50 Pantun tentang Pahlawan yang Inspiratif

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 7 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pantun tentang pahlawan banyak dicari menjelang peringatan Hari Pahlawan 10 November. Seperti kita ketahui, Hari Pahlawan merupakan salah satu momen bersejarah bagi bangsa Indonesia.
Menyampaikan pantun merupakan salah satu cara paling sederhana untuk mengenang jasa pahlawan. Dengan sajak yang mudah diingat, pantun menjadi sarana efektif untuk menyebarkan semangat kebangsaan dan patriotisme, terutama di kalangan generasi muda.
Pantun tidak hanya sebagai bentuk hiburan, tetapi juga sebagai alat pendidikan yang memperkuat identitas nasional. Di bawah ini terdapat 50 contoh pantun tentang pahlawan yang inspiratif.
Nilai-nilai dalam Pantun Kepahlawanan
Pantun merupakan puisi lama yang diucapkan secara lisan dengan rima dan sajak. Pantun terdiri dari 4 bait dengan sajak a-b-a-b atau a-a-a-a.
Pantun biasanya digunakan untuk menyampaikan pesan, baik itu tentang kehidupan hingga kepahlawanan. Pantun disusun dalam bahasa yang singkat namun padat makna. Setiap kata dalam pantun sering kali memiliki makna kiasan dan menyiratkan pesan tertentu.
Dikutip dari buku “The Learning Cell dalam Pembelajaran Menulis Pantun” oleh Wiji Astuti (2021), pantun kepahlawanan adalah pantun yang berisi mengenai perjuangan seorang pahlawan, semangat kebangsaan, dan patriotisme.
Pantun tentang pahlawan mengandung nilai-nilai kepahlawanan seperti keberanian, ketulusan, dan pengorbanan. Dengan membaca atau mendengar pantun tentang pahlawan, generasi muda diharapkan dapat menumbuhkan rasa cinta tanah air dan semangat untuk melanjutkan perjuangan para pendahulu.
Contoh Pantun tentang Pahlawan
Melalui pantun tentang pahlawan, kita diajak untuk menjaga semangat perjuangan, cinta tanah air, serta menghargai pengorbanan para pejuang agar tetap hidup di setiap generasi.
Pantun jenis ini sering kali digunakan dalam upacara peringatan Hari Pahlawan atau acara-acara yang bertujuan untuk memperkuat rasa persatuan dan kesatuan bangsa.
Dihimpun melalui buku “Kamus Lengkap Pantun Indonesia” ditulis oleh Agus Priyanto S.Pd (2014) dan buku “Pantun Pelangi Budaya Nusantara” oleh Sri Haryati (2020) serta sumber lainnya, berikut contoh pantun tentang pahlawan yang bisa dijadikan referensi:
1.
Musim Kemarau tanah kering
Panas sekali rasanya
Maju dengan membawa bambu runcing
Semangat 45 hendak membela negara tercinta
2.
Pagi-pagi olahraga
Olahraga ingin makan pisang
Meski raga pejuang telah tiada
Namun tetap akan dikenang
3.
Jalan-jalan melihat beruang
Beruang lucu sekali tingkahnya
Sungguh besar jasa pejuang
Rela mati demi bangsanya
4.
Bunga indah di dekat taman
Riang anak tertawa ria
Sungguh luar biasa kemerdekaan
Direbut dengan darah dan nyawa
5.
Makan nasi pakai daun lada
Rasanya pedas terasa
Jangan lupa sirami pahlawan dengan doa
Agar mereka bisa tenang di surga
6.
Bikin mie rebus pakai cabai lima
Minumannya jus vanilla
Mari kirim pahlawan dengan doa
Agar mereka damai di Sisi-Nya
7.
Gelar Aceh adalah Teuku
Salah satu nama saudaramu
Terimakasih pahlawanku
Sungguh besar jasa-jasamu
8.
Ibu pergi ke pasar Pasuruan
Membeli buah anggur
Selamat hari pahlawan
Hormati pahlawan yang telah gugur
9.
Di pasar bertemu pak Dadang
Pak Dadang beli banyak jajanan
Jangan berlagak gagah dan garang
Jika tidak memiliki keberanian layaknya pahlawan
10.
Habis makan siapkan uang
Hati ruang penuh harapan
Pahlawan dari medan juang
Taruhan jiwa tuk masa depan
11.
Jajan ampela di jalan Pantura
Jajan bakso memandang awan
Tari perang dari Maluku Utara
Tari rakyat sambut pahlawan
12.
Sang Saka merah putih berkibar bebas
Karena pahlawan-pahlawan yang ikhlas
Memperjuangkan Indonesia agar terlepas
Dari penjajah yang sadis dan pemeras
13.
Sambil makan buah duku
Angin semilir di pinggir jalan
Tarian daerah asli Maluku
Melukiskan jiwa kepahlawanan
14.
Aku rindu desa paman
Ikut pulang bersama Pak Sa'ad
Pahlawan tidak pernah sempurna
Tetapi mereka berani dan bertekad
15.
Naik kereta bersama ibu
Berhentinya di stasiun Tugu
Jangan khawatir pahlawanku
Ku teruskan perjuanganmu
16.
Beli apa-apa pakai uang
Uang buat beli semangka
Jangan lupakan jasa pejuang
Hargai jasa mereka
17.
