7 Puisi tentang Rindu kepada Orang Terkasih

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Rindu merupakan salah satu perasaan yang apabila tidak diungkapkan akan membuat hati menjadi tidak plong. Ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk menyampaikannya, salah satunya adalah membuat puisi tentang rindu.
Dikutip dari buku Puisi Baru karya Rina Ari Rohmah (2020: 4), puisi adalah karya sastra yang bersifat emosional karena dijadikan penyair sebagai media ekspresi dalam menuangkan gagasan atau ide dengan menggunakan kata-kata yang indah dan bermakna.
Susunan kata-kata yang indah dan penuh makna dapat membuat orang yang kita rindukan ikut merasakan apa yang sedang kita rasakan. Melalui puisi pula seseorang dapat mengutarakan seluruh hal yang terpendam dalam hati.
Kumpulan Puisi tentang Rindu
Meski hanya sebuah tulisan, puisi dapat mengekspresikan perasaan seseorang yang tidak dapat disampaikan secara lisan. Berikut kumpulan puisi tentang rindu untuk referensi yang dikutip dari buku Antologi Puisi: Rindu Tanpa Temu karangan Ummu Kulsum dan Nubar - Melodi Rindu (Jatim #49) (2019).
1. Menyapa Rindu karangan Ummu Kulsum
Hai rindu
Kau yang selalu hadir dalam kalbu
Saat langit menjadi kelabu
Aku tak ingin dirundung pilu
Rindu yang selalu kupanggil sendu
Kian hari kian menggebu
Kuharap kutemukan titik temu
2. Rindu dalam Diam karangan Ummu Kulsum
Menyusuri jalan setapak
Di bawah sinar lampu
Rintik hujan menemani langkah, membasahi tubuh
Ketika rintik menyapa
Ada serpihan rindu yang sempat hilang lalu kutemukan kembali
Tentang masa lalu dan masa depanku
Mengingatnya dalam diam
Setabah langit malam menunggu fajar
Tenang, tak terusik apapun
Kecuali, waktu
3. Ku… karangan Ersa
Kurasakan,
Lamat-lamat menyusup
Rasa cinta yang lebih indah dari puisi
Juga lebih romantik dari kupu-kupu dan mawar
Kusematkan rindu,
Dalam tatapanmu nan sendu
Kutertawan,
Pada pesonamu nan rupawan
Dengarlah tuan,
Melodi jantungku mengalun
Memainkan nada rasa yang tertuju padamu
Berdebam berirama penuh warna
Kuyakinkan rasa asa kita sama
Suatu hari nanti
Kita akan bersama
4. Angan dan Inginku karangan Ersa
Pada ruang dan waktu
Kurangkum barisan aksara
Bercerita ingatan tentangmu
Semua alur kisah tentang kita
Lembar demi lembar kutulis dengan senyuman
Kususuri jalan yang penang kita lalui
Kulangkahkan kaki ke tempat di mana cerita kita terurai
Bait-bait rindu yang datang dan pergi
Cerita indah yang hilang berganti
Kau dalam perjalanan hidupku
Memberi warna pada puisiku
Pada angan dan inginku
Kulangitkan semua doa
Kuingin kau bahagia melarung waktu
Meski tanpa hadirnya aku di sisimu
5. Terimakasih, Masa Lalu karangan Ummu Kulsum
Aku merindukanmu
Bukan berarti aku berharap cintamu kembali
Aku hanya mensyukuri
Yang telah kita lalui
Masa lalu yang kau beri
Menjadikan masa depanku lebih berarti
6. Selimut Rindu karangan Ummu Kulsum
Saat rindu menyelimuti
Kesedihan melampiaskan tangisannya
Kekesalan dan kemarahan menjadi satu
Aku tak tahu harus bagaimana
Ingin kuluapkan segala rasa ini
Bagai gunung merapi yang menyemburkan seluruh isinya ketika meletus
7. Kita Tiada karangan Ummu Kulsum
Kita pernah sedekat nadi
Lalu menjauh sejauh ujung bumi
Kita pernah sehangat mentari pagi
Lalu mendingin sedingin angin malam
(DND)
