50 Contoh Majas Asosiasi yang Sering Digunakan Sehari-hari

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Dalam sastra Indonesia, majas adalah gaya bahasa yang digunakan untuk memperkaya kalimat. Dengan menggunakan majas, suatu kalimat akan dinilai lebih menarik dan lebih "hidup".
Majas dibedakan ke dalam beberapa kategori, salah satunya majas perbandingan. Menurut Burhan Nurgiyantoro dalam buku Stilistika, majas perbandingan merupakan majas yang digunakan untuk membandingkan atau menyandingkan dua objek melalui ciri-ciri kesamaan antara keduanya.
Salah satu jenis majas perbandingan adalah majas asosiasi. Seperti apa majas asosiasi? Berikut kumpulan contoh majas asosiasi yang dapat dipelajari untuk memahami jenis majas ini.
Kumpulan Contoh Majas Asosiasi
Mengutip buku 99% Sukses Menghadapi UN SMK TKP 2018 karya Dewi Rossalia, dkk., majas asosiasi adalah majas perumpamaan membandingkan dua hal yang pada hakikatnya berbeda tapi sengaja dianggap sama.
Majas ini kerap digunakan untuk memperindah kalimat dan memberikan makna yang lebih dalam dalam karya sastra seperti puisi, cerpen, dan novel.
Ciri utama majas asosiasi adalah menggunakan kata-kata seperti "bagai," "bagaikan," "seumpama," "seperti," dan "laksana." Tujuannya untuk menegaskan perbandingan antara dua hal yang berbeda, tetapi memiliki sifat atau karakteristik yang serupa.
Agar dapat memahaminya lebih jauh, simak contoh majas asosiasi yang biasa digunakan berikut ini:
Hatimu sekeras batu.
Pikirannya tajam seperti pisau.
Langkahnya ringan bagaikan angin.
Suaranya merdu laksana alunan biola.
Matanya bercahaya seperti bintang di malam hari.
Wajahnya pucat bagaikan mayat.
Cintanya tulus laksana embun pagi.
Ia bekerja keras seperti mesin.
Kepalanya panas bagaikan bara api.
Perempuan itu beratnya sangat ringan seperti kapas.
Tertawanya keras sekali bagaikan petir di malam hari.
Penderitaannya berat seperti gunung.
Wajahnya cantik laksana bunga mawar.
Tangannya lentur seperti ranting pohon.
Tubuhnya kurus bagaikan lidi.
Hidupnya tenang laksana air di danau.
Ia bergerak cepat seperti kilat.
Rambutnya hitam bagaikan arang.
Kekayaannya melimpah seperti lautan.
Jiwanya bebas laksana burung di udara.
Harapannya hancur bagaikan kaca pecah.
Hidupnya liar seperti ombak di laut.
Senyumnya manis bagaikan madu.
Wajahnya segar laksana bunga pagi.
Langkahnya tegap seperti prajurit.
Hatimu sedingin es.
Suaranya bising bagaikan gemuruh guntur.
Tatapannya tajam laksana elang.
Tekadnya kuat seperti baja.
Rasa sakitnya seperti ditusuk duri.
Perasaannya rapuh bagaikan kaca tipis.
Hidupnya hampa seperti gurun pasir.
Tindakanmu kasar bagaikan ombak menghantam batu.
Cintanya dalam seperti samudera.
Hatinya tulus layaknya merpati.
Tangannya halus seperti sutra.
Hidupnya damai bagaikan surga.
Perasaannya kacau balau bak diterjang badai.
Tawanya riang seperti anak kecil.
Pikirannya seperti benang kusut.
Rambutnya tidak terurus dengan baik seperti jerami.
Jalannya lambat sekali seperti siput.
Mukanya merah bagaikan tomat.
Hatinya hancur seperti cermin yang pecah.
Senyumnya luntur bagaikan es yang mencair.
Suaranya lantang bagaikan suara sangkakala.
Perasaannya halus laksana sutra.
Matanya sayu seperti lampu yang redup.
Hatimu terang seperti matahari pagi.
Mukanya berseri laksana mentari di pagi hari.
Baca Juga: 80 Contoh Kalimat Majas Sindiran beserta Artinya
(SAI)
