5 Amalan di Hari Maulid Nabi untuk Memperoleh Rahmat dan Pahala Berlimpah

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 4 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Setiap tanggal 12 Rabiul Awal, umat Islam memperingati Maulid Nabi atau hari kelahiran Nabi Muhammad SAW. Peringatan ini merupakan bentuk penghormatan sekaligus momen untuk meneladani akhlak Rasulullah.
Ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk menyambut Maulid Nabi, salah satunya dengan memperbanyak amal shalih. Amalan ini bisa menjadi wujud rasa cinta dan ketaatan seorang Muslim kepada Rasulullah SAW.
Kira-kira, apa saja amalan Maulid Nabi yang dianjurkan bagi umat Islam? Yuk, simak pembahasan lengkapnya dalam artikel berikut ini.
Amalan di Hari Maulid Nabi
Maulid Nabi merupakan salah satu momen istimewa dalam Islam. Di hari yang mulia ini, umat Muslim disarankan untuk memperbanyak ibadah dan meneladani akhlak Rasulullah SAW.
Dalam Al-Qur’an surat An-Nisa ayat 80 dijelaskan bahwa siapa saja yang taat kepada Rasulullah, maka sesungguhnya ia telah taat kepada Allah SWT:
مَنْ يُّطِعِ الرَّسُوْلَ فَقَدْ اَطَاعَ اللّٰهَۚ وَمَنْ تَوَلّٰى فَمَآ اَرْسَلْنٰكَ عَلَيْهِمْ حَفِيْظًاۗ
Latin: may yuthi‘ir-rasûla fa qad athâ‘allâh, wa man tawallâ fa mâ arsalnâka ‘alaihim ḫafîdhâ
Artinya: "Siapa yang menaati Rasul (Muhammad), maka sungguh telah menaati Allah. Siapa yang berpaling, maka Kami tidak mengutus engkau (Nabi Muhammad) sebagai pemelihara mereka."
Lewat potongan ayat tersebut ditekankan bahwa kebaikan yang dilakukan di perayaan Maulid Nabi adalah bagian dari ibadah yang mampu mendekatkan diri seseorang dengan Allah SWT.
Pertanyaannya, amalan apa saja yang dianjurkan di hari Maulid Nabi? Berikut daftar perbuatan dan amalan di hari Maulid Nabi yang dianjurkan kepada para muslim, dirangkum dari buku Maulid Nabi SAW Antara Sunnah dan Bidah oleh Firman Arfandi (2018):
1. Memperbanyak Membaca Sholawat Nabi
Salah satu amalan utama saat Maulid Nabi adalah memperbanyak membaca sholawat kepada Rasulullah SAW. Membaca sholawat memiliki banyak keutamaan, di antaranya mendatangkan keberkahan, keselamatan, serta menjadi bentuk doa agar mendapatkan syafaat Nabi di akhirat kelak.
Umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak membaca sholawat sebagai wujud rasa cinta kepada Nabi Muhammad SAW. Sebagaimana arahan dari Syekh Abdul Hamid Qudus:
اعلم أنه يطلب فى هذا الشهر كثرة الصيام, والصلاة على نبينا سيد الأنام, صلى الله تعالى وسلم عليه وزاده شرفا وكرما لديه
Artinya: "Ketahuilah bahwa dianjurkan pada bulan ini (Rabiulawal) untuk memperbanyak melakukan puasa sunah dan membaca shalawat kepada pemimpin umat Nabi Muhammad SAW."
2. Membaca Al-Qur’an
Amalan lain yang sangat dianjurkan pada Maulid Nabi adalah membaca Al-Qur’an. Rasulullah SAW menegaskan bahwa Al-Qur’an kelak akan menjadi syafaat bagi pembacanya di hari kiamat.
Membaca dan memahami Al-Qur’an, terutama ayat-ayat yang berkaitan dengan Rasulullah, dapat memperdalam kecintaan umat kepada beliau. Beberapa ayat yang bisa dibaca saat Maulid Nabi antara lain QS. Al-Fath ayat 29, QS. Ali Imran ayat 144, QS. Al-Ahzab ayat 40, serta QS. Muhammad.
3. Melaksanakan Puasa Sunah
Puasa sunah juga menjadi amalan yang dianjurkan di bulan Rabiul Awal. Menurut keterangan dalam kitab Kanz an-Najah wa as-Surur yang dilansir dari Kemenag, memperbanyak puasa sunah adalah salah satu bentuk rasa syukur atas kelahiran Nabi Muhammad SAW. Hal ini tertuang dalam hadist:
عَنْ زَيْدٍ أَنَّهُ سَمِعَ أَبَا سَلَّامٍ يَقُولُ حَدَّثَنِي أَبُو أُمَامَةَ الْبَاهِلِيُّ قَالَ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ اقْرَءُوا الْقُرْآنَ فَإِنَّهُ يَأْتِي يَوْمَ الْقِيَامَةِ شَفِيعًا لِأَصْحَابِه
"Bacalah Al Qur`an, karena ia akan datang memberi syafaat kepada para pembacanya pada hari kiamat nanti." (HR. Muslim) [No. 804 Syarh Shahih Muslim] Shahih.
Beberapa puasa sunah yang bisa dilakukan adalah puasa Senin Kamis, puasa ayyamul bidh (tanggal 13, 14, 15 Hijriah), dan puasa Daud yang dilakukan selang-seling setiap harinya.
4. Bersedekah
Rabiul Awal juga dikenal sebagai bulan penuh keberkahan. Oleh karena itu, memperbanyak sedekah bisa menjadi amalan yang sangat dianjurkan saat peringatan Maulid Nabi. Sedekah bisa diberikan dalam berbagai bentuk, baik berupa harta, makanan, maupun bantuan kepada sesama.
Dengan bersedekah, seorang Muslim menunjukkan rasa syukur atas kelahiran Nabi Muhammad SAW sekaligus meneladani sifat beliau yang dermawan. Sedekah juga bisa menjadi amal jariyah yang pahalanya terus mengalir.
Baca juga: Kapan Maulid Nabi 2025? Ini Tanggal Peringatan dan Keutamaannya
5. Mendengarkan Kisah-Kisah Nabi
Amalan lain yang bisa dilakukan saat Maulid Nabi adalah mendengarkan tausiah atau membaca kisah perjalanan hidup Rasulullah SAW. Sebab, Allah SWT telah menegaskan dalam QS. Al-Ahzab ayat 21 bahwa Rasulullah adalah teladan terbaik bagi umat manusia.
لَقَدْ كَانَ لَكُمْ فِي رَسُولِ اللَّهِ أُسْوَةٌ حَسَنَةٌ لِمَنْ كَانَ يَرْجُو اللَّهَ وَالْيَوْمَ الْآخِرَ وَذَكَرَ اللَّهَ كَثِيرًا
Artinya: “Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan banyak menyebut Allah.” (QS. Al-Ahzab Ayat 21).
Umat Islam dapat mengambil pelajaran berharga dari kisah kehidupan Rasulullah SAW untuk diamalkan dalam kehidupan sehari-hari. Mendengarkan kisah kenabian juga bisa menumbuhkan rasa cinta, kagum, sekaligus memperkuat iman.
(SLT)
