Konten dari Pengguna

55 Contoh Hard Skill dalam CV untuk Berbagai Jenis Pekerjaan

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Penting bagi kandidat untuk untuk mencantumkan contoh hard skill dalam CV. Foto: Pexels.com
zoom-in-whitePerbesar
Penting bagi kandidat untuk untuk mencantumkan contoh hard skill dalam CV. Foto: Pexels.com

Dalam menyusun Curriculum Vitae (CV), kandidat perlu memberikan informasi berupa hard skill yang dimiliki. Sebab, hal ini menunjukkan kompetensi teknis dan spesifik yang relevan dengan posisi yang dilamar.

Menurut Herman Hatta, dkk dalam buku Model-Model Manajemen SDM, hard skill adalah jenis keterampilan atau pengetahuan khusus yang dibutuhkan untuk sebuah pekerjaan. Misalnya, pekerjaan di bidang teknologi informasi membutuhkan hard skill berupa kemampuan dalam pemrograman dan pengelolaan data base.

Mencantumkan contoh hard skill dalam CV dapat membantu perekrut untuk memahami kemampuan spesifik yang dimiliki oleh kandidat dan bagaimana keterampilan tersebut dapat berkontribusi pada perusahaan. Lantas, apa saja contoh hard skill?

Kumpulan Contoh Hard Skill dalam CV

Hard skill adalah jenis keterampilan atau pengetahuan khusus yang dibutuhkan untuk sebuah pekerjaan. Foto: Pexels.com

Dirangkum dari laman The Muse, berikut adalah beberapa contoh hard skill yang umum dicantumkan dalam CV untuk berbagai bidang pekerjaan berdasarkan jenisnya:

1. Keterampilan Analisis Data

Keterampilan analisis data sangat penting di bidang. seperti riset, data, atau keuangan. Keterampilan ini juga berguna di bidang lain, seperti pemasaran, penjualan, atau hal lain yang membutuhkan pengolahan informasi. Beberapa contoh keterampilan ini adalah:

  1. Business Analysis (Analisis Bisnis)

  2. Customer Analysis (Analisis Pelanggan)

  3. Data Analysis (Analisis Data)

  4. Data Engineering (Rekayasa Data)

  5. Data Mining (Penambangan Data)

  6. Data Reporting (Pelaporan Data)

  7. Data Presentation (Presentasi Data)

  8. Data Visualization (Visualisasi Data)

  9. Financial Analysis (Analisis Keuangan)

  10. Market Analysis (Analisis Pasar)

2. Keterampilan Komunikasi

Keterampilan komunikasi tidak hanya dianggap sebagai soft skills, tetapi juga bisa menjadi hard skills ketika melibatkan tugas spesifik dan memerlukan basis pengetahuan tertentu. Beberapa contoh keterampilan komunikasi ini adalah:

  1. Academic Writing (Penulisan Akademik)

  2. Blog Writing (Penulisan Blog)

  3. Content Writing (Penulisan Konten)

  4. Copywriting (Copywriting)

  5. Editing and Proofreading (Penyuntingan dan Koreksi)

  6. Press Release Writing (Penulisan Siaran Pers)

  7. Proposal Writing (Penulisan Proposal)

  8. Research and Reporting (Penelitian dan Pelaporan)

  9. Technical Report Writing (Penulisan Laporan Teknis)

  10. Transcription (Transkripsi)

3. Keterampilan Pemograman

Keterampilan pemrograman adalah kemampuan dalam menulis kode dan menggunakan bahasa pemrograman untuk mengembangkan perangkat lunak, aplikasi, atau situs web. Contohnya bisa berupa:

  1. ADA Accessible Development

  2. API Development

  3. Application Development and Scaling

  4. C++

  5. CSS

  6. HTML

  7. Java

  8. JavaScript

  9. Node

  10. Python

Baca Juga: 8 Contoh Soft Skill beserta Cara Meningkatkannya

4. Keterampilan Penggunaan Software atau Tools

Contoh hard skill dalam CV yang umum dicantumkan adalah kemampuan pengoperasian software tertentu. Foto: Pexels.com

Dalam CV, kandidat juga dapat mencantumkan keterampilan berupa kemampuan mengoperasikan software atau tools tertentu. Contohnya:

  1. Autocad

  2. Accounting software (Contoh: NetSuite, QuickBooks)

  3. Adobe Creative Cloud

  4. Content Management System (Contoh: Wordpress, Joomla)

  5. CRM Software (Contoh: Zoho, Zendesk)

  6. Google Analytics

  7. Google Search Console

  8. Google Workspace

  9. Hootsuite

  10. Microsoft Office 365

5. Task Oriented Skills

Keterampilan berorientasi tugas merupakan kemampuan spesifik yang diperlukan untuk menyelesaikan tugas-tugas tertentu dalam pekerjaan.

Setiap pekerjaan membutuhkan keterampilan ini, tetapi yang dibutuhkan bisa sangat bervariasi tergantung pada posisi dan industri yang ditekuni. Berikut beberapa contohnya:

  1. Accounting (Akuntansi)

  2. Budgeting (Penganggaran)

  3. Database Administration (Administrasi Basis Data)

  4. Market Research (Riset Pasar)

  5. Recruitment (Rekrutmen)

  6. Search Engine Optimization (SEO) (Optimisasi Mesin Pencari)

  7. Social Media Management (Manajemen Media Sosial)

  8. Tax Preparation (Persiapan Pajak)

  9. User Experience (UX) Research (Riset Pengalaman Pengguna)

  10. Website Design (Desain Website)

6. Kemampuan Berbahasa Asing

Kemampuan berbahasa asing juga merupakan contoh hard skill yang penting untuk disertakan dalam CV. Ini mencakup kemampuan untuk berkomunikasi secara efektif dalam bahasa selain bahasa ibu, seperti:

  1. English (Bahasa Inggris)

  2. Mandarin (Bahasa Mandarin)

  3. French (Bahasa Perancis)

  4. Japanese (Bahasa Jepang)

  5. Arabic (Bahasa Arab)

Dalam CV, kemampuan berbahasa asing biasanya disertakan dengan keterangan yang menujukkan tingkat kefasihan kandidat, seperti basic (dasar), intermediate (menengah), advanced (lanjutan), hingga fluent (fasih).

(SAI)