dapat menyesuaikan ekspektasi gaji mereka dengan lebih mudah. Berikut beberapa contoh cara menyampaikannya:

  • "Terima kasih atas pertanyaannya. Sebelum saya memberikan angka, bolehkah saya tahu kisaran gaji yang telah perusahaan tetapkan untuk posisi ini?"

  • "Saya tertarik untuk memahami lebih lanjut tentang ekspektasi perusahaan. Berdasarkan tanggung jawab dalam posisi ini, berapa kisaran gaji yang biasanya diberikan?"

3. Tunda Menjawab

Jika pertanyaan tentang ekspektasi gaji muncul di awal wawancara, sebaiknya tunda memberikan jawaban. Dengan begitu, pelamar memiliki kesempatan untuk memahami lebih banyak tentang perusahaan.

Lewat cara ini, pelamar juga bisa mengetahi tanggung jawab pekerjaan dan ekspektasi perusahaan sebelum menentukan angka yang realistis. Berikut beberapa contoh cara menjawabnya:

  • "Saya sangat antusias dengan kesempatan ini. Namun, sebelum membahas gaji, saya ingin lebih memahami tanggung jawab utama dalam peran ini agar dapat memberikan kisaran yang lebih akurat."

  • "Terima kasih atas pertanyaannya. Saya ingin mengetahui lebih lanjut tentang tugas harian dan ekspektasi perusahaan terhadap posisi ini sebelum membahas mengenai gaji."

  • "Bolehkah saya mengetahui lebih banyak tentang peran ini, termasuk tanggung jawab utama dan dampak yang diharapkan? Saya ingin memastikan ekspektasi saya selaras dengan kebutuhan perusahaan."

  • "Sebelum saya memberikan angka, saya ingin memahami lebih lanjut mengenai peran dan tanggung jawab dalam posisi ini. Dengan informasi yang lebih lengkap, saya dapat menyampaikan ekspektasi gaji yang lebih realistis dan sesuai."

4. Menyebutkan Angka Spesifik

Meski umumnya pelamar tidak disarankan untuk menyebutkan angka spesifik, namun dalam kondisi tertentu hal ini justru dapat menunjukkan kepercayaan diri pelamar.

Pendekatan ini cocok bagi mereka yang benar-benar memahami standar gaji di industrinya, lalu yakin dengan angka yang diajukan kepada perusahaan. Berikut beberapa contoh cara menjawabnya:

  • "Dengan mempertimbangkan tanggung jawab posisi ini dan jumlah tim yang akan saya kelola, saya merasa Rp 15.000.000 adalah angka yang wajar. Saya sangat antusias dengan peluang ini dan yakin bahwa keterampilan serta pengalaman saya dapat memberikan kontribusi yang signifikan bagi perusahaan."

  • "Saya mempertimbangkan Rp 15.000.000 sebagai gaji yang sesuai untuk posisi ini. Peran ini memiliki tanggung jawab besar, dan saya memiliki pengalaman yang relevan untuk mengembannya. Sebelumnya, saya telah memimpin tim serupa di perusahaan sebelumnya dan berhasil mencapai semua target yang ditetapkan. Saya sangat antusias untuk menghadapi tantangan baru dan memberikan kontribusi terbaik saya."

  • "Saya sangat antusias dengan tanggung jawab yang akan saya emban di perusahaan ini. Menurut saya, Rp15.000.000 adalah gaji awal yang sesuai dengan peran ini. Saya memahami tantangan yang ada dan yakin bahwa saya dapat menjalankan tugas ini dengan baik serta memberikan kontribusi yang signifikan."

(NSF)