5 Cara Memperbaiki Jam Tidur akibat Sering Begadang

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

5 cara memperbaiki jam tidur perlu dilakukan untuk mengembalikan pola tidur yang berantakan akibat begadang. Memiliki jam tidur yang teratur sangat penting untuk kesehatan fisik dan mental.
Begadang tak hanya menyebabkan ngantuk di siang hari, tetapi juga membuat seseorang lemas dan tidak fokus saat beraktivitas. Jika dilakukan dalam jangka waktu panjang, begadang dapat menyebabkan jam tidur seseorang terganggu.
Jam tidur atau pola tidur adalah periode istirahat bagi tubuh selama jam-jam tertentu yang dilakukan setiap hari. Pola tidur dapat berubah ketika seseorang terlalu sering tidur larut.
Pola tidur yang berantakan perlu segera diperbaiki agar tidak berdampak buruk bagi kesehatan. Lantas, bagaimana cara memperbaiki jam tidur yang terbalik? Simak artikelnya di bawah ini.
Dampak Kurang Tidur
Jam tidur ideal bagi orang dewasa berkisar antara 7 hingga 9 jam sehari. Dikutip dari laman Sleep Foundation, waktu tidur yang cukup sangat penting dalam menjaga kesehatan tubuh.
Saat tidur, tubuh memproduksi human growth hormone (HGH) yang berfungsi memperbaiki sel-sel tubuh yang rusak serta mendorong pertumbuhan organ-organ tubuh.
Jika waktu tidur terlalu sedikit, maka produksi HGH akan terganggu sehingga proses regenerasi sel tidak maksimal. Tak hanya itu, begadang juga membuat produksi sel darah putih terhambat.
Sel darah putih (leukosit) berperan dalam melawan virus atau bakteri patogen di dalam tubuh. Jika jumlahnya sedikit, maka akan membuat sistem imun terganggu sehingga memicu berbagai macam penyakit.
5 Cara Memperbaiki Jam Tidur yang Rusak
Memperbaiki jam tidur secara alami dapat dilakukan dengan banyak cara. Berikut beberapa tips memperbaiki jam tidur yang dirangkum dari berbagai sumber:
1. Kurangi Screentime
Screentime yang berlebihan menjadi penyebab utama gangguan tidur pada masyarakat modern.
Mengutip Sutter Health, Joanna Cooper Neurologis di Sutter East Bay Medical Foundation menjelaskan bahwa cahaya dari layar ponsel maupun televisi dapat membuat seseorang tetap terjaga.
Kondisi tersebut terjadi karena kelenjar pineal yang memproduksi hormon tidur melatonin sangat sensitif terhadap cahaya.
2. Kurangi Konsumsi Kafein
Mengonsumsi kafein dapat membuat produksi hormon adrenalin di dalam tubuh meningkat sehingga tubuh tetap terjaga. Dikutip dari laman Sleep Foundation, kafein juga dapat menghambat adonosin, senyawa otak yang membuat seseorang mengantuk.
3. Kelola Stress
Stress dapat membuat pola tidur seseorang terganggu. Saat sedih atau cemas, produksi hormon kortisol dan adrenalin tinggi. Akibatnya, jantung bekerja dengan cepat dan membuat seseorang sulit tidur.
4. Rapikan Tempat Tidur
Cara lain yang dapat dilakukan untuk memperbaiki jam tidur adalah dengan merapikan tempat tidur. Bersihkan kamar dari debu dan ganti sprei secara berkala agar nyaman saat beristirahat.
5. Perbanyak Aktivitas Fisik
Aktivitas fisik dapat membuat seseorang tidur dengan nyenyak. Beberapa olahraga bahkan terbukti efektif mengatasi masalah insomnia. Saat berolahraga, tubuh melepas hormon dopamin dan oksitosin yang ampuh melawan stress.
(GLW)
