5 Cara Menyimpan Susu Formula Bubuk untuk Bayi

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Susu formula adalah salah satu produk untuk dikonsumsi bayi sebagai pengganti air susu ibu (ASI). Agar manfaatnya dapat dirasakan secara maksimal, cara menyimpan susu formula bayi perlu diketahui setiap orang tua.
Ada beberapa jenis susu formula yang tersedia di pasaran, namun di Indonesia yang paling umum adalah susu formula bubuk. Cara menyimpan susu formula bubuk menjadi hal penting karena dapat memengaruhi kandungan gizinya.
Cara Menyimpan Susu Formula Bubuk
Mengutip laman Happiest Baby, susu formula, baik sudah diracik atau belum, harus disimpan dengan benar. Berikut ini cara yang bisa dilakukan orang tua untuk menyimpan susu formula bayi dengan benar.
1. Simpan di tempat yang kering dan sejuk
Simpan kaleng susu formula bubuk di tempat yang kering dan sejuk. Pastikan susu disimpan jauh dari sumber panas. Jika terlalu dekat dengan sumber panas, hal itu mengurangi kandungan gizi dalam susu formula bubuk.
2. Buka sesuai tanggal kedaluwarsa
Jika ada lebih dari satu kaleng, buka susu formula bubuk yang paling mendekati tanggal kedaluwarsa. Perhatikan tanggal “Gunakan Sebelum” yang biasanya tercantum dalam kemasan.
Jangan berikan susu formula bubuk yang sudah melewati tanggal kedaluwarsa kepada buah hati. Susu yang sudah kadaluwarsa tidak aman dikonsumsi dan banyak nutrisi yang sudah hilang.
3. Simpan paling lama satu bulan
Banyak produsen susu formula yang menyarankan orang tua untuk menggunakan susu formula bubuk bayi dalam waktu satu bulan setelah dibuka. Meski tanggal kedaluwarsa lebih dari satu bulan, tetap lebih baik jika segera dihabiskan.
Baca Juga: Cara Membuat Susu Formula yang Benar, Ibu Perlu Tahu
Sebagai pengingat, orang tua bisa menyiapkan spidol permanen dan memberikan label pada setiap kemasan susu formula dengan tanggal pertama kali dibuka. Jika sudah mencapai satu bulan, lebih baik susu tersebut dibuang demi kesehatan si bayi.
4. Segera habiskan susu formula yang sudah diracik
Mendiamkan susu formula yang telah diracik terlalu lama dapat menyebabkan tumbuhnya bakteri di dalam botol susu bayi. Susu formula yang sudah diracik harus dihabiskan satu jam setelah dibuat.
Jika orang tua ingin menyimpannya, masukkan ke dalam botol dan simpan di dalam lemari es. Namun, susu tersebut harus dipanaskan dan dikonsumsi sebelum 24 jam.
Orang tua harus membuang susu formula sisa yang tidak habis dikonsumsi oleh buah hati. Jangan simpan susu formula sisa di dalam kulkas karena kombinasi susu formula dan air liur bayi menyebabkan bakteri tumbuh.
5. Jangan simpan di freezer
Menyimpan ASI di dalam freezer adalah langkah yang aman. Tapi, susu formula bubuk atau dalam bentuk apa pun tidak boleh disimpan di dalam freezer.
Baca Juga: Mengenal Warna Feses Bayi yang Minum Susu Formula
Penting untuk diketahui, suhu yang terlalu dingin dapat menyebabkan komponen susu formula terpisah. Dengan begitu, buah hati tidak akan mendapatkan semua nutrisi dalam susu tersebut.
Frequently Asked Question Section
Kenapa susu formula tidak boleh disimpan di dekat sumber panas?

Kenapa susu formula tidak boleh disimpan di dekat sumber panas?
Kontak dekat dengan sumber panas dapat mengurangi kandungan gizi dalam susu formula bubuk.
Bagaimana cara menyimpan susu formula yang sudah diracik?

Bagaimana cara menyimpan susu formula yang sudah diracik?
Jika orang tua ingin menyimpan susu formula yang sudah diracik, masukkan ke dalam botol dan simpan di dalam kulkas.
Kenapa susu formula tidak boleh disimpan di freezer?

Kenapa susu formula tidak boleh disimpan di freezer?
Suhu yang terlalu dingin dapat menyebabkan komponen susu formula terpisah.
(ALS)