Jalan-jalan ke Samarinda
Eh malah nyasar ke pulau Madura
Wahai pemuda harapan bangsa
Pahlawan masa depan kita semua
18.
Burung kenari terbang tinggi
Hinggap di dahan yang berdiri
Semangat juangmu pahlawan tidak tertandingi
Akan selalu terkenang di dalam diri
19.
Mangga muda rasanya kecut
Buah pisang berwarna kuning
Semangat pejuang tak kenal takut
Bermodal parang semangat melucut
20.
Pedati ditarik sapi
Ditemani kereta kuda
Berjuang sepenuh hati
Mencapai Indonesia merdeka
21.
Pergi ke sawah menanam padi
Sambil membawa kelapa muda
Wanita adalah pahlawan super sejati
Karena mereka memiliki kehidupan dan segalanya
22.
Ada bersih ada kotor
Mari kita kenang jasa pahlawan
Lalu tumbangkan para koruptor
Maju terus pantang mundur
23.
Makan ayam di kuali
Ayam dari Taiwan
Jasa pahlawan tidak dihargai
Padahal harta dan nyawa rela dikorbankan
24.
Adakah perisai bertali rambut
Rambut dipintal akan cemara
Adakah misal tahu takut
Kamipun muda lagi perkasa
25.
Buah leci buah mangga
Dimakan lahap oleh Rini
Di medan peran engkau berlaga
Hadapi musuh gagah berani
26.
Memang pahit buah peria
Makanan orang pergi menjala
Jikalau mengaku setia
Bersamalah kita pertahankan negara
27.
Jajan bakso memandang awan
Habis makan siapkan uang
Tari rakyat sambut pahlawan
Pahlawan dari medan juang
28.
Pergi ke kebun binatang melihat beruang
Beruang lucu banyak tingkahnya
Sungguh besar jasa pejuang
Rela mati demi bangsanya
29.
Aku rindu kampung halaman
Lalu diajak pulang sama Pak Ahmad
Wahai pahlawan yang penuh pengalaman
Mereka selalu berani bertekad
30.
Ibu Nur membuat ketan
Ketan dimasak Jepang lebaran
Mari kita jaga persatuan
Agar Indonesia penuh harapan
31.
Ke sawah menanam padi
Jangan lupa naik pedati
Berjuang sampai mati
Demi sang ibu Pertiwi
32.
Di pantai banyak karang
Karang adalah kekayaan lautan
Jangan berlagak gagah yang garang
Kalau tidak berani seperti pahlawan
33.
Ke pasar beli buah naga
Mampir sebentar beli ikan
Bukan sekedar harta dan benda
Nyawapun kau pertaruhkan
34.
Musim hujan banyak rambutan
Bumi berhujan basah tanahnya
Indonesia tercinta jadi rebutan
Kami berjuang bersama
35.
Pohon cemara jauh di rantau
Berdiri tegak berbatas jendela
Barang siapa mengganggu engkau
Kami rakyat siap membela
36.
Perempuan muda membawa madu
Terjerat benang dalam selimut
Indonesia bangsa yang satu
Bangsa yang utuh tak pernah bergelut
37.
Bunga sepatu merah bergoyang-goyang
Kelopak mawar di tepi jendela
Barang siapa mengajak berperang
Kami semangat untuk membela
38.
Pergi merantau ke luar negeri
Pulang ke rumah membawa ilmu
Tetap semangat membangun negeri
Demi bangsa negara maju
39.
Makan bakwan diisi roti
Simpan sedikit di kotak peti
Nama pahlawan tak pernah mati
Selalu terpatri di dalam hati
40.
Kata bijak kita temukan
Simpan buku ke dalam saku
Merah putih kita agungkan
Hidup mati demi bangsaku
41.
Ambil batu warnanya kelabu
Batu dilempar ketika guntur
Mati satu tumbuh seribu
Jiwa pahlawan tak akan luntur
42.
Ampas padi tanggung dibuang
Bunga kembang hanya rekaan
Bakti kami pada pejuang
Siap melanjutkan kemerdekaan
43.
Balon udara lepas terangkat
Jalan kaki berlama-lama
Hidup mati tetap semangat
Demi bangsa dan negara
44.
Ikan cakalan disayat-sayat
Kakak cerita tentang hikayat
Sejarah pahlawan sepanjang hayat
Kan dikenang seluruh rakyat
45.
Ke Pulau Serangan lihat awan
Naik sampan dan mobil sedan
Nilai perjuangan para pahlawan
Harus jadikan sebagai teladan
46.
Ke Kota Bandung Jalan Malabar
Dago pakar jauh terbentang
Merah putih tetap berkibar
Indonesia tetap jadi pemenang
47.
Pak Guru pergi ke kelas
Untuk ingatkan siswa yang malas
Jasa pahlawan wajib dibalas
Bangun negara secara ikhlas
48.
Bubuk ragi dibawa kawan
Ragi dituang sesuai selera
Untuk menghargai jasa para pahlawan
Mari berjuang bangun negara
49.
Bulan malam berteman burung gagak
Singa terbangun dalam genggaman
Seluruh rakyat bangun bergerak
Menjaga bangsa dari ancaman
50.
Anak kesasar tak ingat arah
Ke hutan lebat membawa uang
bangsa yang besar ingat sejarah
Bangsa yang hebat tetap berjuang
Baca juga: Menilik Sejarah Hari Pahlawan 10 November 1945
(RK)
