4 Contoh Tanaman Hidrofit dan Ciri-cirinya

Menyajikan informasi terkini, terbaru dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle dan masih banyak lagi.
Konten dari Pengguna
8 Desember 2022 15:31
·
waktu baca 3 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Ilustrasi contoh tanaman hidrofit. Foto: Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi contoh tanaman hidrofit. Foto: Pixabay
Hidrofit adalah jenis tanaman yang hidup di air dan bisa menyesuaikan diri di daerah perairan . Tumbuhan air dapat bertahan dalam lingkungan lembap berkadar air tinggi dan memiliki resistensi terhadap bakteri.
Sebagian orang mungkin pernah melihat tumbuhan hidrofit. Pasalnya, tanaman hidrofit ini mudah ditemukan dan sering dijumpai di sungai, pantai, hingga tepi danau. Tanaman hidrofit sendiri memiliki ciri-ciri khususnya. Apa saja?
Berikut ciri-ciri dan contoh tanaman hidrofit yang menarik untuk diketahui bagi Anda pecinta tumbuh-tumbuhan.

Ciri-Ciri Tanaman Hidrofit

Ilustrasi contoh tanaman hidrofit. Foto: Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi contoh tanaman hidrofit. Foto: Pixabay
Dihimpun dari laman Biology Discussion, ciri-ciri dari tanaman hidrofit adalah sebagai berikut:
  • Memiliki rongga antara sel yang berisi udara agar bisa mengapung di air.
  • Permukaan daunnya lebar untuk membantu penguapan air.
  • Ada banyak stomata yang terletak di permukaan daun. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan laju transpirasi tumbuhan dan membuang kelebihan air dalam tubuh dengan penguapan.
  • Memiliki tangkai yang menggelembung. Tangkai tersebut biasanya terisi udara agar tanaman dapat mengapung.
  • Mempunyai akar yang tertanam di dasar air. Akarnya pendek dan halus untuk membatasi penyerapan air yang terlalu banyak.

Contoh Tanaman Hidrofit

Berikut deretan contoh tanaman hidrofit yang diperoleh dari buku Mengenal Ragam Tumbuhan Air oleh Agus Maryoto dan sumber lainnya.

1. Eceng Gondok

Tanaman ini mempunyai daun yang tipis dan agak lebar. Bentuk daun yang demikian berguna untuk mempercepat penguapan. Selain itu, eceng gondok memiliki tangkai daun yang menggelembung dan berongga.
Rongga tersebut berguna untuk menyimpan cadangan udara, dan mencegah tumbuhan ini tenggelam. Dengan demikian, eceng gondok tetap mendapat cahaya matahari untuk melakukan kegiatan fotosintesis.

2. Teratai Air

Tanaman teratai memiliki daun yang sangat lebar dan mengapung di permukaan air. Bentuk daun yang demikian berguna untuk memenuhi kebutuhan udara dan cahaya matahari serta memperbesar pengeluaran air dari tubuhnya melalui penguapan.
Berbeda dengan eceng gondok, akar dan batang teratai berada di dasar air. Akar dan batang tersebut berguna untuk menopang tubuh tanaman teratai.

3. Bambu Air

Mengutip buku Jadi Jutawan Diwaktu Muda Dengan Budidaya Tanaman Hias susunan Siti Nur Aidah, tanaman air ini dapat tumbuh setinggi tiga kaki, sedangkan varietas kerdil dapat tumbuh hingga delapan inci. Habitat asli dari tanaman hias batang ini adalah tempat-tempat yang basah agar bisa tumbuh dengan subur.

4. Melati Air

Dalam buku Saya Ingin Pintar Ilmu Pengetahuan Alam karangan Momon Sulaeman disebutkan, melati air (Echinodorus paleafolius) merupakan salah satu tumbuhan hidrofit yang dapat dijadikan tanaman hias. Bunga melati air berwarna putih dan tersusun di sepanjang tangkai.
Melati air memiliki tangkai yang panjang, bahkan dapat mencapai 2 m. Oleh karena itu, melati air seakan-akan terlihat memiliki bunga yang sangat banyak.
(ANS)
Apa salah satu ciri-ciri dari tanaman hidrofit?
chevron-down
Berapa panjang tangkai dari tumbuhan melati air?
chevron-down
Apa manfaat dari pohon bakau/mangrove?
chevron-down