Konten dari Pengguna

5 Cara Menyimpan Susu Formula Bubuk untuk Bayi

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi cara menyimpan susu formula. Sumber: Pexels
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi cara menyimpan susu formula. Sumber: Pexels

Susu formula adalah salah satu produk untuk dikonsumsi bayi sebagai pengganti air susu ibu (ASI). Agar manfaatnya dapat dirasakan secara maksimal, cara menyimpan susu formula bayi perlu diketahui setiap orang tua.

Ada beberapa jenis susu formula yang tersedia di pasaran, namun di Indonesia yang paling umum adalah susu formula bubuk. Cara menyimpan susu formula bubuk menjadi hal penting karena dapat memengaruhi kandungan gizinya.

Cara Menyimpan Susu Formula Bubuk

Ilustrasi cara menyimpan susu formula. Sumber: Pexels

Mengutip laman Happiest Baby, susu formula, baik sudah diracik atau belum, harus disimpan dengan benar. Berikut ini cara yang bisa dilakukan orang tua untuk menyimpan susu formula bayi dengan benar.

1. Simpan di tempat yang kering dan sejuk

Simpan kaleng susu formula bubuk di tempat yang kering dan sejuk. Pastikan susu disimpan jauh dari sumber panas. Jika terlalu dekat dengan sumber panas, hal itu mengurangi kandungan gizi dalam susu formula bubuk.

2. Buka sesuai tanggal kedaluwarsa

Jika ada lebih dari satu kaleng, buka susu formula bubuk yang paling mendekati tanggal kedaluwarsa. Perhatikan tanggal “Gunakan Sebelum” yang biasanya tercantum dalam kemasan.

Jangan berikan susu formula bubuk yang sudah melewati tanggal kedaluwarsa kepada buah hati. Susu yang sudah kadaluwarsa tidak aman dikonsumsi dan banyak nutrisi yang sudah hilang.

3. Simpan paling lama satu bulan

Banyak produsen susu formula yang menyarankan orang tua untuk menggunakan susu formula bubuk bayi dalam waktu satu bulan setelah dibuka. Meski tanggal kedaluwarsa lebih dari satu bulan, tetap lebih baik jika segera dihabiskan.

Baca Juga: Cara Membuat Susu Formula yang Benar, Ibu Perlu Tahu

Sebagai pengingat, orang tua bisa menyiapkan spidol permanen dan memberikan label pada setiap kemasan susu formula dengan tanggal pertama kali dibuka. Jika sudah mencapai satu bulan, lebih baik susu tersebut dibuang demi kesehatan si bayi.

4. Segera habiskan susu formula yang sudah diracik

Mendiamkan susu formula yang telah diracik terlalu lama dapat menyebabkan tumbuhnya bakteri di dalam botol susu bayi. Susu formula yang sudah diracik harus dihabiskan satu jam setelah dibuat.

Jika orang tua ingin menyimpannya, masukkan ke dalam botol dan simpan di dalam lemari es. Namun, susu tersebut harus dipanaskan dan dikonsumsi sebelum 24 jam.

Orang tua harus membuang susu formula sisa yang tidak habis dikonsumsi oleh buah hati. Jangan simpan susu formula sisa di dalam kulkas karena kombinasi susu formula dan air liur bayi menyebabkan bakteri tumbuh.

5. Jangan simpan di freezer

Menyimpan ASI di dalam freezer adalah langkah yang aman. Tapi, susu formula bubuk atau dalam bentuk apa pun tidak boleh disimpan di dalam freezer.

Baca Juga: Mengenal Warna Feses Bayi yang Minum Susu Formula

Penting untuk diketahui, suhu yang terlalu dingin dapat menyebabkan komponen susu formula terpisah. Dengan begitu, buah hati tidak akan mendapatkan semua nutrisi dalam susu tersebut.

Frequently Asked Question Section

Kenapa susu formula tidak boleh disimpan di dekat sumber panas?
chevron-down

Kontak dekat dengan sumber panas dapat mengurangi kandungan gizi dalam susu formula bubuk.

Bagaimana cara menyimpan susu formula yang sudah diracik?
chevron-down

Jika orang tua ingin menyimpan susu formula yang sudah diracik, masukkan ke dalam botol dan simpan di dalam kulkas.

Kenapa susu formula tidak boleh disimpan di freezer?
chevron-down

Suhu yang terlalu dingin dapat menyebabkan komponen susu formula terpisah.

(ALS)