5 Jenis Kerang yang Aman Dikonsumsi bagi Pecinta Seafood

Menyajikan informasi terkini, terbaru dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle dan masih banyak lagi.
Konten dari Pengguna
27 Oktober 2022 16:10
·
waktu baca 3 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Ilustrasi jenis kerang yang aman dikonsumsi. Foto: Pixabay
ADVERTISEMENT
Kerang banyak dimanfaatkan sebagai bahan pangan bagi manusia dan salah satu sumber protein hewani. Menu makanan laut satu ini biasanya tersedia dalam bentuk segar atau beku yang siap untuk dimasak dan diolah menjadi makanan utama.
ADVERTISEMENT
Mengutip buku Fisiologi, Formasi, dan Degradasi Metabolit Hasil Perairan susunan Dr. Tati Nurhayati, dkk., kerang dan udang mengandung sumber lemak yang aman. Makanan laut mengandung kadar asam lemak tak jenuh ganda omega 3 yang cukup tinggi.
Tidak hanya di restoran, kerang juga banyak dijual di pasar. Namun, pecinta seafood perlu berhati-hati dalam mengonsumsi kerang. Sebab, terdapat jenis kerang yang beracun. Namun, masih banyak juga jenis kerang yang aman dikonsumsi.
Lalu, apa saja jenis kerang yang aman dikonsumsi?

Jenis Kerang yang Aman Dikonsumsi

Ilustrasi jenis kerang yang aman dikonsumsi. Foto: Pixabay
Berikut deretan kerang yang aman dikonsumsi yang dihimpun dari buku Fisiologi, Formasi, dan Degradasi Metabolit Hasil Perairan susunan Dr. Tati Nurhayati, dkk.

1. Kerang Hijau

Kerang hijau dapat berkembang biak dengan baik sepanjang tahun di daerah tropis. Sekali berkembang biak kerang hijau menghasilkan sebanyak 300.000 individu. Mengutip jurnal Pengantar Tataniaga Pertanian karya Hasyim (2003), setiap kali memijah, kerang hijau dapat menghasilkan telur sebanyak 369.227-458.000 butir.
ADVERTISEMENT
Dalam 100 gram daging kerang hijau mengandung 100 kalori yang gizinya setara dengan daging ayam. Itu mengapa, mengonsumsi kerang hijau sangat bermanfaat untuk ketahanan tubuh.

2. Kerang Dara

Kerang dara (Anadara granosa) adalah sejenis kerang yang biasa dikonsumsi oleh warga Asia Timur dan Asia Tenggara. Kerang dara mempunyai daging berwarna merah dan hidup di sekitar pasir lumpur laut dangkal. Kerang ini juga disebut sebagai kerang darah, sebab dapat menghasilkan hemoglobin dalam cairan merah yang dihasilkan.

3. Kerang Bambu

Kerang bambu tergolong sebagai kerang yang langka. Meski begitu, kerang jenis ini banyak dijumpai di Jawa Timur dan Madura. Kerang bambu memiliki rasa gurih dan manis dengan ciri khas bentuk silinder serta berwarna coklat kehijau-hijauan.

4. Kerang Simping

Kerang simping memiliki ciri khas berwarna cerah dan berbentuk pipih menyerupai kipas. Tekstur daging kerang simping kenyal dan padat. Selain itu, aman dikonsumsi dalam kondisi mentah.
ADVERTISEMENT

5. Kerang Tiram

Kerang tiram (Ostrea sp.) banyak dijumpai di sepanjang pantai Eropa, Amerika Utara, dan Jepang. Kerang tiram biasa disajikan mentah karena rasanya yang segar dan enak meskipun belum dimasak.
Tetapi, dapat pula dimasak dengan cara dicampur berbagai saus. Kerang tiram mengandung kalsium, vitamin A dan vitamin B yang tinggi.
Ilustrasi mutiara dalam kerang. Foto: Atsushi Hirao/Shutterstock

Manfaat Mengonsumsi Kerang

Mengutip laman Healthline, kerang mengandung nutrisi yang baik untuk tubuh, salah satunya adalah untuk menjaga kesehatan jantung. Berikut manfaat dari mengonsumsi kerang lainnya.

1. Menjaga kesehatan jantung

Mengonsumsi satu porsi kerang segar dapat mencegah seseorang dari berbagai masalah pada jantung, seperti pengerasan pembuluh arteri dan serangan jantung. Kandungan asam lemak omega-3 yang cukup tinggi dalam kerang mampu menurunkan trigliserida yang terlalu tinggi.
ADVERTISEMENT

2. Melindungi kulit dari penuaan dini

Astaxanthin adalah antioksidan jenis karotenoid yang memberi warna oranye atau merah alami pada buah dan sayuran serta hewan. Biasanya pigmen ini dapat dijumpai pada kerang, udang, dan lobster. Antioksidan astaxanthin memiliki manfaat untuk melindungi kulit dari penuaan serta menjaga kelembapan dan elastisitas.

3. Membantu mencegah osteoporosis

Kebanyakan jenis kerang kaya akan vitamin B12, nutrisi penting yang dibutuhkan untuk pembentukan tulang. Kadar vitamin B12 yang rendah dapat meningkatkan resiko osteoporosis seiring bertambahnya usia.
(ANS)