Konten dari Pengguna

7 Cara Menggunakan Multimeter Digital sebagai Alat Ukur Listrik

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Cara menggunakan multimeter, foto: Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Cara menggunakan multimeter, foto: Pixabay

Cara menggunakan multimeter digital sama seperti multimeter analog, namun jauh lebih mudah dan praktis. Selain itu, hasil pengukuran pada multimeter digital jauh lebih tepat dibandingkan dengan multimeter analog.

Multimeter adalah alat yang digunakan untuk mengukur arus listrik, tegangan listrik, dan hambatan listrik. Multimeter terbagi menjadi dua jenis, yakni alat ukur analog dan alat ukur digital.

Secara umum sebelum penggunaan alat ukur multimeter harus memperhatikan kondisi alat terlebih dahulu apakah dalam keadaan baik atau tidak. Kondisi alat yang rusak akan mempengaruhi hasil sehingga akan beresiko fatal.

Cara Menggunakan Multimeter Digital

Cara menggunakan multimeter, foto: Pixabay

Mengutip buku Dasar Teknik Listrik karya Hantje Ponto, multimeter digital menyajikan hasil berupa angka. Selain itu, hasil pengukuran dari multimeter digital memiliki akurasi yang tinggi. Akan tetapi, kekurangannya adalah kurang tepat saat harus membaca tegangan yang naik turun atau tidak stabil.

Berikut merupakan cara-cara menggunakan multimeter digital yang diklasifikasikan berdasarkan jenis tegangan atau arus yang diukurnya.

1. Mengukur Kuat Arus Listrik

  • Putar dan atur saklar selektor dan letakkan ke posisi DCA.

  • Putar dan atur saklar selektor sesuai dengan dugaan besaran arus yang akan diukur.

  • Putuskan jalur catu daya yang terhubung dengan beban.

  • Hubungkan probe multimeter ke terminal pada jalur yang diputuskan sebelumnya. Hubungkan probe warna merah ke tegangan positif dan probe warna hitam ke tegangan negatif.

  • Amati dan baca hasil pengukuran yang tertera pada display multimeter.

2. Mengukur Tegangan Bolak-Balik (AC)

  • Putar dan atur saklar selektor dan letakkan pada ACV.

  • Hubungkan probe ke terminal tegangan yang akan diukur, untuk tegangan AC tidak ada polaritas positif atau negatif.

  • Amati hasil pengukuran yang tertera di display multimeter.

3. Mengukur Tegangan Searah (DC)

  • Putar dan atur selektor dan letakkan pada posisi DCV.

  • Hubungan probe ke terminal tegangan yang akan diukur. Probe yang berwarna merah dihubungkan dengan terminal positif dan probe berwarna hitam dihubungkan dengan terminal negatif.

  • Baca dan amati hasil yang tertera di display multimeter.

4. Mengukur Nilai Hambatan Resistor

  • Putar pengatur saklar selektor dan letakkan pada posisi Ω (Ohm).

  • Hubungkan probe positif dan negatif kedua terminal elemen resistor (tahanan). Tak perlu khawatir bila salah penempatan terminal probe karena tidak ada polaritas seperti mengukur tegangan.

  • Amati atau baca hasil pengukuran pada display multimeter.

  • Bandingkan hasil pengukuran dengan nilai pada gelang warna resistor.

5. Mengukur Nilai Hambatan Resistor Variabel

  • Putar pengaturan saklar selektor dan letakan pada posisi Ω (Ohm).

  • Hubungkan probe positif dan negatif ke terminal elemen resistor (hambatan), tidak perlu khawatir apabila probe terbalik.

  • Amati dan baca hasil pengukuran yang keluar di display multimeter.

6. Menguji Hubung Singkat

  • Putar pengatur saklar selektor dan letakkan pada posisi Ω (Ohm).

  • Hubungkan kedua probe multimeter pada kedua terminal yang akan dicek sistem koneksinya.

  • Amati dengan membaca hasil ukur pada display multimeter.

7. Cara Menguji Dioda

  • Putar pengatur saklar selektor dan letakkan pada posisi kode simbol dioda.

  • Hubungkan probe warna hitam pada ujung kaki dioda yang ada gelang berwarna sebagai terminal katoda.

  • Hubungkan probe warna merah pada ujung kaki dioda yang lain sebagai terminal anoda.

  • Amati dan baca display multimeter kemudian tukar posisi probe multimeter.

  • Apabila display multimeter tidak menunjukan nilai, berarti dioda dalam kondisi baik dan layak digunakan.

Frequently Asked Question Section

Apa yang dimaksud dengan alat ukur multimeter?
chevron-down

Multimeter adalah alat yang digunakan untuk mengukur arus listrik, tegangan listrik, dan hambatan listrik.

Ada berapa macam multimeter?
chevron-down

Multimeter terbagi menjadi dua jenis, yakni alat ukur analog dan alat ukur digital.

Apa kelebihan multimeter digital dibandingkan dengan multimeter analog?
chevron-down

Multimeter digital lebih mudah dan praktis dibandingkan dengan multimeter analog.

(PHR)