5 Macam Gangguan Tidur yang Umum Terjadi

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Salah satu penyebab kualitas tidur yang buruk adalah gangguan tidur atau sleep disorder. Selain menurunkan kualitas tidur seseorang, hal ini juga akan berdampak pada kesehatan dan keselamatan penderitanya.
Biasanya, gangguan ini ditandai dengan rasa kantuk di siang hari dan kesulitan tidur di malam hari. Selain itu, jika gangguan tidur tidak ditangani secara tepat akan menimbulkan penyakit lain, seperti hipertensi hingga jantung.
Sebenarnya ada banyak gangguan tidur yang bisa menyerang semua golongan usia. Namun, berikut ini adalah beberapa jenis penyakit gangguan tidur atau sleep disorder yang umum terjadi:
Insomnia
Insomnia adalah gangguan tidur yang sudah diketahui banyak orang. Penderita insomnia sendiri akan merasa sulit untuk tidur. Imbasnya, mereka merasa seperti belum cukup tidur pada saat terbangun.
Biasanya insomnia disebabkan oleh gangguan waktu dan mekanisme tidur serta perilaku yang tidak sehat. Antara lain jam tidur yang tidak teratur, sering begadang dan konsumsi kafein atau obat-obatan.
Narkolepsi
Secara umum Narkolepsi ditandai munculnya keinginan tidur di siang hari secara tak terkendali. Penderita sering kali jatuh tertidur di sembarang waktu dan tempat.
Ini juga terjadi berulang kali dalam sehari. Hal itu disebabkan kelainan neourologis (yang menyerang otak dan syaraf) kronis yang melibatkan sistem saraf pusat tubuh.
Hipersomnia
Hipersomnia adalah gangguan tidur dengan rasa kantuk yang berlebihan walaupun sudah tidur cukup. Biasanya, penderita hipersomnia bisa tidur 16 sampai 20 jam sehari.
Mengutip World Sleep Foundation, hipersomnia terdiri dari 3 tipe. Ketiga tipe tersebut yaitu hipersomnia berulang, hipersomnia idiopatik dan hipersomnia post-trauma.
Sleep Apnea
Gangguan tidur yang satu ini sangat berbahaya jika terus terjadi tanpa adanya penanganan secara tepat. Itu karena penderitanya mengalami penghentian napas saat tidur.
Sleep Apnea sangat umum terjadi. Gangguan ini bisa muncul pada segala kelompok usia dan jenis kelamin, namun lebih sering menimpa kaum pria. Sleep Apnea terjadi ketika sebagian saluran pernapasan bagian atas tersumbat dan menghalangi proses pernapasan sesaat.
Sleep Paralisis
Sleep Paralisis adalah gangguan tidur yang menyebabkan kelumpuhan mendadak saat tidur. Hal ini merujuk pada ketidakmampuan bergerak ketika kita sedang tidur atau terjaga dari tidur. Penderita Sleep Paralisis akan mengalami masalah untuk menggerakkan anggota badan, tidak bisa bersuara hingga kesulitan bernapas.
(LMJ)
