Konten dari Pengguna

5 Adab Mertua terhadap Menantu dalam Islam yang Mesti Dipahami

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi ibu mertua. Foto: Shutter Stock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi ibu mertua. Foto: Shutter Stock

Ketika sudah menikah, hubungan antara menantu dan mertua kerap kali menemui berbagai permasalahan. Penyebabnya bisa karena beberapa faktor, mulai dari ketidakcocokan karakter satu sama lain hingga masalah personal.

Dijelaskan dalam buku Trending Topic of Marriage Life susunan Eva Nur Khofifah (2022), Rasulullah SAW sudah mewanti-wanti umatnya agar sebisa mungkin menjaga hubungan baik antara menantu dan mertua. Keduanya harus bisa saling menyikapi berbagai masalah bersama-sama.

Meski harus dihormati, namun mertua juga harus memerhatikan sikapnya kepada menantu. Janganlah menjadi mertua yang toxic, bersikap semena-mena, dan suka membandingkan menantu yang satu dengan menantu lainnya.

Jadi, adab mertua terhadap menantu perlu diperhatikan agar hubungan keduanya semakin harmonis. Apa saja poin yang harus diperhatikan? Untuk mengetahuinya, simaklah penjelasan dalam artikel berikut ini.

Baca juga: Hadits tentang Mertua dan Menantu dalam Ajaran Islam

Adab Mertua terhadap Menantu dalam Islam

Ilustrasi Mertua Foto: Shutterstock

Dalam bab fiqih, para ulama telah membahas adab mertua terhadap menantu secara lengkap. Berikut penjelasannya sebagaimana dikutip dari buku Kepriadian Wanita Muslimah karya Dr. Muhammad Ali.

1. Menghormati menantu

Seorang mertua hendaknya menjadikan menantu sebagai bagian dari keluarga intinya. Sebab, ia tentu mengharapkan kebahagiaan dan keberhasilan rumah tangga sang menantu bersama anaknya.

Beri tahu kepadanya bahwa dia adalah orang yang telah diberi kepercayaan penuh atas kehormatan putra atau putri Anda. Dukung dia untuk membahagiakan anak Anda dan mendorongnya untuk meraih cita-cita.

2. Memperlakukan menantu seperti anak sendiri

Perlakukan menantu Anda layaknya anak sendiri. Sebagaimana Anda menginginkan anak-anak masuk ke golongan orang terbaik, maka Anda pun harus menjadikan menantu sebagai golongan yang terbaik. Jalinlah keakraban satu sama lain agar hubungan semakin terjaga.

3. Bijak dan adil dalam menilai menantu

Mertua perlu mempraktikkan kebijaksanaan dengan menolak kejahatan dan menerima kebaikan menantu. Dalam Surat Fushilat ayat 34, Allah SWT brfirman yang artinya:

“Dan tidaklah sama kebaikan dengan kejahatan. Tolaklah (kejahatan itu) dengan cara yang lebih baik, sehingga orang yang ada rasa permusuhan an-tara kamu dan dia akan seperti teman yang setia.”

Seorang mertua hendaknya menutup-nutupi sifat buruk dan kesalahan menantunya. Jika menantu tersebut melakukan kesalahan, maka nasihatilah secara pribadi.

Kemudian, jelaskan kepadanya betapa Anda menginginkan pernikahan tersebut langgeng sampai akhir hayat. Mertua harus menasihati menantunya sampai perlahan ia menghilangkan sifat negatif itu atau paling tidak menguranginya.

Ilustrasi ibu mertua. Foto: Shutterstock

4. Menyayangi menantu

Mengutip buku Nubar Pondok Merua Indah susunan Suratmi Supriyadi, dkk., menyayangi menantu dapat dilakukan dengan cara berbuat baik padanya dan tidak membesar-besarkan suatu masalah. Anggaplah dia sebagai anak sendiri dan perlakukan dia dengan sebaik-baiknya.

5. Empati

Memberikan perhatian yang penuh kepada menantu dan bersikap empati kepadanya merupakan adab yang harus dipraktikkan. Dengan begitu, mertua pun bisa hidup rukun bersama menantu, saling menghormati, dan tercipta suasana keluarga yang aman dan tentram.

Baca juga: 20 Ucapan Ulang Tahun untuk Menantu Laki-laki

(MSD)

Frequently Asked Question Section

Apa nasihat Rasulullah tentang hubungan menantu dan mertua?
chevron-down

Rasulullah SAW sudah mewanti-wanti umatnya agar sebisa mungkin menjaga hubungan menantu dan mertua.

Bagaimana cara menghindari perselisihan antara menantu dan mertua?
chevron-down

Keduanya harus saling memahami posisi masing-masing dan tidak membesar-besarkan masalah.

Bagaimana sifat mertua yang toxic?
chevron-down

Ia bersikap semena-mena dan suka membandingkan menantu yang satu dengan menantu lainnya.