8 Contoh Mukadimah Ramadhan untuk Ceramah, Kultum, dan Pidato

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 6 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Mukadimah merupakan pembuka yang hampir selalu digunakan dalam ceramah, kultum, maupun pidato di acara keagamaan, termasuk di bulan Ramadhan. Kata mukadimah sendiri berasal dari bahasa Arab, yaitu muqaddimah, yang berarti permulaan atau pengantar.
Melalui mukadimah, penceramah dapat menciptakan suasana yang kondusif sekaligus menjalin kedekatan dengan audiens sejak awal. Selain itu, mukadimah juga berperan menarik perhatian sehingga fokus audiens tetap terjaga selama penyampaian berlangsung.
Dengan begitu, audiens dapat lebih mudah memahami isi ceramah yang disampaikan selanjutnya. Bagi yang membutuhkan referensi, simak beberapa contoh mukadimah Ramadhan di bawah ini.
Contoh Mukadimah Ramadhan
Berikut ini adalah beberapa contoh mukadimah Ramadhan yang bisa digunakan sebagai referensi untuk menyampaikan ceramah, kultum, maupun pidato.
Contoh Mukadimah Ramadhan #1
Sumber: Buku Materi Tausiyah Ustadz Gaul: Ceramah Inspiratif, Segar dan Menghibur karya Ibnu Mas'ad Masjhur (2020).
Assalamualaikum warahmatullahi wabarukatuh.
إِنَّ الْحَمْدَ لِلَّهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِينُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ وَنَسْتَهْدِيهِ وَنَعُوذُ بِاللَّهِ مِنْ شُرُورِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِهِ اللَّهُ فَلَا مُضِلَّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلَا هَادِيَ لَهُ. أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إلا الله وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدَهُ وَرَسُولُهُ اللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلَّم وَبَارِكْ عَلَى سيدنا محمدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَمَنِ اهْتَدَى بِهُدَاهُ إِلَى يَوْمِ الْقِيَامَةِ أَمَّا بعد.
Bapak ibu yang saya hormati, segala puji kita panjatkan kepada Allah. Kita memuji-Nya dan meminta pertolongan, pengampunan, dan petunjuk hanya kepada-Nya. Oleh sebab itu, mari kita selalu bersyukur atas apa yang telah dikaruniakan kepada kita semua.
Selanjutnya, semoga rahmat dan keselamatan senantiasa tercurah limpah kepada Nabi Muhammad SAW beserta keluarga dan sahabat. Kita senantiasa mengharapkan syafaatnya kelak di yaumul akhir.
Bapak, ibu, dan hadirin yang saya hormati. Saat ini kita berada di bulan suci Ramadhan. Mari kita siapkan jiwa dan badan, jangan lupa berdandan, mencari suri teladan, perbanyak wiridan dan kezuhudan, sebab kita berada di zaman yang edan.
Bulan Ramadhan memang sangat istimewa. Di dalamnya terdapat berbagai peristiwa penting, penuh ampunan, dan keberkahan. Berbagai amalan mendapatkan ganjaran yang berlipat ganda. Bahkan, tidur saja diganjar. Di sisi lain, pintu-pintu langit dibuka dan pintu-pintu neraka ditutup. Itu pun masih ditambah dengan Lailatul Qadar yang menambah nilai ibadah kita seribu tahun lebih baik dari malam-malam lainnya.
Contoh Mukadimah Ramadhan #2
Sumber: Buku Kumpulan Kultum Ramadhan karya Taufiq Hidayat, dkk.
Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Alhamdulillah. Segala puji bagi Allah SWT yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang, yang telah memberikan kita kesempatan untuk menjalani kehidupan ini dengan nikmat dan rahmat-Nya. Shalawat serta salam semoga tercurah kepada junjungan kita Nabi Muhammad SAW, utusan Allah yang diutus untuk membawa rahmat bagi seluruh alam.
Tak terasa, kita sudah berada di ambang bulan suci Ramadhan yang mulia. Bulan penuh berkah yang di dalamnya terdapat pintu-pintu surga yang terbuka, pintu-pintu kebaikan yang luas, dan pintu-pintu ampunan yang lapang. Bulan yang di dalamnya setan-setan dibelenggu, dan setiap amal kebaikan dilipatgandakan pahalanya oleh Allah SWT. Saatnya kita menyambut dan meraih keberkahan serta ampunan-Nya dengan penuh keikhlasan dan kesungguhan dalam beribadah.
Contoh Mukadimah Ramadhan #3
Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Alhamdulillah, kita telah diberikan kesempatan oleh Allah SWT untuk kembali menyambut bulan suci Ramadhan dengan penuh kebahagiaan dan syukur. Semoga rahmat dan ampunan-Nya senantiasa menyertai kita semua.
Di dalam bulan yang penuh berkah ini, marilah kita bersama-sama merenungkan makna puasa, menggali hikmah-hikmah yang terkandung di dalamnya, dan memperbanyak amal ibadah untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Dalam kesempatan ceramah ini, mari kita mendalami tema-tema penting yang terkait dengan Ramadhan, dan semoga ceramah ini menjadi sarana untuk memperkokoh iman dan kebersamaan kita sebagai umat Islam.
Contoh Mukadimah Ramadhan #4
Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Marhaban ya Ramadan!
