5 Alasan Berhenti Kerja yang Bisa Digunakan dalam Surat Resign

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Alasan berhenti kerja kerap ditanyakan HRD saat karyawan mengajukan resign. Ketika karyawan memutuskan untuk resign, ia secara sukarela mengundurkan diri dari jabatannya di suatu perusahaan.
Dengan kata lain, ia tidak lagi terikat oleh tugas-tugas dan kewajibannya. Proses resign umumnya diawali dengan memberi tahu atasan dan HRD oleh karyawan mengenai keinginannya untuk berhenti kerja.
Kemudian, dilanjutkan dengan menulis surat pengunduran diri resmi. Ada beragam alasan berhenti kerja yang kerap disampaikan karyawan. Apa saja?
5 Alasan Berhenti Kerja
Mengundurkan diri atau resign merupakan hak pekerja. Namun, bukan berarti karyawan bisa berhenti kerja sesukanya.
Karyawan yang ingin resign wajib memberi tahu perusahaan minimal satu bulan sebelum mengundurkan diri, sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 35 Tahun 2021 tentang Perjanjian Kerja Waktu Tertentu, Alih Daya, Waktu Kerja dan Waktu Istirahat, dan Pemutusan Hubungan Kerja.
Selain berbicara secara lisan kepada atasan, karyawan juga wajib menulis surat pengunduran diri resmi. Surat pengunduran diri umumnya mencakup rincian tanggal pengunduran diri hingga alasan karyawan berhenti kerja.
Berikut 5 alasan berhenti kerja yang dapat ditulis dalam surat resign yang dikutip dari berbagai sumber.
1. Mencari Peluang yang Lebih Baik
Mencari peluang karier yang lebih menjanjikan di perusahaan lain seringkali menjadi alasan seseorang mengundurkan diri. Alasan ini sangat masuk akal dan realistis lantaran setiap orang tentu menginginkan perkembangan dalam kariernya.
2. Melanjutkan Studi
Alasan lain yang kerap digunakan saat resign adalah melanjutkan pendidikan. Beberapa orang mungkin kesulitan untuk membagi waktu untuk bekerja dan belajar. Dengan berhenti bekerja, seseorang bisa lebih fokus mengerjakan tugas sehingga dapat menyelesaikan studinya tepat waktu.
3. Lingkungan Kerja yang Tidak Mendukung
Budaya dan lingkungan kerja yang tidak mendukung kerap menjadi penyebab seseorang berhenti kerja. Alasan ini dapat digunakan dalam surat resign jika mengalami konflik yang berlarut-larut dengan rekan kerja.
Konflik di lingkungan kerja adalah hal yang lumrah, namun jika berlarut-larut dapat mempengaruhi kesehatan dan kinerja individu.
4. Perubahan Karier
Keinginan untuk beralih ke bidang kerja lain (switch carrier) juga bisa menjadi alasan seseorang berhenti kerja. Biasanya, keputusan ini dilakukan saat seseorang merasa jenuh dan tidak puas atas apa yang ia kerjakan.
5. Pindah ke Luar Kota
Alasan lain yang kerap membuat seseorang berhenti kerja adalah pindah ke kota lain, terlebih jika perusahaan tidak menyediakan opsi remote working. Lokasi rumah yang jauh dari perusahaan dapat mempengaruhi kinerja hingga kesehatan seseorang.
(GLW)
