Konten dari Pengguna

7 Tradisi Imlek di Indonesia yang Penuh Makna

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

ยทwaktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi tradisi Imlek di Indonesia. Foto: Guitar photographer/Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi tradisi Imlek di Indonesia. Foto: Guitar photographer/Shutterstock

Perayaan Tahun Baru Imlek selalu identik dengan kemeriahan, hidangan khas, dan nuansa merah yang mendominasi berbagai sudut kota. Di Indonesia sendiri, Imlek biasa dirayakan dengan berbagai tradisi.

Setiap daerah memiliki cara tersendiri dalam merayakan Imlek yang dipadukan dengan budaya lokal. Hal ini menjadikan perayaan Imlek di Indonesia terasa begitu istimewa.

Artikel ini akan merinci sederet tradisi Imlek di Indonesia. Yuk, simak pembahasan lengkapnya berikut ini.

Tradisi Imlek di Indonesia

Ilustrasi tradisi Imlek di Indonesia. Foto: PICHES KANTHAWONG/Shutterstock

Berikut ini beberapa tradisi Imlek di Indonesia yang dihimpun dari berbagai sumber:

1. Membersihkan Kelenteng

Para jemaat Kelenteng Bio Hok Teng Tjeng Sin Jakarta memiliki tradisi perayaan Imlek yang rutin dilakukan setiap tahun. Dikutip dari Jurnal Cakrawala Mandarin oleh Kesia Tamaria dan Wandayani Goeyardi, perayaan ini tidak hanya diisi dengan sembahyang, tetapi juga kegiatan sosial dan kebersamaan, seperti membersihkan kelenteng secara gotong royong.

2. Membagikan Sembako

Selain itu, para jemaat juga menyalurkan bantuan sembako kepada masyarakat di sekitar Kelenteng Bio Hok Teng Tjeng Sin Jakarta. Paket sembako tersebut berisi beras, minyak goreng, mi instan, dan gula pasir.

3. Membersihkan Rumah

Dalam buku Tradisi Imlek di Kota Pangkal Pinang oleh Sita Rohana, menjelang Imlek, masyarakat Tionghoa di Pangkal Pinang akan mempersiapkan diri dengan membersihkan rumah. Biasanya, pekerjaan ini diserahkan kepada anak-anak yang sudah beranjak dewasa.

Rumah dibersihkan secara menyeluruh dari atas ke bawah, dari atap loteng, dinding luar maupun dalam, dan lantai. Hal ini bertujuan untuk membersihkan kotoran dan debu yang menempel selama satu tahun. Secara simbolis, membersihkan rumah ini dimaknai sebagai upaya menghilangkan huiqi atau jejak kesialan.

4. Memasang Hiasan Rumah

Setelah rumah dibersihkan, berbagai hiasan khas Imlek mulai dipasang. Setiap hiasan memiliki simbol kebaikan serta makna tersendiri. Misalnya lampion yang melambangkan harapan agar rezeki terus mengalir dan kehidupan dipenuhi keberuntungan.

5. Saling Memberi Buah Jeruk

Tradisi Imlek di Indonesia berikutnya adalah saling memberi buah jeruk. Dalam budaya Tionghoa, jeruk digunakan sebagai simbol penerimaan dan doa kebaikan. Buah jeruk biasanya diberikan dalam jumlah genap yang dipercaya melambangkan keharmonisan dan keberuntungan.

6. Menyalakan Petasan dan Kembang Api

Di beberapa daerah, khususnya Pangkal Pinang, tradisi menyalakan petasan dan kembang api dilakukan tepat pada pukul 23.00. Momen ini kerap diiringi dengan ucapan gong xi fa cai yang berarti "selamat dan semoga dilimpahi rezeki."

7. Makan Malam Bersama

Perayaan Imlek cukup identik dengan makan malam bersama keluarga, baik di rumah maupun di restoran. Hidangan yang disajikan umumnya berupa sayuran, ikan, ayam, udang, dan daging babi. Masing-masing hidangan tersebut melambangkan harapan akan keberuntungan, kelimpahan, dan keharmonisan di tahun yang baru.

Baca Juga: Kenapa Imlek Identik dengan Hujan? Ini Penjelasannya

(NSF)