6 Puisi Hari Ibu yang Menyentuh Hati untuk Ungkapan Kasih Sayang

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Hari Ibu diperingati setiap tanggal 22 Desember sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi perempuan, khususnya para ibu. Lebih dari sekadar penghormatan simbolis, peringatan ini mengingatkan kita untuk selalu mengapresiasi kasih sayang ibu tanpa pamrih.
Hari Ibu biasanya diperingati dengan memberi ucapan atau kado berkesan. Sebagai penyempurna, kamu juga bisa memberikan surat berisi puisi yang menyentuh hati.
Jika butuh referensi, simak daftar puisi Hari Ibu yang menyentuh hati lewat artikel berikut ini.
Puisi Hari Ibu yang Menyentuh Hati
Merayakan Hari Ibu bukanlah sekadar tradisi, melainkan cara untuk menunjukkan rasa terima kasih dan cinta kepada ibu. Sebagaimana kita tahu, ibu adalah sosok yang sangat berjasa dalam kehidupan seorang anak.
Bahkan, ia rela berjuang untuk mewujudkan kebahagiaan dan kesejahteraan buah hatinya. Oleh karena itu, surat atau puisi yang tulus bisa jadi hadiah yang berkesan untuk ibu.
Di momen spesial ini, Anda bisa memberikan puisi Hari Ibu yang menyentuh hati. Berikut beberapa contohnya yang dirangkum dari berbagai sumber:
1. Sejuta Cinta
pertama kubuka mata, kulihat senyummu
pertama aku terjatuh, kupegang tanganmu
pertama aku bimbang, kautuntun jalanku
kau selalu bersamaku, Ibunda
di kala aku bersedih, engkau menghiburku
di kala aku sendiri, engkau mendampingi
di kala aku lemah, kau semangati aku
kau selalu di sampingku, Ibunda
Sumber: Karya Sonia Wibisono dalam buku 123 Puisi Perempuan Indonesia.
2. Selembut Kasih
Ia terkasih yang paling hebat
Kasihnya sanggup menerima apa pun beban hidupnya
Kasihnya sanggup menyimpan semua keinginan hatinya
Hanya untuk orang-orang terkasih dalam kehidupannya
Kasihnya melakukan segala perbuatan hasih
dengan segala ketulusan hatinya
Sumber: Karya Lilik Sulistiyowati dalam buku 123 puisi perempuan Indonesia.
3. Hari Ibu Sepanjang Hari
Sembilan bulan engkau mengandung
Kau lahirkan diriku, korbankan nyawamu
Dalam benakmu, kebahagiaan yang utama bagimu
Kau berusaha sekuat tenaga
Bekerja keras jiwa raga
Demi aku, anakmu tercinta
Tak pantas bila hatimu hanya dirayakan satu kali
Karena kasih sayangmu pun sepanjang hari
Aku dilahirkan bukan untuk berlomba
Karena yang engkau harapkan aku dapat berdoa
Urusan duniawi ini engkau seakan tak ingin menikmati
Hanya untuk anakmu, engkau berjuang sepenuh hati
Sumber: Karya Khotibul Umum dalam buku Kukenang Kau Dengan Puisi (2020)
4. Hari Ibu
Tulus suci terlukis di relung hatinya
Hemat bersahaja budi bahasanya
Arif bijaksana seluruh keputusannya
Tegas bermakna segala nasihatnya
Penuh arti setiap gerak langkahnya
Dalam mendidik membesarkan dan
Membimbing setiap bangunnya
Sumber: Karya Susilowati (2018) dalam Buku Kumpulan Puisi Pintu Hati
5. Ibu
Ibu, engkaulah pemilik hati yang sabar
Yang senantiasa merawat semesta
Dipelihara agar sejahtera sentosa
Ibu, engkaulah penyelamat sang pengembara
Agar tak tersesat ia saat berjalan di dunia
Diarahkannya agar selamat sampai akhir persinggahan
6. Kasih Ibu
Kasih Ibu tiada habis
Meski tetes air telah sampai pada yang terakhir
Atau langit runtuh hingga sisakan nihil
Kasih Ibu tiada habis
Meski laut terkuras kering
Atau gunung dirontokkan angin
(SLT)
