Konten dari Pengguna

7 Lagu Mudik Padang untuk Menemani Perjalanan

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi mendengarkan lagu mudik Padang. Foto: Unsplash.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi mendengarkan lagu mudik Padang. Foto: Unsplash.

Mendengarkan musik saat perjalanan mudik Lebaran menjadi hal yang wajib dilakukan di dalam kendaraan. Lagu bertema kampung halaman dapat mengusir rasa bosan selama perjalanan panjang tersebut.

Bagi perantau Minang, memutar lagu mudik Padang tentu akan menambah antusias untuk segera meluapkan kerinduan pada tanah kelahiran. Sebagai referensi, simak daftar lagunya berikut ini!

Kumpulan Lagu Mudik Padang

Ilustrasi lagu mudik Padang. Foto: Unsplash.

Berikut daftar lagu mudik Padang yang cocok didengarkan selama perjalanan ke kampung halaman.

1. Kampuang Nan Jauh di Mato

Lagu "Kampuang Nan Jauh di Mato" mengingatkan para perantau pada masa kecil mereka di kampung halaman. Liriknya menceritakan kerinduan pada desa yang dikelilingi pegunungan dan suasana gotong royong warganya. Hal ini tergambar jelas pada bait: "Kampuang nan jauh di mato, dikelilingi baliik gunuang... Taringat kawan-kawan lamo, sawaiktu main suling."

2. Rantau Den Pajauah - Ipank ft. Rayola

Lagu "Rantau Den Pajauah" menceritakan dilema seorang lelaki Minang yang sedang berjuang mencari rezeki di kota lain. Di satu sisi, dia harus fokus bekerja. Tapi, di sisi lain, pasangannya sangat rindu dan memintanya segera pulang.

Pesan ini tersampaikan lewat lirik yang bertuliskan: "Rantau den pajauah, Karano harto denai manjauah... Jauah.. jauah rantau denai pajauah, Jalang.. jalang indak ka denai jalang."

3. Tanggih Dirantau - Zalmon

Lagu yang dinyanyikan Zalmon ini menceritakan kesedihan seorang perantau yang sedang kesusahan dan memohon ampun kepada ibunya di kampung. Liriknya menggambarkan betapa beratnya bertahan hidup saat seseorang sedang berada di titik terendah.

Kepedihan tersebut disuarakan melalui cuplikan liriknya: "Malang nan dek urang bakutiko mak oi, tibo diambo malang ba kapanjangan... Tinggallah kulik pambaluik tulang."

4. Taragak Pulang - Dira Sati

Sesuai dengan judulnya yang berarti rindu pulang, lagu ini menceritakan seseorang yang rela merantau demi mengejar cita-cita. Lagu ini juga menyisipkan pesan untuk menenangkan hati sang ibu agar tidak terlalu cemas menunggu kepulangannya lewat kalimat: "Alah batahun rantau manjadi labuahan hiduik, tabayang kampuang tampek bamain maso dulunyo... Mandayo badan pulang ka kampuang nan denai cinto."

5. Bapisah Bukanno Bacarai - Elly Kasim

Lagu ini menceritakan ketegaran pasangan suami-istri yang harus berpisah karena sang suami merantau mencari nafkah. Liriknya pun sarat akan pesan kebijaksanaan agar tetap setia dan sabar menghadapi ujian jarak.

Ketegaran keduanya tertuang apik dalam lirik: "Bapisah bukannyo bacarai, usahlah adiak manangih juo, basaba sayang nantikan denai."

6. Pulanglah Uda - Ria Amelia

Lagu ini berisi curahan hati seorang wanita yang sedang menanti kekasihnya di perantauan tanpa kepastian kabar. Kisah dalam lagu ini sangat mewakili pasangan yang menjalani hubungan jarak jauh dan harus menguji kesetiaan mereka.

Sakitnya menahan rindu ini bisa dirasakan lewat penggalan lirik: "Pulanglah Uda di tanah Jao, rindo lah lamo indak basuo... Lupo kok Uda jo diri denai."

7. Ranah Minang Maimbau - Aufa Azalia

Lagu ini memuji keindahan alam Sumatera Barat, mulai dari pesona gunung, bukit, hingga danaunya. Keindahan tersebut diceritakan seolah terus memanggil para perantau untuk kembali pulang, tidak peduli seberapa sukses mereka di kota.

Ini tergambar dalam liriknya yang berbunyi: "Ranah Minang kampuang denai cinto, indak ka hilang walau jauah parantauan... Ranah minang kini maimbau."

(FHK)

Baca juga: Ganjil Genap Mudik 2026 yang Diterapkan Pemerintah