55 Contoh Hard Skill dalam CV untuk Berbagai Jenis Pekerjaan

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Dalam menyusun Curriculum Vitae (CV), kandidat perlu memberikan informasi berupa hard skill yang dimiliki. Sebab, hal ini menunjukkan kompetensi teknis dan spesifik yang relevan dengan posisi yang dilamar.
Menurut Herman Hatta, dkk dalam buku Model-Model Manajemen SDM, hard skill adalah jenis keterampilan atau pengetahuan khusus yang dibutuhkan untuk sebuah pekerjaan. Misalnya, pekerjaan di bidang teknologi informasi membutuhkan hard skill berupa kemampuan dalam pemrograman dan pengelolaan data base.
Mencantumkan contoh hard skill dalam CV dapat membantu perekrut untuk memahami kemampuan spesifik yang dimiliki oleh kandidat dan bagaimana keterampilan tersebut dapat berkontribusi pada perusahaan. Lantas, apa saja contoh hard skill?
Kumpulan Contoh Hard Skill dalam CV
Dirangkum dari laman The Muse, berikut adalah beberapa contoh hard skill yang umum dicantumkan dalam CV untuk berbagai bidang pekerjaan berdasarkan jenisnya:
1. Keterampilan Analisis Data
Keterampilan analisis data sangat penting di bidang. seperti riset, data, atau keuangan. Keterampilan ini juga berguna di bidang lain, seperti pemasaran, penjualan, atau hal lain yang membutuhkan pengolahan informasi. Beberapa contoh keterampilan ini adalah:
Business Analysis (Analisis Bisnis)
Customer Analysis (Analisis Pelanggan)
Data Analysis (Analisis Data)
Data Engineering (Rekayasa Data)
Data Mining (Penambangan Data)
Data Reporting (Pelaporan Data)
Data Presentation (Presentasi Data)
Data Visualization (Visualisasi Data)
Financial Analysis (Analisis Keuangan)
Market Analysis (Analisis Pasar)
2. Keterampilan Komunikasi
Keterampilan komunikasi tidak hanya dianggap sebagai soft skills, tetapi juga bisa menjadi hard skills ketika melibatkan tugas spesifik dan memerlukan basis pengetahuan tertentu. Beberapa contoh keterampilan komunikasi ini adalah:
Academic Writing (Penulisan Akademik)
Blog Writing (Penulisan Blog)
Content Writing (Penulisan Konten)
Copywriting (Copywriting)
Editing and Proofreading (Penyuntingan dan Koreksi)
Press Release Writing (Penulisan Siaran Pers)
Proposal Writing (Penulisan Proposal)
Research and Reporting (Penelitian dan Pelaporan)
Technical Report Writing (Penulisan Laporan Teknis)
Transcription (Transkripsi)
3. Keterampilan Pemograman
Keterampilan pemrograman adalah kemampuan dalam menulis kode dan menggunakan bahasa pemrograman untuk mengembangkan perangkat lunak, aplikasi, atau situs web. Contohnya bisa berupa:
ADA Accessible Development
API Development
Application Development and Scaling
C++
CSS
HTML
Java
JavaScript
Node
Python
Baca Juga: 8 Contoh Soft Skill beserta Cara Meningkatkannya
4. Keterampilan Penggunaan Software atau Tools
Dalam CV, kandidat juga dapat mencantumkan keterampilan berupa kemampuan mengoperasikan software atau tools tertentu. Contohnya:
Autocad
Accounting software (Contoh: NetSuite, QuickBooks)
Adobe Creative Cloud
Content Management System (Contoh: Wordpress, Joomla)
CRM Software (Contoh: Zoho, Zendesk)
Google Analytics
Google Search Console
Google Workspace
Hootsuite
Microsoft Office 365
5. Task Oriented Skills
Keterampilan berorientasi tugas merupakan kemampuan spesifik yang diperlukan untuk menyelesaikan tugas-tugas tertentu dalam pekerjaan.
Setiap pekerjaan membutuhkan keterampilan ini, tetapi yang dibutuhkan bisa sangat bervariasi tergantung pada posisi dan industri yang ditekuni. Berikut beberapa contohnya:
Accounting (Akuntansi)
Budgeting (Penganggaran)
Database Administration (Administrasi Basis Data)
Market Research (Riset Pasar)
Recruitment (Rekrutmen)
Search Engine Optimization (SEO) (Optimisasi Mesin Pencari)
Social Media Management (Manajemen Media Sosial)
Tax Preparation (Persiapan Pajak)
User Experience (UX) Research (Riset Pengalaman Pengguna)
Website Design (Desain Website)
6. Kemampuan Berbahasa Asing
Kemampuan berbahasa asing juga merupakan contoh hard skill yang penting untuk disertakan dalam CV. Ini mencakup kemampuan untuk berkomunikasi secara efektif dalam bahasa selain bahasa ibu, seperti:
English (Bahasa Inggris)
Mandarin (Bahasa Mandarin)
French (Bahasa Perancis)
Japanese (Bahasa Jepang)
Arabic (Bahasa Arab)
Dalam CV, kemampuan berbahasa asing biasanya disertakan dengan keterangan yang menujukkan tingkat kefasihan kandidat, seperti basic (dasar), intermediate (menengah), advanced (lanjutan), hingga fluent (fasih).
(SAI)
