Konten dari Pengguna

5 Gejala Jantung Lemah pada Wanita dan Jenis-jenisnya

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Gejala Jantung Lemah pada Wanita.  Foto: Shutter Stock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Gejala Jantung Lemah pada Wanita. Foto: Shutter Stock

Lemah jantung atau kardiomipati merupakan penyakit yang dapat menyerang siapa saja, termasuk kaum hawa. Penyakit ini sebenarnya dapat dikenali dengan beberapa tanda, namun tidak semua orang mengetahuinya. Oleh karena itu, penting bagi Anda untuk mengenali gejala jantung lemah pada wanita.

Penyakit jantung lemah dapat menyerang orang-orang dari segala usia. Meski begitu, ada beberapa faktor yang memicu penyakit tersebut, yakni riwayat keluarga yang mengalami kardiomiopati, serangan jantung mendadak, atau gagal jantung.

Selain itu, kardiomiopati juga dapat timbul karena obesitas parah, alkoholisme, sarkoidosis, penyakit jantung koroner, amiloidosis, diabetes, dan tekanan darah tinggi jangka panjang. Hal ini sebagaimana dikutip dari situs Healthline.

Lantas, seperti apa gejala jantung lemah pada wanita? Sebelum membahas lebih jauh, simak pengertian dan jenis-jenis lemah jantung terlebih dahulu di sini.

Ilustrasi Gejala Jantung Lemah pada Wanita. Foto: Shutterstock

Pengertian dan Jenis-jenis Lemah Jantung

Kardiomiopati adalah penyakit progresif dari miokardium atau otot jantung. Pada kebanyakan kasus, pasien kardiomiopati mengalami kondisi otot jantung yang melemah dan tidak mampu memompa darah ke seluruh tubuh sebagaimana mestinya.

Secara umum, kardiomiopati dapat dibedakan menjadi empat jenis, antara lain:

1. Kardiomiopati Dilatasi

Dilated cardiomyotaphy (DCM) merupakan bentuk paling umum dari penyakit jantung. DCM merupakan kondisi di mana otot jantung terlalu lemah untuk memompa darah secara efisien. Otot-otot akan meregang dan menjadi lebih tipis, sehingga ruang jantung akan berkembang (pembesaran jantung).

2. Kardiomiopati Hipertrofik

Penyakit ini dinilai bersifat genetik namun umum. Hypertrophic cardiomyopthy merujuk kepada dinding jantung yang menebal dan mencegah darah mengalir melalui jantung. Kardiomiopati hipertrofik bisa disebabkan oleh tekanan darah tinggi atau penuaan jangka panjang.

3. Displasia ventrikel kanan aritmogenik (ARVD)

Berbeda dengan penyakit kardiomiopati lainnya, Arrhythmogenic right ventricular dysplasia (ARVD) justru sangat langka. Namun, sebagian besar ARVD menyebabkan kematian mendadak pada atlet muda. Pada jenis penyakit ini, lemak dan jaringan ekstra fibrosa menggantikan otot ventrikel kanan, sehingga irama jantung tidak normal.

4. Kardiomiopati Restriktif

Restrictive cardiomyopathy merupakan bentuk yang paling tidak umum. Kondisi ini merujuk pada ventrikel menegang yang tidak cukup rileks untuk diisi darah.

Ilustrasi Gejala Jantung Lemah pada Wanita. Foto: Shutter Stock

Gejala Jantung Lemah Pada Wanita

Pada dasarnya, gejala jantung lemah pada wanita tidak jauh berbeda dari gejala yang dialami para pria. Untuk memperluas wawasan, simak gejala berikut yang dikutip dari buku Pijat Refleksi dan 6 Terapi Alternatif Lainnya oleh Herlina Widyaningrum:

1. Kelelahan

Lemahnya jantung dapat mempersulit proses pemompaan darah ke seluruh tubuh. Alhasil, tubuh akan terasa lelah dan tidak sanggup melakukan aktivitas normal, seperti naik tangga, lari, jalan dan sebagainya.

2. Sesak Napas

Mereka yang mengalami jantung lemah mungkin akan menunjukkan gejala berupa sesak napas ketika beraktivitas, misalnya olahraga, jalan, dan lain-lain. Seiring berjalannya waktu, sesak napas mungkin juga bisa terjadi ketika beristirahat dan tidur.

3. Nafsu Makan Menurun

Gagal jantung akan membuat hati dan sistem pencernaan sulit menerima pasokan darah sehat. Alhasil, muncul rasa mual dan kenyang meskipun belum makan. Jika dibiarkan, hal ini akan membuat berat badan berkurang drastis.

4. Detak Jantung Tidak Teratur

Jika tidak mampu memompa darah ke seluruh tubuh, jantung akan mencoba mempercepat denyutnya. Ini membuat jantung berdebar lebih cepat dan tidak teratur.

5. Sulit Konsentrasi

Lemah jantung akan membuat otak sulit untuk berkonsentrasi. Hal ini disebabkan oleh kadar zat tertentu yang abnormal dalam darah, seperti natrium dan berkurangnya aliran darah ke otak.

(GTT)

Frequently Asked Question Section

Apa yang Dimaksud dengan Jantung Lemah?

chevron-down

Jantung lemah atau kardiomiopati adalah penyakit progresif dari miokardium atau otot jantung.

Apa Saja Jenis-jenis Jantung Lemah?

chevron-down

Ada beberapa jenis jantung lemah, di antaranya kardiomiopati dilatasi, kardiomiopati hipertrofik, dan lainnya.

Apa Saja Gejala Jantung Lemah Pada Wanita?

chevron-down

Gejala jantung lemah pada wanita meliputi sulit konsentrasi, sesak napas, dan lainnya.