Segenap kebahagiaan dan kesyahduan hadir kembali bersama kedatangan bulan yang penuh keberkahan ini. Dengan rahmat dan kasih sayang-Nya, kita semua telah dipertemukan kembali dengan Ramadan yang mulia.
Melalui ceramah ini, mari kita mengingat kembali pentingnya puasa dalam membentuk karakter dan spiritualitas kita sebagai hamba yang taat. Saya mengajak kita semua untuk bersama-sama menjalani Ramadan dengan penuh kesadaran, ketaqwaan, dan keikhlasan dalam beribadah kepada Allah SWT.
Contoh Mukadimah Ramadhan #5
Sumber: Buku Kultum 30 Ramadhan karya Heri Suprapto.
الحَمْدُ لِلهِ ، الحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي أَنْزَلَ الْفُرْقَانَ لِلْعَالَمِينَ بَشِيرًا وَنَذِيرًا، أَشْهَدُ أَنْ لَا إله إلا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ الْمَبْعُوثُ الَّذِي أَنْزَلَ عَلَيْنَا بِأَنْوَاعِ النَّعَمِ مِدْرَارًا أَمَّا بَعْدُ
Jemaah sholat Isya dan Tarawih yang dirahmati oleh Allah,
Puji syukur selalu kita panjatkan ke hadirat Allah karena telah memberikan anugerah dan karunia yang sangat besar kepada kita sehingga bisa hadir di masjid yang mulia ini untuk melaksanakan shalat fardu Isya dan Tarawih secara berjamaah.
Shalawat dan salam semoga tercurah dan terlimpah untuk baginda yang mulia panutan umat, penunjuk jalan kebenaran dan sebagai teladan umat sampai akhir zaman, yaitu Rasulullah Muhammad. kepada ahli keluarga beliau, sahabat-sahabat beliau, dan kepada seluruh umat beliau yang setia mengamalkan sunnah-sunnah beliau hingga akhir dunia ini.
Contoh Mukadimah Ramadhan #6
Jamaah sholat Isya dan Tarawih yang dirahmati oleh Allah,
Ramadhan adalah bulan yang sangat ditunggu-tunggu oleh umat Islam pada umumnya dan orang-orang yang beriman pada khususnya sangatlah menantikan kedatangan bulan yang sangat mulia ini karena orang-orang yang beriman adalah orang-orang yang diberi kewajiban untuk menjalankan ibadah puasa Ramadhan tersebut.
Hal ini sebagaimana firman Allah dalam Al Quran surat Al Baqarah ayat 183:
يَأَيُّهَا الَّذِينَ ءَامَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِن قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ
"Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.”
Contoh Mukadimah Ramadhan #7
الحَمْدُ لِلهِ ، الحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي أَنْزَلَ الْفُرْقَانَ لِلْعَالَمِينَ بَشِيرًا وَنَذِيرًا، أَشْهَدُ أَنْ لَا إله إلا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ الْمَبْعُوثُ الَّذِي أَنْزَلَ عَلَيْنَا بِأَنْوَاعِ النَّعَمِ مِدْرَارًا أَمَّا بَعْدُ
Jemaah sholat Isya dan Tarawih yang dirahmati oleh Allah,
Puasa adalah menahan diri dari melakukan sesuatu. Menahan apa saja bisa diartikan puasa. Puasa tidak makan, puasa tidak minum, bahkan kalau kita akan melaksanakan pengecekan darah, biasanya dokter menyarankan untuk berpuasa. Apakah puasa arahan dokter tersebut yang dimaksudkan sesuai dengan puasa yang dijalani oleh umat islam secara syariat?
Tentu tidak. Dokter hanya menyarankan tidak makan selama 8 jam saja, adapun minum air putih masih tetap dibolehkan. Ini juga dokter katakan berpuasa. Namun, hakikatnya puasa menurut syariat adalah suatu ibadah yang dilakukan dengan cara menahan makan dan minum serta yang membatalkannya dari mulai terbit fajar (sebelum subuh) sampai terbenam matahari (magrib).
Contoh Mukadimah Ramadhan #8
السَّلامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ الْحَمْدُ لِلهِ الَّذِي أَنْعَمَنَا بِنِعْمَةِ الإِيْمَانِ وَالإِسْلامِ وَنُصَلِّي وَنُسَلِّمُ عَلَى خَيْرِ الْأَنَامِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِينَ أَمَّا بَعْدُ
Assaalaamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Alhamdulillaahil ladzii an'amanaa bini'matil limaani wal Islaam. Wanushollil wanusallimu 'alaa khoiril anaami sayyidinaa Muhammad wa'alaa aalihi washohbihi ajma'iin. Amma ba du.
Artinya: "Segala puji bagi Allah yang telah memberi sebaik-baik nikmat berupa iman dan Islam. Shalawat dan doa keselamatanku terlimpahkan selalu kepada Nabi Agung Muhammad saw. beserta keluarga dan para sahabat- sahabat Nabi semuanya.”
Di tengah arus informasi yang semakin cepat dan dinamika kehidupan yang terus bergerak, Ramadan menjadi momen untuk refleksi diri dan kembali pada nilai empati serta kepedulian. Sepanjang bulan suci ini, kumparan hadir dengan beragam program, liputan langsung, dan informasi relevan seputar Ramadan.
Cek informasi selengkapnya di kum.pr/ramadan2026
Baca juga: Tata Cara Sholat Tarawih Sendiri di Rumah dan Bacaan Doanya
(RK)
